Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Mengenal MSG dan Dampaknya, Generasi Micin Wajib Baca!

Mengenal MSG dan Dampaknya, Generasi Micin Wajib Baca!

Kesehatan Retno Wulandari26 Mei 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi penyedap rasa
Ilustrasi penyedap rasa

Surabaya (pilar.id) – Percayalah, jika Kikunae Ikeda, ilmuwan Jepang, tidak menemukan monosodium glutamat (MSG) pada tahun 1908, maka tidak akan ada istilah generasi micin.

Saat itu, profesor di Departemen Kimia Universitas Tokyo ini tertarik pada rasa khas umami yang ditemukan dalam beberapa makanan, seperti kaldu dashi, yang memberikan rasa gurih dan lezat.

Melalui penelitiannya, Kikunae Ikeda berhasil mengidentifikasi senyawa kimia yang bertanggung jawab atas rasa umami tersebut. Ia menemukan bahwa senyawa ini adalah natrium garam dari asam glutamat, yang kemudian dikenal sebagai monosodium glutamat atau MSG.

Penemuan MSG oleh Kikunae Ikeda memberikan pemahaman ilmiah tentang rasa umami dan membuka jalan bagi penggunaan MSG sebagai bahan tambahan makanan untuk meningkatkan rasa pada berbagai hidangan.

MSG kemudian menjadi populer sebagai penyedap rasa alami dan digunakan secara luas dalam industri makanan di seluruh dunia.

MSG itu Apa Sih?

MSG merupakan singkatan dari monosodium glutamat. MSG adalah bahan tambahan makanan yang digunakan untuk meningkatkan rasa makanan.

Secara kimia, MSG adalah garam natrium dari asam glutamat, yang merupakan salah satu jenis asam amino yang ditemukan secara alami dalam makanan seperti daging, ikan, sayuran, dan keju.

MSG sering digunakan dalam masakan, makanan olahan, dan makanan instan sebagai penyedap rasa. Ia memiliki sifat umami, yang memberikan rasa kuat, berlimpah, dan menggugah selera. MSG dapat meningkatkan rasa alami makanan dan memberikan kesan lebih lezat.

Namun, ada beberapa orang yang mengalami reaksi sensitif terhadap MSG. Beberapa efek samping yang dilaporkan termasuk sakit kepala, keringat berlebihan, tekanan darah tinggi, dan mual. Reaksi sensitif terhadap MSG dikenal sebagai sindrom rasa Tiongkok atau sindrom MSG.

Pada umumnya, MSG dianggap aman untuk dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Namun, bagi individu yang sensitif terhadap MSG, disarankan untuk menghindari atau membatasi konsumsinya.

Baca Juga  Bebas MSG, Bandeng Presto Olahan Nita Tembus Pasar Asia

Sebagai pengganti MSG, beberapa orang menggunakan bumbu alami seperti bawang putih, bawang merah, rempah-rempah, atau bahan tambahan makanan alternatif yang bebas MSG.

MSG dan Micin

MSG dan micin sebenarnya merujuk pada bahan yang sama, yaitu monosodium glutamat. Micin adalah sebutan populer yang sering digunakan di Indonesia untuk mengacu pada monosodium glutamat. Istilah micin berasal dari merek produk MSG yang populer di Indonesia.

Jadi, secara umum, MSG dan micin adalah hal yang sama, yaitu monosodium glutamat. Keduanya merupakan bahan tambahan makanan yang digunakan untuk meningkatkan rasa makanan dengan memberikan efek umami. MSG atau micin sering digunakan dalam masakan, makanan olahan, dan makanan instan sebagai penyedap rasa.

Namun, penting untuk dicatat bahwa penggunaan MSG atau micin harus dilakukan dengan bijak dan dalam jumlah yang wajar.

Beberapa orang mungkin mengalami reaksi sensitif terhadap MSG, dan bagi mereka, disarankan untuk menghindari atau membatasi konsumsi MSG atau micin. Selalu penting untuk membaca label produk dan mengikuti petunjuk penggunaan yang disarankan.

Efek MSG

Mengkonsumsi monosodium glutamat (MSG) dalam jumlah wajar dan sesuai dengan batas yang aman umumnya tidak menyebabkan dampak yang signifikan pada kesehatan bagi sebagian besar orang.

MSG telah dianggap aman oleh berbagai badan regulasi makanan di seluruh dunia, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ketika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Namun, beberapa individu mungkin mengalami reaksi sensitif terhadap MSG, yang dikenal sebagai Sindrom Khusus MSG atau Reaksi MSG.

Gejala yang dilaporkan termasuk sakit kepala, kemerahan pada kulit, keringat berlebihan, nyeri otot, dan kesemutan. Namun, penting untuk dicatat bahwa reaksi ini relatif jarang terjadi dan tidak dialami oleh semua orang.

Baca Juga  Konsumsi MSG Bisa Bikin Bodoh dan Sebabkan Kanker, Ini Fakta Sebenarnya

Penting juga untuk memperhatikan bahwa MSG tidak secara inheren berbahaya atau menyebabkan kondisi serius pada kesehatan.

Namun, bagi individu yang mengalami reaksi sensitif terhadap MSG, disarankan untuk menghindari atau membatasi konsumsi MSG dalam makanan.

MSG bikin Bodoh

Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa mengkonsumsi monosodium glutamat (MSG) dapat membuat seseorang menjadi bodoh. Klaim tersebut adalah salah satu mitos yang tersebar luas dan tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

MSG adalah garam natrium dari asam glutamat, yang merupakan salah satu jenis asam amino yang ditemukan secara alami dalam makanan seperti daging, ikan, sayuran, dan keju.

MSG digunakan sebagai bahan tambahan makanan untuk meningkatkan rasa umami, yang merupakan salah satu rasa dasar yang dapat memberikan sensasi gurih dan lezat.

Studi ilmiah yang dilakukan selama bertahun-tahun telah menunjukkan bahwa MSG aman dikonsumsi dalam jumlah yang wajar oleh sebagian besar orang.

Pada sebagian kecil populasi, beberapa orang mungkin mengalami reaksi sensitivitas yang dikenal sebagai sindrom kelelahan MSG yang meliputi gejala seperti sakit kepala atau kemerahan pada kulit.

Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa reaksi tersebut bersifat subjektif dan tidak dapat direproduksi secara konsisten dalam studi yang lebih luas.

Artinya, konsumsi MSG dalam jumlah yang wajar tidak dikaitkan dengan efek negatif pada kesehatan atau kecerdasan.

Seperti halnya dengan semua bahan makanan, penting untuk menjaga pola makan yang seimbang dan memperhatikan kebutuhan individu serta toleransi terhadap bahan makanan tertentu. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
MSG

Berita Lainnya

Ahli gizi dan imunologi, Waode Fifin Ervina Muslihi

Fakta Ilmiah Terbaru: Mitos Bahaya MSG Terbantahkan, Ahli Imunologi Ungkap Peran Sebenarnya

20 April 2026

Bersiasat dengan Dampak Buruk Mi Instan, Apa Saja yang Harus Dilakukan?

30 April 2023
Bandeng Presto Blendug.

Bebas MSG, Bandeng Presto Olahan Nita Tembus Pasar Asia

24 Januari 2023

Inovatif, Dosen Unair ini Sulap Limbah MSG jadi Pakan Ikan

25 Agustus 2022

Fakta dan Mitos Konsumsi Mecin pada Anak, Berikut Penjelasan Ahli

3 Agustus 2022

Konsumsi MSG Bisa Bikin Bodoh dan Sebabkan Kanker, Ini Fakta Sebenarnya

5 Juli 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.