Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
  • Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi
  • Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance
  • Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar
  • Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Pegawai Kemenkeu Kembali Berulah, Komen Bacot dan Babu Widy Heriyanto Trending di Twitter

Pegawai Kemenkeu Kembali Berulah, Komen Bacot dan Babu Widy Heriyanto Trending di Twitter

Peristiwa M. Fathur Rohman23 Maret 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tangkapan layar permohonan maaf Widy Heriyanto setelah mengatakan babu di cuitannya. (Foto: Istimewa)

Jakarta (pilar.id) – Widy Heriyanto jadi trending di media sosial Twitter, di awal Ramadhan, Kamis (23/3/2023) hari ini.

Komentar Widy Heriyanto di cuitan Kris Antoni yang bercerita tentang pengalamannya berurusan dengan Bea Cukai jadi trending di Twitter. Widy menyebut kata bacot dan babu di dua cuitan yang berbeda.

Widy Heriyanto diduga merupakan salah satu pegawai di Bea Cukai yang juga bagian dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dimana, hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Widy saat ia menyampaikan permintaan maaf.

“Sebelum lo ngetwit, mending belajar dulu deh ketentuan impor gimana. Kalo sekarang kan jadinya lo bacot tapi minim literasi peraturan,” cuit Widy Heriyanto lewat akun pribadinya @wadawidy.

Cuitan tersebut sempat dibalas oleh Kris Antoni yang meminta Widy untuk memberi penjelasan terkait kasus yang dialaminya di Bea Cukai Indonesia.

“Halo Mas Widy Heriyanto, kelihatannya mas dari bea cukai, ya? Mungkin mas yang literasi peraturannya paling hebat bisa jelasin kenapa banyak banget WNI yang komplen? Sedangkan saya di Singapura tidak pernah mendapatkan perlakuan atau masalah seperti yang saya dapat di bea cukai Indonesia?” cuit Kris Antoni lewat akun twitternya, @kerissakti.

Namun, Widy tidak memberikan penjelasan dan kembali menyalahkan Kris yang tidak membaca peraturan meski kejadian tersebut sudah terjadi di tahun 2013 lalu.

“2013 kejadian, sampe sekarang masa gak pernah baca. Baca dulu dong, jangan cuma ngeluh tapi lo jugagak caria tahu. Gaperlu jadi bea cukai buat ngasih paham “barang impor ya wajib bayar pajak impor”. Dan jangan menggeneralisir case lo dengan bawa ‘WNI se Indonesia komplain’,” balas @wadawidy.

Baca Juga  Warek Universitas Paramadina Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan PBB-P2 Jalan Pintas Tambah PAD

Di cuitan yang lain, saat ada netizen yang membalas, Widy menyebut kata babu. Sehingga, cuitannya tersebut jadi trending di Twitter.

“Para babu sibuk belain tuannya,” cuit Widy Heriyanto @wadawidy.

“Ciee babunya datang,” cuitnya lagi membalas komen netizen yang lain.

Kasus ini bermula ketika Kris Antoni menceritakan pengalamannya dia tahun 2013. Ketika itu, Toge Pruductions perusahaan pembuat game milik Kris Antoni memenangi penghargaan di Amerika Serikat.

Game buatan Toge Pruductions bernama Planetary Conflict memenangi pernhargaan Flash Game Summit di San Fransisco.

Namun, piala yang kemudian dikirimkan dari pihak panitia acara di tahan oleh Bea Cukai. Untuk bisa mengambil piala tersebut, Kris Antony diharuskan membayar Rp1 juta yagn disebut sebagai biaya pajak.

Sebelumnya, kisah Fatimah Zahratunnisa yang memenangi lomba menyanyi di Jepang juga sempat jadi trending topik.

Masalahnya sama, piala lomba menyanyi yang dikirimkan dari Jepang, ditahan oleh Bea Cukai. Dan untuk bisa mengambil piala tersebut, Fatimah Zahratunnisa diharuskan membaya bea impor sebesar Rp4 juta rupiah.

