Mojokerto (pilar.id) – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditandai dengan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Randubango, yang dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau akrab disapa Gus Bupati, pada Sabtu (30/8/2025) siang.
Dalam sambutannya, Gus Bupati menegaskan bahwa program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Mojokerto.
“Program ini hasilnya tidak bisa dilihat secara instan, ini investasi jangka panjang untuk anak-anak kita. Kecerdasan anak kita tegak lurus dengan kebutuhan gizi yang terpenuhi,” jelasnya di Gedung Badan Gizi Nasional SPPG Mojosari.
Menurutnya, pemenuhan gizi anak berpengaruh besar terhadap pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan kapasitas otak. Karena itu, MBG harus dijalankan secara konsisten agar mampu membentuk generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan unggul.
Upaya Cegah Stunting
Program MBG dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Yayasan Santana Andalan Nglonggongan sebagai pelaksana penyaluran. Gus Bupati menekankan agar proses distribusi dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.
“Kita ingin pemberian gizi ini benar-benar terpenuhi kebutuhannya, terutama bagi penerima MBG dari Yayasan Santana Andalan Nglonggongan. Ini juga penting untuk memutus mata rantai stunting,” tegasnya.
Selain menyasar anak-anak sekolah, dapur SPPG juga berperan penting dalam memastikan pemenuhan nutrisi seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan masyarakat umum yang membutuhkan.
Dukungan Semua Pihak
Di hadapan para perwakilan sekolah dan undangan yang hadir, Gus Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung keberlanjutan program MBG.
“Mari kita dukung bersama agar program ini berjalan baik. Kami yakin, dengan gizi yang terpenuhi, anak-anak kita kelak akan menjadi SDM unggul, utuh, dan mampu bersaing di kancah global,” ungkapnya.
Peresmian dapur SPPG Randubango turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, antara lain Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza serta perwakilan Polres Mojokerto melalui Kapolsek Mojosari.
Keberadaan dapur SPPG ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam menekan angka stunting sekaligus memastikan generasi Mojokerto tumbuh lebih sehat dan cerdas. (tin)










