Jakarta (pilar.id) – Polri menargetkan proses rekrutmen anggota pada tahun anggaran 2024 mencapai nihil kecelakaan (zero accident), dengan tujuan menciptakan personel yang unggul dan presisi. Hal ini disampaikan oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, dalam upaya memastikan keselamatan calon siswa (casis) dan meningkatkan kualitas personel Polri.
Target zero accident ini juga bertujuan untuk mencegah kejadian serupa yang dialami siswa SPN Lampung, Advent Pratama Telaumbuana, yang meninggal dunia saat mengikuti apel pada tahun 2023.
“Langkah ini tidak hanya berlaku pada rekrutmen, tetapi juga dalam pendidikan pembentukan (diktuk), pendidikan pengembangan (dikbang), dan latihan kepolisian lainnya,” ujar Irjen Pol. Dedi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Jenderal polisi bintang dua ini menekankan bahwa strategi mitigasi akan diterapkan mulai dari proses rekrutmen untuk mencapai target zero accident. Strategi ini dibahas dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SSDM Polri Tahun Anggaran 2024 yang dihadiri oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Senin (27/5).
Rakernis diikuti oleh kepala satuan kerja SDM Polri dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk Karo SDM, Kapusdik, kepala SPN polda, dan seluruh Kabid Dokkes polda jajaran.
Menurut Dedi, Polri membutuhkan SDM yang memiliki mentalitas, kapabilitas, kualitas, dan integritas yang baik agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan maksimal.
“SDM merupakan investasi jangka panjang. Oleh karena itu, rekrutmen anggota Polri tidak hanya menjadi tanggung jawab SDM Polri, tetapi juga semua satuan kerja,” jelas Dedi.
Dalam rekrutmen SDM, Polri telah menerapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Prinsip ini telah dikembangkan selama 10 tahun dan harus terus dievaluasi serta ditingkatkan.
Dedi mengajak semua pengemban SDM Polri, pengemban pendidikan, dan pengemban kesehatan di Polri untuk bersama-sama berkomitmen menyatukan visi, misi, dan persepsi dalam mewujudkan SDM Polri yang unggul dan presisi. (hdl)










