Jakarta (pilar.id) – Banyak orang tidak menyadari bahwa gula darahnya sudah berada di ambang batas tinggi. Gejalanya sering dianggap sepele, seperti mengantuk usai makan siang atau kulit yang kerap terasa gatal tanpa ruam. Padahal, itu bisa menjadi alarm awal tubuh.
Menurut data Kementerian Kesehatan RI, sekitar satu dari tiga orang dewasa di Indonesia memiliki kondisi pradiabetes tanpa mengetahuinya. Berikut tiga tanda tersembunyi yang wajib diwaspadai.
Ngantuk Berat Setelah Makan (Postprandial Somnolence)
Rasa kantuk setelah makan adalah hal normal. Namun, jika Anda merasa sangat lelah hingga sulit berkonsentrasi setiap kali habis mengonsumsi nasi, roti putih, atau minuman manis, itu bisa jadi lonjakan gula darah yang diikuti insulin berlebihan. Tubuh merespons dengan rasa lelah ekstrem.
Kulit Gatal dan Kering di Area Tertentu
Kadar glukosa tinggi menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Akibatnya, kulit menjadi kering dan memicu rasa gatal, terutama di sekitar kaki, tangan, dan siku. Jika gatal tidak kunjung hilang meski sudah menggunakan pelembap, periksakan kadar gula puasa Anda.
Sering Lapar Padahal Baru Makan
Paradoks lainnya adalah rasa lapar yang datang cepat. Ketika sel tubuh tidak bisa menyerap gula darah dengan baik karena resistensi insulin, otak mengirim sinyal lapar terus-menerus. Ini berbeda dengan lapar biasa karena porsi makan tidak mengurangi intensitasnya.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami dua dari tiga gejala di atas selama lebih dari dua minggu, lakukan tes gula darah puasa atau HbA1c. Pencegahan dini dengan mengurangi gula tambahan, memperbanyak serat, dan olahraga teratur dapat mengembalikan kadar gula normal tanpa obat. (ret)










