Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Dukung Produktivitas Kurir, Telkomsel dan SiCepat Ekspres Luncurkan Paket Siap Antar hingga 46GB
  • Transformasi Digital Blok Rokan: Empat Inovasi Berbasis AI Milik PHR Borong Penghargaan di IOC Forum 2026
  • Sajama Cut Gelar Recollecting No. VII di M Bloc, Satukan Enam Musisi Lintas Genre dan Syuting Video Musik
  • Meta Luncurkan Small Business Growth Academy, Bekali UMKM Indonesia Keterampilan Praktis AI
  • Sinergi Hulu Migas: Danantara Tinjau Lapangan SPS Pertamina Hulu Mahakam Guna Ketahanan Energi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Istana Pamularsih Semarang, Saksi Kedigdayaan Crazy Rich Oei Tiong Ham Raja Gula Penguasa Asia dan Eropa

Istana Pamularsih Semarang, Saksi Kedigdayaan Crazy Rich Oei Tiong Ham Raja Gula Penguasa Asia dan Eropa

Budaya Ambar Adi Winarso18 Januari 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Istana Pamularsih Semarang, Saksi Kedigdayaan Crazy Rich Oei Tiong Ham Raja Gula Penguasa Asia dan Eropa. (pilar id)

Semarang (pilar.id) – Sebuah rumah tua dengan dua lantai berdiri tampak gagah sejak abad 18 lalu, dinamai Istana Pamularsih cikal bakal kerajaan gula Oei Tiong Ham menguasai perdagangan di Asia dan Eropa.

Oei Tiong Ham mewariskan kekayaan orang tuanya, Oei Tjie Sien, memiliki usaha hasil bumi di Nusantara yang berpusat di Kota Semarang.

Istana Pamularsih merupakan kawah candradimukan bagaimana sang ayah menggembleng Oei Tiong Ham hingga dijuluki Raja Gula dari Semarang oleh Ratu Willem atau Wilhelmina dari Belanda.

Bahkan ketenaran Oei Tiong Ham yang lahir di tahun 1866 juga disebut sebagai orang terkaya di antara Shanghai dan Australia oleh Korean De Locomotief.

Dari Istana Pamularsih yang berlokasi di perbukitan Pamularsih, ia belajar bagaimana memantau kapal-kapal dagang milik ayahnya yang lalu lalang di pesisir pantai Semarang dan kanal-kanal Kali Semarang.

Oei Tiong Ham, Si Raja Gula dari Semarang, gurita bisnisnya bernama Oei Tiong Ham Concern, mulai dari farmasi, perkebunan, perbankan, asuransi, maritim, dan lainnya.

Berikut beberapa fakta tentang bentuk dan kondisi dari Istana Pamularsih saat ini, merangkum pembicaraan dengan sejarahwan Tionghoa Semarang, Jongkie Tyo.

1. Lebih tua dari Bernic Castle

Nama Bernic Castle lebih terkenal dibanding Istana Pamularsih. Karena Bernic Castle terawat dan menjadi cagar budaya, sekarang ditempati sebagai Kantor Wilayah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Jateng DIY, alamat ada di Jalan Kyai Saleh Semarang.

Namun, jauh sebelumya, Oei Tiong Ham memiliki Istana Pamularsih, peninggalan bapaknya bernama Oei Tjie Sien, beralamat di Jalan Pamularsih II RT 01 RW VIII, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Kata sejarahwan Jonkie Tyo, Istana Pamularsih awalnya memiliki luas sampai Klenteng Sam Poo Kong. Memiliki dua lantai dengan jendela-jendela besar dan tiang beton beratap kayu tua. Halaman depannya ada bekas kandang kuda.

“Abad 18 Oei Tjie Sien bapaknya Oei Tiong Ham membeli Istana Pamularsih dari taipan Yahudi nama Johanes, luasnya jadi satu Sam Poo Kong. Itu kenapa bentuk Istana Pamularsih mirip bangunan Eropa bukan ala Tionghoa, karena sudah jadi dan membeli,” kata Jongkie Tyo.

