Mojokerto (pilar.id) – Upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan pemerintah desa terus dilakukan oleh Polres Mojokerto melalui forum silaturahmi bersama para kepala desa. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis untuk menyerap aspirasi sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat desa.
Kapolres Mojokerto, Andi Yudha Pranata, menerima langsung kunjungan Ketua dan pengurus Persatuan Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto di ruang Presisi Mapolres setempat. Pertemuan tersebut dihadiri puluhan peserta, termasuk pejabat utama kepolisian dan perwakilan kepala desa.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan komitmen institusinya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia menilai kepala desa memiliki peran penting sebagai representasi masyarakat di tingkat akar rumput, sehingga masukan dari mereka menjadi bahan evaluasi bagi kinerja kepolisian.
Selain membahas penguatan hubungan kelembagaan, pertemuan juga menyinggung isu yang tengah berkembang, termasuk penanganan oknum yang diduga melakukan praktik pemerasan terhadap perangkat desa. Kapolres membuka ruang bagi para kepala desa untuk memberikan informasi serta pandangan terkait fenomena tersebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum yang lebih efektif.
Dialog interaktif juga dimanfaatkan untuk menggali berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kondisi keamanan hingga tantangan sosial yang dihadapi masing-masing desa. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan solusi yang lebih tepat sasaran dalam menjaga stabilitas wilayah.
Ketua PKD Kabupaten Mojokerto, Miftachuddin, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polres Mojokerto dalam membangun komunikasi dengan pemerintah desa. Ia menilai sinergi yang terjalin selama ini, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, telah membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa.
Menurutnya, keberadaan aparat kepolisian di desa menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia juga menyatakan dukungan terhadap langkah tegas aparat dalam menindak pihak-pihak yang dinilai meresahkan dan menghambat program pembangunan desa.
Selain itu, para kepala desa turut mengapresiasi kinerja kepolisian dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, termasuk keberadaan pos pelayanan dan pengamanan di sejumlah titik strategis yang dinilai memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Pertemuan ditutup dengan suasana akrab yang mencerminkan hubungan harmonis antara kepolisian dan pemerintah desa. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, stabil, dan kondusif di wilayah Kabupaten Mojokerto. (tin)










