Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
  • Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi
  • Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan Nasional di Era AI
  • Gubernur Khofifah Lesehan Bareng Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Grahadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Pendidikan»Kampus Perlu Satgas untuk Mencegah Kasus Kekerasan Seksual

Kampus Perlu Satgas untuk Mencegah Kasus Kekerasan Seksual

Pendidikan Jelita Sondang Samosir8 Januari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (pilar.id) – Kasus pelecahan ataupun kekerasan seksual di Indonesia masih kerap terjadi, baik di lingkungan sekolah, rumah maupun tempat umum. Beberapa kasus diantaranya, sempat viral di berbagai sosial media.

Atas fenomena itulah, salah satu Lembaga Persma Mahasiswa (LPM) di Surabaya bernama Acta Surya mencoba menghadirkan ruang diskusi mengenai kasus pelecehan dan kekerasan seksual bertajuk ‘Diancam, Dibungkam, lalu Memilih Diam’ di Unicorn Creative Space, pada Jumat (7/1/2022) lalu.

Pada diskusi tersebut, mengundang Dosen Psikolog Universitas 17 Agustus 1945, Karolin Rista, dan Dosen Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Titik Suharti, serta Andreas Wicaksono, Anggota Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Surabaya.

Dalam pembahasannya, Titik Suharti menyampaikan jika dari Menteri Pendidikan telah mengeluarkan peraturan mengenai pelecehan dan kekerasan pada perguruan tinggi

“Pak menteri telah membuat peraturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Jika kampus tersebut tidak melaksanakan peraturan tersebut, maka status akreditasi kampus terancam turun dan hal itu sangat dihindari oleh sebuah perguruan tinggi manapun,” jelasnya.

Di sambung oleh Karolin Rista, jika setiap kampus harus memiliki Satuan Tugas (Satgas) dalam menangani mahasiswa yang mengalami kekerasan atau pelecehan seksual di perguruan tingginya.

“Adanya satgas tersebut diharapkan, tak ada lagi mahasiswa yang menjadi korban kekerasan atau pelecehan merasa tidak dilindungi oleh institusi perguruan tingginya, seperti kejadian di sebuah universitas beberapa waktu lalu,” jabar wanita berambut pendek ini.

Baca Juga  Menebak Makna Pertemuan Jokowi dengan Tiga Capres, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi

Sedang pembahasan Andreas lebih menjurus pada sikap jurnalis saat ini yang seringkali menulis berita atau melakukan peliputan mengenai kekerasan atau pelecehan, secara tak etis dan menyudutkan korban.

“Saya mendapati judul-judul dan isi berita media mainstream saat ini, kalau mengangkat kasus pelecahan atau kekerasan seksual, seakan menyudutkan korban dan saat wawancara, jurnalis mempertanyakan kronologis kepada korban, sungguh tak punya perasaan,” ucapnya sedikit geram.

Andreas menyayangkan media saat ini, tidak memberikan ilmu dan keterampilan kepada reporter dan wartawannya dalam meliput hal sensitif. Padahal, menurut Andreas perusahaan media wajib membekali keterampilan para jurnalisnya.

“Tetapi terkadang dari redaksinya sendiri yang juga memainkan judul atau kata dalam naskah yang dibuat wartawannya, demi mendapat pembaca yang banyak,” ungkapnya.

Adanya Diskusi Publik ini, Frisila Ayu, Ketua Pelaksana, berharap agar isu kekerasan atau pelecehan kian digunjingkan dan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat agar tak selalu menyalahkan korban atas kasus pelecehan atau kekerasan seksual

“Agar masyarakat tak selalu menyalahkan pakaian korban atas pelecehan atau kekerasan seksual yang dialami, serta menyadarkan masyakarat untuk jangan takut speak up dan masyarakat bisa saling melindungi,” harap Frisila. (jel)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
kekerasan seksual Stikosa AWS

Berita Lainnya

Wakil Ketua LPSK, Sri Nurherwati

Presiden Prabowo Teken PP 29/2025, Negara Wajib Bayar Kekurangan Restitusi untuk Korban Kekerasan Seksual

12 Juli 2025
Prof Dra Myrtati Dyah Artaria MA PhD

Dosen UNAIR: Banyak Pelaku Kekerasan Seksual Justru Figur Panutan

3 Mei 2025
Aulia Afniar Rahmawati

Miliki Karakter Visual dan Emosional yang Kuat, Film Berpeluang Jadi Media Pembawa Perubahan Sosial

18 Oktober 2024
Jokhanan Kristiyono, pemerhati komunikasi politik dari Stikosa AWS

Memoles Citra di Akhir Masa Jabatan, Pakar: Jangan Korbankan Masyarakat

17 Oktober 2024
Riesta Ayu Oktarina

Waspada Hoaks Berbasis AI Menjelang Pilkada 2024, Saatnya Perkuat Literasi

10 Oktober 2024
Literasi Digital Kesehatan Preventif Stunting

Stikosa AWS Kembali Dapat Kepercayaan DRTPM untuk Literasi Digital Kesehatan Preventif Stunting

23 September 2024
IKA Stikosa AWS saat membagikan nasi kotak untuk makan siang anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Istiqomah, Sidoarjo

Tebar Kebahagiaan, Alumni Stikosa AWS Bagikan Makan Siang Gratis untuk Anak Yatim Jawa Timur

20 September 2024
Jokhanan Kristiyono, pemerhati komunikasi politik dari Stikosa AWS

Gen Z dalam Pusaran Politik Pilkada 2024, Pakar Ingatkan Jangan Hanya Andalkan Media Sosial

12 September 2024
pengurus rtik

RTIK Jawa Timur Gandeng Stikosa AWS untuk Penguatan Program Pemberdayaan Teknologi Informasi

8 September 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.