Surabaya (pilar.id) – Ciputra Film Festival (CFF) kembali digelar untuk tahun ketiganya, menjadi acara tahunan yang dinantikan oleh para sineas muda. Diselenggarakan oleh mahasiswa FIKOM Universitas Ciputra semester 4 dan 6, festival ini mengusung tema Unseen yang bertujuan mengangkat isu-isu dan realitas yang sering terabaikan.
Festival ini mencatat pencapaian tertinggi dengan 617 submisi film, jumlah terbesar selama tiga tahun pelaksanaannya. Dari jumlah tersebut, 40 film berhasil lolos tahap kurasi dan akan dibagi dalam tujuh program, masing-masing kompetisi fiksi, kompetisi dokumenter, non-kompetisi, serta open air cinema.
Pemutaran film-film terpilih akan berlangsung pada 28-31 Mei 2024 di Cinema XXI, Ciputra World Mall Surabaya. Selain pemutaran film, 3rd CFF juga menghadirkan berbagai acara menarik di V-Walk Atrium Lt. 3, Ciputra World Mall Surabaya.
Acara tersebut meliputi interactive games, program layar ramah anak, workshop sinematografi, pameran seni, bazar, serta sesi pakar dengan pembicara ternama seperti Wregas Bhanutedja.
Dengan tema Unseen, 3rd CFF berkomitmen menjadi wadah apresiasi karya bagi sineas muda serta platform untuk membahas isu-isu sosial yang kurang terekspos. Festival ini tidak hanya memberikan pengalaman menonton yang seru, tetapi juga edukasi dan inspirasi bagi para peserta dan pengunjung.
Ciputra Film Festival terus menegaskan visinya sebagai ajang apresiasi dan ekspresi bagi para pembuat film muda, sekaligus menjadi bagian penting dalam kalender acara budaya di Surabaya. (ret/hdl)










