Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor
  • ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern
  • Khofifah Gelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan, Perkuat Daya Beli Warga, Kendalikan Inflasi dan Dorong UMKM Naik Kelas
  • Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia
  • Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Bukan Resesi, Tapi Ini yang Terjadi di 2023

Bukan Resesi, Tapi Ini yang Terjadi di 2023

Peristiwa Achmat D6 Desember 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Direktur Indef, Tauhid Ahmad. (Foto: Istimewa)

Jakarta (pilar.id) – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, tahun depan memang tidak akan terjadi resesi di Indonesia. Namun, Indonesia tetap harus waspada karena bakal terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

“Yang ada perlambatan memang, penurunan pertumbuhan ekonomi biasa, wajar,” kata Tauhid, kepada Pilar.id, di Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Menurut Tauhid, perlambatan ekonomi tersebut disebabkan karena guncangan eksternal. Hal itu, menyebabkan penurunan ekspor Indonesia. “Baik karena volumenya menurun, negara lain kan resesi. Mereka akan impor dari negara lain turun,” kata Tauhid.

Selain harga, menurut Tauhid, ke depan yang patut diwaspadai adalah tren penurunan permintaan komoditas ekspor. Penurunan permintaan tersebut akan mengurangi surplus neraca perdagangan. “Itu yang mempengaruhi sisi ekspor kita akhirnya surplusnya menipis,” kata Tauhid.

Tauhid mengatakan, daya beli masyarakat yang akan tertahan karena tingginya inflasi juga patut diwaspadai. Karena itu, pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah ekstrem. Apabila harga minyak masih tinggi, pemerintah akan menambal dengan subsidi yang sangat besar.

Berikutnya, jika Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan di atas 4,5 persen, maka Bank Indonesia (BI) seharusnya menaikkan suku bunga acuannya menjadi 7 persen. “Sekarang kan 5,25 persen. 7 persen itu sudah berat banget. Itu dua isu yang harus direspons,” kata Tauhid.

Baca Juga  Buka ATF 2022,Wapres Ma’ruf Amin: Pariwisata ASEAN Bisa Jadi Episentrum Ekonomi Global

Senada, ekonom senior Indef Aviliani menuturkan, Indonesia pada 2023 hanya akan mengalami perlambatan ekonomi. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghadapi tahun depan yang penuh ketidakpastian.

“Yang menarik adalah data terakhir, di perbankan sekarang kredit tumbuh hampir 12 persen. Jadi seolah-olah memang anomali,” kata Aviliani.

Dia memaparkan, untuk mengantisipasi dampak resesi ke depan, Indonesia bisa mengandalkan komoditas batubara, crude palm oil (CPO), dan pangan. Menurutnya, ekspor berbasis energi saat ini sedang naik daun, termasuk dalam hal ini CPO yang sebelumnya ditolak Eropa. Sementara dari sisi pangan, potensi pasar global menjadi sangat penting karena para konglomerat Indonesia mulai memasuki bisnis hidroponik.

“Kenapa? Sekarang itu energi yang tadinya semua negara berbasis
energi terbarukan, sekarang kembai ke fosil. Karena dia kembali ke fosil, batubara kita jadi laku,” kata dia. (ach/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad penurunan pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi 2023

Berita Lainnya

Buka ATF 2022,Wapres Ma’ruf Amin: Pariwisata ASEAN Bisa Jadi Episentrum Ekonomi Global

3 Februari 2023

Pakar Ekonomi: Ada 3 Faktor Penyebab Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2023

19 Januari 2023

Buka Forkopimda, Jokowi: Jangan Sampai Keliru Bikin Kebijakan

17 Januari 2023

Lakukan Pengembangan KEK, Ketua Dewan Nasional: Tahun 2023 Komitmen Investasi Hingga Rp61,9 triliun

12 Januari 2023
Airlangga Hartarto

Pemerintah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia akan Terus Berlanjut, Benarkah?

5 November 2022

Ditopang Ekspor dan Konsumsi Domestik, Gubernur BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,3 Persen di 2023

19 Oktober 2022

Indef Prediksi Tahun 2023 Akan Diselimuti Awan Gelap

16 Agustus 2022

Sampaikan RUU RAPBN 2023, Pemerintah Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen

16 Agustus 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Dr. Primatia Yogi Wulandari, S.Psi., M.Si., Psikolog

Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor

22 Juli 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan campaign kuliner The Late Shift dengan menu Nusantara modern dan signature cocktail hingga 20 September 2026.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern

22 Juli 2026
Khofifah menggelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, dan memberdayakan UMKM.

Khofifah Gelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan, Perkuat Daya Beli Warga, Kendalikan Inflasi dan Dorong UMKM Naik Kelas

22 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.