Baca Juga  UIN Walisongo Semarang Beri Fasilitas 50 Ribu Pengajuan Sertifikat Halal

2. Tempat pantau kapal dagang

Istana Pamularsih berada di tempat paling tinggi di perbukitan Pamularsih, istana akan terlihat dari Jalan Kaligarang, Sampangan, sampai Banjir Kanal Barat. Lokasi itu dulu adalah pesisir laut Semarang. Dari ketinggian Istana Pamularsih, Oei Tjie Sin dan Oei Tiong Ham akan memantau tiap gerak kapal dagangnya yang masuk dan keluar pelabuhan di Kali Semarang.

“Oei Tiong Ham dari kecil sampai besar ada disana. Setelah mewarisi kesuksesan ayahnya, gedung itu digunakan sebagai tempat memantau kapal-kapal dagang miliknya saat bersandar dan bongkar muat di pesisir pantai Semarang atau Pelabuhan Semarang,” tutur Jongkie Tyo.

3. Lantai marmer merah berlapis timah

Jongkie Tyo membeberkan, jika dia pernah masuk ke dalam Istana Pamularsih sekitar tahun 80-90 an, kata dia lantainya menggunakan marmer merah dan di lantai dua lantai berlapis timah. Sangat prestis dan mahal pada jamannya. “Dulu semua peralatan lengkap dan unik, lantai marmer merah yang mengkilap dan lantai kayu yang ada di lantai dua dilapisi dengan timah,” kata dia.

4. Lanskap Kota Semarang berawal

Dari Istana Pamularsih pula, konon Oei Tiong Ham mulai menapaki bisnis properti. Dia membuat perumahan bagi orang kaya pribumi, eks patriat Belanda, dan para taipan. Lanskap perumahan sekarang yang menjadi wilayah Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, dan Jalan Pandanaran. “Dia juga terkenal membuka lahan baru untuk perumahan, terutama di Jalan Gajahmada, Pandanaran dan Jalan Gergaji. Perumahan itulah yang sekarang menjadi lanskap jalan protokol yang ada di Semarang. Tersisa beberapa bangunan perumahan asli sampai sekarang di jalan-jalan itu,” kata Jongkie.

5. Dimiliki TNI AD saat revolusi nasionalisasi

Istana Pamularsih sekarang dimiliki oleh TNI AD atau Kodam IV/Diponegoro, pengambilalihan itu akibat nasionalisasi oleh Presiden Soekarno pada masa revolusi tahun 1961. Tak hanya Istana Pamularsih yang dinasionalisasi, ada pabrik farmasi dan candu yang sekarang jadi BUMN PT. Phapros di daerah Simongan belakang Klenteng Sam Poo Kong, pabrik gula, gedung perkantoran perdagangan di Kota Lama yang sekarang menjadi BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Baca Juga  Sukses Besar, 'K-Pop Flex' Jadikan K-Pop Terbesar Sepanjang Masa di Eropa

5. Renta dan rusak

Istana Pamularsih berukuran sekira 50 x 20 meter, kini terlihat kumuh, renta dan beberapa bagian rusak. Pilar-pilar besar masih kokoh menyangga namun dibagian Selatan sudah roboh. Kini di dalam bangunan telah disekat menjadi beberapa ruang tinggal oleh sekitar lima kepala keluarga (KK). Mereka adalah para anak keturunan penghuni lama yakni anggota kesatuan TNI AD Kodam IV/Diponegoro.

Lantai dua sudah tidak bisa dihuni karena lantai yang mulai lapuk dan bocor. Genting juga sudah ada yang pecah karena efek suara pesawat terbang yang melintas diatas istana saat akan mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang.

“Lantai dua sudah renta, kami tidak berani memfungsikan. Beberapa mahasiswa dan orang Pemkot Semarang kerap berkunjung baik penelitian dan kunjungan,” kata Didi, salah satu penghuni Istana Pamularsih.

