Yogyakarta (pilar.id) – Sebanyak 20 stand jamu tradisional dan stand pendukung kesehatan memeriahkan Pameran Jamu Tradisional dan Seminar Kesehatan di Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (17/11/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pembajun Setyaningastutie mengungkap kegiatan ini merupakan puncak rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di DIY.
“Tema HKN tahun ini, Bangkit Negeriku, Sehat Negeriku. Nah ini, sebagai refleksi semangat opitimisme masyarakat dan tenaga kesehatan yang terus berupaya membantu kesejahteraan DIY,” katanya.
Rangkaian kegiatan ini, lanjutnya juga sebagai penghargaan dan wujud terima kasih bagi seluruh jajaran Dinas Kesehatan, sektor kesehatan, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah melaksanakan pembangunan kesehatan DI DIY.
“Kami hadirkan seluruh sektor yang telah bahu membahu mendukung pembangunan kesehatan. Mulai dari jamu herbal, tanaman obat dan kesehatan tradisional serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Rumah Sakit hingga Perguruan Tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) tahun 2018, 31,4 persen masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional, sementara 12,9 persen melakukan upaya kesehatan tradisional sendiri.
“Keberadaan jamu dan ramuan tradisional untuk kesehatan masyarakat ini, sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi tenaga kesehatan yang telah berhasil menjadi garda terdepan kesehatan masyarakat DIY.
“Selama ini DIY selalu menjadi tiga besar dalam melakukan vaksinasi, tentu peran tenaga kesehatan sangat penting,” tutupnya. (riz/hdl)










