Mojokerto (pilar.id) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara resmi melepas kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Kota Mojokerto yang akan mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR ke-10 Tingkat Provinsi Jawa Timur. Acara pelepasan berlangsung di Pendapa Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Selasa (16/9/2025).
Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para peserta yang akan berlaga di Kabupaten Gresik. Menurutnya, Jumbara bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan sarana edukasi pembentukan karakter, peningkatan keterampilan, serta penanaman semangat kepedulian sosial dan kerelawanan.
“Melalui Jumbara ini, anak-anak akan banyak belajar kedisiplinan, kepedulian sosial, hingga kepemimpinan. Kelak mereka akan menjadi generasi tangguh yang mampu melanjutkan pembangunan di Kota Mojokerto maupun di Indonesia,” ungkap Ning Ita.
Ajang Penguatan Tri Bakti PMR
Wali Kota menekankan bahwa Jumbara merupakan miniatur penerapan manajemen PMR, mulai dari perekrutan, pelatihan, hingga evaluasi. Tujuan utamanya adalah memperkuat penerapan Tri Bakti PMR, yaitu:
- Hidup sehat secara keterampilan,
- Berkarya dan berbakti di masyarakat,
- Mempererat persahabatan di tingkat nasional maupun internasional.
Kontingen Mojokerto
Kontingen PMI Kota Mojokerto terdiri dari 34 peserta, meliputi:
- 11 anggota PMR Mula (setingkat SD),
- 11 anggota PMR Madya (setingkat SMP),
- 12 anggota PMR Wira (setingkat SMA).
Para peserta telah melalui proses seleksi ketat serta pembinaan intensif melalui training center yang dipersiapkan PMI Kota Mojokerto. Keberangkatan mereka juga didukung oleh tim pendamping, konsumsi, serta logistik yang lebih dulu berangkat ke lokasi kegiatan.
Pesan Wali Kota
Menutup sambutannya, Ning Ita berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin, serta menjunjung tinggi tanggung jawab. “Ingat, kalian membawa nama baik Kota Mojokerto. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, menambah pengalaman, dan memperkuat solidaritas,” tegasnya.
Adapun Jumbara PMR Jawa Timur ke-10 di Kabupaten Gresik akan digelar pada 18–22 September 2025, dengan melibatkan kontingen dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur. (tin)