Ia mengaku jika struktur bangunan Istana Pamularsih sangat istimewa. Mulai dari atap kayu yang kokoh, pondasi yang besar sampai lantai yang mengkilap. “Ini kalau hujan lantainya akan mengkilat jika dipel, atap juga kokoh, namun karena lama kena hujan dan bocor akhirnya ada yang lapuk. Bagian Selatan sudah roboh,” kata dia.

6. Nama Jalan Oei Tiong Ham di Singapura

Istana Pamularsih miris tak ada yang merawat. Bahkan dari pemerintah daerah juga belum mengambilalih sebagai cagar budaya atau jejak sejarah. Hal ini berbeda dengan di negara tetangga, Singapura, yang memberi penghormatan akan pengakuan kesuksesan bisnis Oei Tiong Ham denga memberi nama Jalan Oei Tiong Ham. “Karena pada masa penjajahan Belanda ada aturan pajak yang besar maka dia larikan perusahaannya di luar negeri ada di Singapura, Thailand, dan sejumlah negara Eropa. Maka dia lebih dikenal di luar negeri, salah satunya pemberian nama jalan raya itu di Singapura,” kata Jongkie Tyo. (Aam)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Asia Eropa Istana Pamularsih Jonkie Tyo Oei Tiong Ham Raja Gula Semarang

Berita Lainnya

Megawati Hangestri (sumber foto: instagram @pertamina.jatengdiy)

Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: Pertamina Enduro vs Popsivo, Megawati dan Voronkova Buru Tiket Final

17 April 2026
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Akhir SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

31 Maret 2026
Gitta Putri Mardanti

Alumni UNDIP Gitta Putri Mardanti Jadi Puteri Indonesia Jawa Tengah 2026, Usung Gerakan #HarmonyInHeritage

23 Maret 2026
Siloam Hospitals Semarang Srondol ditargetkan beroperasi kuartal III 2026 dengan layanan jantung, saraf, dan ortopedi untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.

Siloam Siapkan Rumah Sakit Baru di Semarang, Siloam Hospitals Srondol Ditargetkan Beroperasi Kuartal III 2026

13 Maret 2026
Muhammad Khoiri

Kisah Muhammad Khoiri, Lulusan Cumlaude Undip yang Tuai Pujian di Podium Prestasi

17 Oktober 2025

Modus Kerja ke Eropa, Sindikat TPPO Rugikan Korban Rp5,2 Miliar Dibongkar Polda Jateng

21 Juni 2025
kontainer truk sampah

Tingkatkan Layanan Kebersihan, Pemkot Semarang Perbaiki 40 Kontainer Truk Sampah

19 Mei 2025
Polisi tetapkan enam tersangka dari kelompok anarko terkait kerusuhan aksi Mayday di Semarang, usai serangan terhadap petugas dan perusakan fasilitas umum.

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kelompok Anarko dalam Kerusuhan di Mayday Semarang

3 Mei 2025
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan keterangan usai meninjau Stasiun Tawang Semarang

Tinjau Stasiun Tawang, Kapolri Optimis Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terlewati dengan Baik

6 April 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
Berita Lainnya
Telkomsel dan SiCepat Ekspres meluncurkan Paket Siap Antar dengan kuota hingga 46GB. Solusi digital untuk dongkrak efisiensi kurir logistik.

Dukung Produktivitas Kurir, Telkomsel dan SiCepat Ekspres Luncurkan Paket Siap Antar hingga 46GB

10 Juli 2026
Empat inovasi AI PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) raih penghargaan di IOC Forum 2026. Sukses pangkas biaya operasional dan dongkrak produksi migas nasional.

Transformasi Digital Blok Rokan: Empat Inovasi Berbasis AI Milik PHR Borong Penghargaan di IOC Forum 2026

9 Juli 2026
Sajama Cut kembali menghadirkan Recollecting No. VII di COMA M Bloc pada 11 Juli 2026 dengan enam musisi independen serta syuting video musik bersama penonton.

Sajama Cut Gelar Recollecting No. VII di M Bloc, Satukan Enam Musisi Lintas Genre dan Syuting Video Musik

9 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.