Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Rasio Utang Masih Aman, Tapi Tetap Harus Diwaspadai

Rasio Utang Masih Aman, Tapi Tetap Harus Diwaspadai

Ekonomi Achmat D15 Juli 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Peredaran uang (foto: Hendro D. Laksono. pilar.id)

Jakarta (pilar.id) – Bank Indonesia mencatat, utang luar negeri (ULN) pemerintah pada akhir Mei 2022 tercatat sebesar 406,3 miliar dolar AS. Posisi ULN pemerintah tersebut turun dibandingkan dengan pada bulan sebelumnya sebesar 410,1 miliar dolar AS.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, ULN pemerintah memang mengalami penurunan, namun sifatnya relatif temporer. Karena penurunan utang semata-mata karena ada kenaikan harga komoditas sehingga mendorong penerimaan negara.

“Bahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sempat mengalami surplus bulan Mei itu Rp130 triliun semata-mata karena ada kenaikan harga komoditas,” kata Bhima, di Jakarta, Jumat (15/7/2022).

Kenaikan harga komoditas crude palm oil (CPO), batubara, dan nikel menyumbang penerimaan atau windfall Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) cukup besar. Namun, yang jadi pertanyaan adalah dengan tingkat risiko krisis ataupun resesi ekonomi global beberapa harga komoditas ini mulai berbalik arah.

“CPO itu sudah mulai koreksi nih, CPO itu penurunannya 35% dalam 1 bulan terakhir, kemudian komoditas lainnya nikel terjadi juga dia koreksi harga yang cukup dalam, 17% dalam sebulan terakhir,” jelas Bhima.

Menurut Bhima, harga komoditas yang mulai turun terjadi karena kekhawatiran adanya resesi ekonomi. Dampaknya, permintaan komoditas global juga akan turun. Penurunan tersebut nantinya akan mempengaruhi kualitas dari penerimaan negara. “Ujungnya adalah untuk menambal defisit,” kata dia.

Baca Juga  BI: Utang Luar Negeri Indonesia Menurun pada April 2024

Di saat yang bersamaan, ada belanja penyelenggaraan pemilu, proyek-proyek mercusuar Ibu Kota Nusantara (IKN), serta infrastruktur proyek strategis nasional yang ingin dikebut selesai sebelum 2024. Kemudian ada pembengkakan subsidi dana kompensasi yang diproyeksi mencapai Rp600 triliun.

“Itu semua pastinya akan mendorong pemerintah untuk melakukan pinjaman baru,” kata Bhima.

Masalahnya, lanjut Bhima, tantangannya adalah selisih nilai kurs akibat pelemaha rupiah serta tingkat suku bunga yang naik di berbagai negara bisa mendorong bunga pinjaman baru lebih mahal. Beban-beban tersebut akan membuat ruang fiskal yang tadinya sedikit lebar karena bantuan dari penerimaan komoditas bisa menyempit.

Karena itu, Bhima menyarankan pemerintah tetap perlu mewaspadai utang. Memang, kata dia, rasio utang masih jauh dibandingkan dengan ketentuan UU No.1/2003 tentang Keuangan Negara, yang maksimum 60%. “Sekarang masih di bawah itu tapi beban bunga utang ini yang akan menyandra dan akan semakin berat saat 2024 nanti,” kata dia.

Untuk diketahui, dukungan ULN pemerintah dalam memenuhi kebutuhan belanja prioritas hingga bulan Mei 2022 antara lain mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (24,5% dari total ULN pemerintah), sektor jasa pendidikan (16,5%), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (15,1%), sektor konstruksi (14,3%), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (11,8%).

BI mengklaim, posisi ULN pemerintah relatif aman dan terkendali jika dilihat dari sisi refinancing risk jangka pendek, mengingat hampir seluruhnya merupakan ULN dalam jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,8% dari total ULN pemerintah. (Ach/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bank Indonesia Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira

Berita Lainnya

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti

SGIE Report Tempatkan Indonesia di Peringkat Empat Dunia, BI Akselerasi Ekosistem Halal Lewat FESyar KTI 2026

11 Juli 2026
bank indonesia

Inflasi Indonesia Juni 2026 Terkendali di Level 3,34 Persen, Bank Indonesia Optimistis Sesuai Target

1 Juli 2026
Bank Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi US$439,8 Miliar pada April 2026, Struktur Tetap Sehat

15 Juni 2026
BI dan PBOC sepakat memperkuat kerja sama keuangan, memperluas transaksi mata uang lokal, serta meluncurkan pembayaran QR lintas batas Indonesia-Tiongkok.

BI dan Bank Sentral Tiongkok Perkuat Kerja Sama Keuangan, QRIS Lintas Negara Resmi Diluncurkan

12 Juni 2026

Uang Beredar Tembus Rp10.089 Triliun, Likuiditas Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Februari 2026

27 Maret 2026
Bank Indonesia

Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI, Nama Wamenkeu Thomas Djiwandono Muncul sebagai Kandidat Pengganti

19 Januari 2026
Tangkapan layar di halaman depan web pcpm40rekrutmenbi.id

Bank Indonesia Buka Rekrutmen PCPM Angkatan 40, Catat Syarat dan Jadwalnya

6 September 2025
Bank Indonesia

BI Catat Inflasi Agustus 2025 Terkendali di 2,31 Persen, Didukung Deflasi Pangan dan Tarif Transportasi

2 September 2025
Ilustrasi Dollar AS (foto: Vladimir Solomianyi, unsplash)

Rupiah Anjlok ke Rp16.490 per Dolar AS, Pakar: Gejolak Politik Ikut Tekan Pasar

30 Agustus 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.