Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Wabah Cacar Monyet Timbulkan Resiko Sedang, Pemerintah Perlu Belajar dari Kelalaian Pandemi Covid-19

Wabah Cacar Monyet Timbulkan Resiko Sedang, Pemerintah Perlu Belajar dari Kelalaian Pandemi Covid-19

Peristiwa Putri Marcelina2 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Visualisasi mikroskopik cacar monyet pada penderita (foto: istimewa)
Visualisasi mikroskopik cacar monyet pada penderita (foto: istimewa)

Jakarta (Pilar.id) – Wabah cacar monyet yang sedang berlangsung saat ini menimbulkan risiko sedang terhadap kesehatan masyarakat global.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Minggu dalam sebuah pernyataan yang bagaimanapun meningkatkan momok virus menjadi bercokol sebagai patogen yang menyebar dari orang ke orang.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada 26 Mei bahwa 23 negara telah melaporkan total 257 kasus yang dikonfirmasi dan sekitar 120 kasus yang dicurigai sedang diselidiki berlanjut.

Akumulasi kasus yang cepat dalam wabah yang belum pernah terjadi sebelumnya yang pertama kali terdeteksi awal bulan ini. Sampai saat ini sebagian besar kasus telah didiagnosis di Eropa dan Amerika Utara, dan wabah cacar monyet ini juga sudah memasuki wilayah Timur Tengah dan Israel menjadi negara pertama yang terkena dampak cacar monyet.

“Saat ini, risiko kesehatan masyarakat secara keseluruhan ditingkat global ini dinilai moderat mengingat ini adalah pertama kalinya kasus dan kelompok cacar monyet dilaporkan secara bersamaan di wilayah geografis WHO yang sangat berbeda,” kata Badan Kesehatan Global itu.

Risiko kesehatan masyarakat bisa dengan cepat menjadi lebih tinggi jika virus ini memanfaatkan kesempatan untuk memantapkan dirinya sebagai patogen manusia dan menyebar ke kelompok yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah seperti anak kecil dan orang yang mengalami gangguan kekebalan.

Tingkat kematian untuk cacar monyet diperkirakan antara 1% dan 10 persen, Presentase tersebut dilihat dengan kondisi di Clade Afrika Barat dan tingkat kematian di bawah spektrum itu.

Baca Juga  Mengenal Perbedaan Cacar Monyet, Cacar Air, dan Cacar Api

Mayoritas kasus dalam wabah cacar monyet ini telah terdeteksi pada individu yang berhubungan seks sesama jenis dengan yang mayoritas didominasi oleh hubungan antara pria dengan pria. Dan sementara WHO meminta negara-negara diseluruh Benua untuk mencari kasus yang terlewatkan ketika mereka melakukan pelacakan kontak, sebagian besar kasus yang dilaporkan adalah aktif, yang berarti saat ini sudah aktif memiliki gejala.

WHO mengatakan risiko saat ini untuk individu di masyarakat umum tampaknya rendah, Namun semua tergantung tindakan dari Negara-Negara diperlukan untuk mengendalikan penyebaran lebih lanjut diantara kelompok-kelompok berisiko, dalam upaya mencegah penyebaran ke populasi umum dan mencegah pembentukan cacar monyet.

Adapun hingga saat ini belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Dan faktanya, banyak dari orang yang terinfeksi melaporkan gejala relatif ringan, dengan kemunculan pada pembengkakan kelenjar getah bening dan lesi terutama di mulut, atau di sekitar alat kelamin atau anus.

WHO juga menyarankan kepada petugas kesehatan yang belum akrab dengan cacar monyet sebaiknya mungkin mengenali berbagai kondisi yang diawali dengan ruam kulit dan karena presentasi klinis lebih sering tidak khas dalam wabah ini dapat menjadi tantangan petugas kesehatan untuk membedakan cacar monyet hanya berdasarkan presentasi klinis, terutama untuk kasus dengan presentasi atipikal.

Jelas dari skala wabah bahwa virus telah menyebar tanpa terdeteksi selama beberapa waktu, dan kemungkinan lebih besar daripada yang diketahui saat ini.

Baca Juga  Cegah Resiko Penularan, 85 Persen Vaksin Cacar Bermanfaat Tangkal Penularan Cacar Monyet

Badan Kesehatan dunia tersebut menyarankan negara-negara harus fokus pada mengkomunikasikan informasi yang akurat tentang cacar monyet kepada kelompok-kelompok yang saat ini berisiko tinggi, dan menghentikan penyebaran lebih lanjut di antara mereka. (Putrimarcelina/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Cacar Monyet Cegah Cacar Monyet Kasus Cacar Monyet WHO

Berita Lainnya

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Ahli Kesehatan WHO Ingatkan Bahaya Gas Tertawa N2O, Penggunaan Nonmedis Terus Meningkat

29 Januari 2026
Ilustrasi penelitian medis (foto: CDC, unsplash)

Wabah Virus Nipah di India Merebak, Tenaga Medis Terinfeksi dan Puluhan Warga Dikarantina

26 Januari 2026
Chikungunya adalah penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes yang menimbulkan demam dan nyeri sendi berat.

Waspada Chikungunya, Gigitan Nyamuk Betina yang Sebabkan Nyeri Sendi Parah

12 Agustus 2025

Varian Baru COVID-19 NB.1.8.1 Terdeteksi di 22 Negara, WHO Imbau Tetap Waspada

31 Mei 2025
Donald Trump, Presiden AS (foto: Dok White House Official)

AS Keluar dari WHO, Ini Dampaknya bagi Politik Global dan Kesehatan Internasional

30 Januari 2025

PLN Dukung Bio Farma Raih Sertifikasi WHO dengan Suplai Listrik Andal

6 Januari 2025
Sebaran kasus Mpox sepanjang 2022-2024 di Indonesia (foto: Dok Kemenkes)

Wabah Mpox Meningkat, Dosen UNAIR Soroti Pentingnya Langkah Pencegahan

26 Agustus 2024

Surabaya Bakal Gandeng WHO untuk Ciptakan Kota Layak Sehat Internasional

26 Juni 2024
Dr Dominicus Husada dr DTM&H, MCTM(TP), SpA(K)

Tingkat Imunisasi Selama Pandemi Menurun, Polio Meningkat jadi Kejadian Luar Biasa

19 Januari 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.