Surabaya (pilar.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan kelancaran pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur. Beliau secara langsung memantau proses pelayanan PPDB di Kantor UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Saat tiba di lokasi, Gubernur Khofifah menyapa langsung masyarakat yang sedang mengantri untuk menyampaikan kendala mereka dalam proses PPDB yang dilakukan secara daring. Kebanyakan dari mereka adalah orang tua atau wali murid yang datang bersama anak-anak mereka.
Selain menyapa masyarakat yang mengantri, Gubernur Khofifah juga meninjau proses pelayanan tersebut. Ia mengunjungi ruang call center dan berbincang dengan petugas operator yang bertugas. Ruang call center tersebut dilengkapi dengan dashboard informasi untuk memantau perkembangan data proses PPDB.
Setelah melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah menyatakan bahwa PPDB jenjang SMA dan SMK negeri di Jawa Timur dilakukan secara daring. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan telah menyiapkan berbagai posko pelayanan untuk mengatasi keluhan dan kendala yang dihadapi calon peserta didik dalam proses PPDB.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa segala masalah atau kendala dalam proses PPDB harus segera diselesaikan. Salah satu keluhan yang sering muncul adalah masalah PIN yang belum terbit karena kesalahan atau kelengkapan berkas. Oleh karena itu, pemerintah memastikan penyelesaian masalah tersebut.
Dalam rangka membantu masyarakat, Dinas Pendidikan Jawa Timur membuka layanan call center dan pesan WhatsApp (WA). Masyarakat dapat menghubungi nomor 081131108881 untuk mengirim pesan melalui WhatsApp atau menghubungi nomor operator sekolah 081131108882.
Gubernur Khofifah mengimbau orang tua calon peserta didik untuk tidak ragu mengakses posko pelayanan PPDB yang telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur jika mereka mengalami kendala dalam proses PPDB. Masyarakat diharapkan menghubungi kantor pelayanan atau call center resmi yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur. Seluruh proses PPDB ini gratis dan tidak dikenakan biaya.
Data terakhir pada Senin, 19 Juni 2023 pukul 22.15 WIB menunjukkan bahwa sebanyak 276.654 siswa telah mengajukan PIN, sedangkan 270.280 siswa telah mendapatkan PIN. Sementara itu, 6.374 siswa masih dalam proses verifikasi PIN.
Jumlah daya tampung untuk PPDB jenjang SMA/SMK negeri di Jawa Timur tahun 2023 hanya 221.571 siswa, sementara jumlah siswa lulusan SMP/MTs yang bersaing mencapai 575.108 siswa.
PPDB jenjang SMA dan SMK negeri di Jawa Timur memiliki lima tahap. Tahap 1 berlangsung pada tanggal 19-20 Juni 2023, meliputi jalur afirmasi sebesar 15% dari kuota sekolah yang terdiri dari keluarga tidak mampu dan Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) sebanyak 7%, anak buruh dari keluarga tidak mampu sebanyak 5%, dan penyandang disabilitas sebanyak 3%.
Tahap 2 adalah pendaftaran jalur prestasi nilai akademik SMA, dilaksanakan pada tanggal 24-25 Juni 2023 dengan kuota 25%. Pada tahap ini, seleksi dilakukan berdasarkan rerata nilai rapor semester 1-5 SMP/sederajat (70%) ditambah nilai akreditasi sekolah asal (30%).
Tahap 3 adalah jalur zonasi SMK yang akan dilaksanakan secara daring pada tanggal 27-28 Juni 2023 dengan kuota 10%. Pada tahap ini, seleksi dilakukan berdasarkan jarak rumah calon peserta didik ke sekolah.
Tahap 4 adalah PPDB jalur zonasi SMA dengan kuota 50%, dilaksanakan secara daring pada tanggal 1-2 Juli 2023. Pada tahap ini, calon peserta didik dari dalam dan luar zona yang berbatasan diseleksi berdasarkan jarak rumah ke sekolah.
Terakhir, tahap 5 adalah jalur prestasi SMK dengan kuota 65% dari kuota sekolah. Tahap ini dilaksanakan secara daring pada tanggal 4-5 Juli 2023.
Salah satu calon peserta didik, Isma, yang datang ke kantor pelayanan PPDB di UPT TIKP mengungkapkan kendalanya mengenai akses PIN yang tidak dapat diakses. Isma merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. (ret/hdl)