“Ditagih pajak 4 juta. Padahal lombanyak gak ada hadiah uang, cuma piala doang. Menang lomba kok nombok,” cuit Nissa lewat akun pribadinya @zahratunnisaf.

Atas ucapannya yang tidak pantas dengan menyebut babu tersebut, Widy Heriyanto juga telah mengumumkan permintaan maaf ke publik lewat unggahan di akun Twitter pribadinya. Setelah itu, Widy juga membatasi akun Twitter-nya sehingga cuitannya hanya bisa dilihat oleh orang tertentu saja.

Baca Juga  Comeback Agustus Mendatang, SNSD Rilis Teaser Pertama Album ke-7 'Forever 1'

“Permohonan maaf terbuka saya untuk Kris dan Team, dan seluruh masyarakat yang tersinggung dengan cuitan saya,” cuit Widy diikuti sematan gambar bertuliskan permohonan maaf.

Di gambar tersebut, Widy mengaku bahwa perkataannya tidak mewakili Bea Cukai selaku institusi tempatnya bekerja.

“To Kris dan team dan seluruh masyarakat, saya secara pribadi, bukan berbicara mewakili Bea Cukai, memohon maaf atas kelalaian saya dalam memilih kata-kata yang lebih bijak pada cuitan-cuitan yang telah saya buat hingga menyinggung banyak pihak.

Saya juga meminta maaf kepada institusi saya, Bea Cukai, tempat saya bekerja, atas kegaduhan ini.

Saya akan menjadikan momen ini sebagai pembelajaran bagi saya untuk lebih bijak ke depannya”. (fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bea Cukai Kementerian Keuangan RI pajak pegawai kemenkeu Pemeriksaan Pegawai Kemenkeu trending twitter Viral

Berita Lainnya

Ilustrasi pelaku UMKM di Indonesia

PP 20/2026 Ubah Skema Pajak UMKM, CV, Firma, dan PT Tak Lagi Nikmati PPh Final 0,5 Persen

13 Juni 2026
Ilustrasi sistem Coretax

Pelaporan SPT Tahunan via Coretax Tembus 1 Juta, DJP Imbau Wajib Pajak Segera Lapor

29 Januari 2026
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza

Warek Universitas Paramadina Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan PBB-P2 Jalan Pintas Tambah PAD

15 Agustus 2025
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto

Pemerintah Finalisasi Aturan Pajak Kripto, Industri Dukung Pendekatan Lebih Adil

17 Juli 2025

Polisi Ringkus Komplotan Copet Swalayan di Kediri, Aksi Terekam CCTV dan Viral di Medsos

16 Juni 2025
Wan Iqbal, CMO Tokocrypto

Pajak Transaksi Kripto di Indonesia Tembus Rp 1,09 Triliun pada 2024

24 Januari 2025
Bea Cukai

Bea Cukai 2020-2024: Dukung Industri Dalam Negeri, 461 UMKM Sukses Ekspor Mandiri

12 Januari 2025
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti

Pembeli Barang Nonmewah Bisa Ajukan Pengembalian Kelebihan PPN 12 Persen

6 Januari 2025
Wan Iqbal, CMO Tokocrypto

Penerimaan Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp 979,08 Miliar Hingga November 2024

20 Desember 2024

1 Komentar

  1. Maria on 25 Maret 2023 14:21

    Hebatlah Mas Widy, calon pejabat Bea Cukai yg arogan nantinya. Merasa pintar, sok krn punya kuasa, jd bisa asal njeplak. Sy doakan, kelak jd pejabat jgn korupsi ya mas. Rakyat dah bayar pajak, jgn seenaknya kalian yg jd pejabat makan uang rakyat. Dan sy ingatkan hrsnya komenin netizen “babu” itu sadar diri.. Pegawai Negeri itu adalah pelayan masyarakat.

    Reply
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
Berita Lainnya
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.