Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final
  • PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah
  • Atasi Banjir Margomulyo, Pemkot Surabaya Bangun Mini Bozem di Lahan Exit Tol Margomulyo-Tandes
  • Menaker Yassierli Gandeng Industri KEK Mandalika Masuk MagangHub, Siapkan Kuota 150 Ribu Peserta untuk Genjot Vokasi
  • Jakarta Kreatif Festival 2026 Dibuka, Pramono Anung Targetkan Jakarta Tembus Jajaran 50 Kota Global pada 2030
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Visual»Foto Pilihan»Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial

Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial

Foto Pilihan Mamuk Ismuntoro14 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial
Puluhan anak berlatih tari tradisional di pendopo Taman Budaya, Surabaya. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial
Shyakira (kiri depan), siswi kelas 2 Sekolah Dasar Negeri Kedungdoro 2, berlatih Tari Remo di Laboratorium Remo, Surabaya. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial
Raihan, siswa kelas 4 SDN Petemon 1 Surabaya, berlatih Tari Remo di Laboratorium Remo, Surabaya. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial
Mahyuni Rahayu (tengah kaos kuning), kini adalah pembina di Laboratorium Remo. Ia belajar Tari Remo sejak anak-anak. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial
Dini Ariati, kiri, pendiri Laboratorium Remo yang berdiri sejak tahun 1996. Sampai kini Dini masih aktif melatih tari anak-anak dan remaja. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial
Aishwarya Nesya Putri (kiri kaos kuning) bersama Kukuh Budi Nugroho, melatih remaja menari di Laboratorium Remo, Surabaya. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)
Tari Tradisional di Tengah Hingar Bingar Media Sosial
Selain Tari Remo, Laboratorium Remo juga mengajarkan ragam tari tradisi dan tari modern. (foto: Mamuk Ismuntoro, pilar.id)

Surabaya (pilar.id) – Hari itu, Pendapa Taman Budaya Jawa Timur di Jalan Gentengkali, Surabaya, ramai oleh anak-anak yang tengah berlatih tari. Sabetan selendang dan gerak rancak selaras dengan ketukan gamelan yang berasal dari alat pemutar musik.

Shyakira Pramesti Zulkarnaen, siswi kelas 2 Sekolah Dasar Negeri Kedungdoro 2, sore itu mengenakan kaos merah bergambar tokoh kartun dunia, Mickey Mouse.

Didampingi sang ibu yang menunggu di pinggir pendapa, Shyakira mengaku mulai menyukai seni tari tradisional saat diajak ibunya menonton latihan tari di Taman Budaya Jawa Timur.

“Shyakira kadang juga nonton Dance Korea di rumah, tapi dia lebih suka tari tradisional,” ujar Nila Juwita, ibunda Shyakira.

Teman berlatih tari Shyakira, Raihan Farelino Zidan, memiliki kisah berbeda. Awalnya sang ayah melarang dirinya latihan tari. “Tapi aku tetap latihan menari dan menang di beberapa lomba tari. Akhirnya ayah mengizinkan aku untuk terus berlatih tari,” kata Raihan, siswa kelas 4 SDN Petemon 1 Surabaya.

Shyakira dan Raihan adalah dua anak dari puluhan anak dan remaja yang sampai hari ini mengikuti latihan tari tradisional di Sanggar Tari ‘Laboratorium Remo’, Surabaya.

Laboratorium Remo didirikan oleh Dini Ariati. Dua dekade lebih perjalanan sanggar tari tradisional punya tujuan dan makna sendiri bagi Dini. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memang menjadi tantangan yang serius bagi semua hal berbau tradisi. Termasuk Laboratorium Remo.

Baca Juga  KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Kain Tenun Ikat Flores kian Nanjak

Untuk menjaga minat tari anak-anak dan remaja, Dini mengaku tak punya kiat khusus. “Laboratorium Remo adalah sanggar berbasis pembinaan berkelanjutan. Kami mendidik anak-anak menari hingga kelak menjadi pelatih atau pembina. Dengan demikian, ekosistem pendidikan tari tradisional tetap terjaga,” jelas Dini.

Ia pun menambahkan, peran orang tua juga penting untuk memperkenalkan dan memberi akses pendidikan tari tradisi kepada anak-anak.

Menurut Dini, Lab Remo tergolong sanggar dengan biaya yang sangat murah. “Dengan uang kursus Rp 50 ribu, anak-anak sudah dapat akses latihan tari tradisional sperti remo plus tari modern dengan dukungan tujuh orang pelatih yang juga lahir dari sanggar ini,” kata Dini.

Dukungan dalam bentuk subdisi dari Pemerintah Kota Surabaya menurut Dini juga menjadi hal penting untuk menjamin keberlanjutan sanggar tari.

Mahyuni Rahayu, alumni Lab Remo yang kini aktif menjadi pembina tari mengungkapkan, Remo adalah ikon tari Surabaya. Remo diajarkan di semua sekolah dasar di Surabaya.

“Gerakan tari remo yang tergolong sulit menjadi dasar yang baik bagi anak-anak yang kelak mempelajari tari lainnya,” jelas Mahyuni.

Laboraturium Remo tak cuma konsisten membina dan membentuk generasi penerus tari tradisional. Sanggar ini juga melahirkan talenta tari berprestasi. Diantaranya Aishwarya Nesya Putri, peraih beasiswa dari Universitas Surabaya pada tahun 2021 lewat jalur bakat dan prestasi.

Sementara itu, pelatih tari muda lainya, Kukuh Budi Nugroho mengatakan, kesenian tari adalah sesuatu yang berharga.

Baca Juga  Momen Kebersamaan Para Tokoh Nasional di Kota Solo

“Berlatih tari memerlukan waktu yang panjang, tenaga yang banyak dan juga biaya. Jika kamu suka bersosial media, maka sampaikan juga bahwa kita punya kesenian tradisonal yang bernilai,” tutur Evan, panggilan akrab Kukuh Budi Nugroho. (mis/hdl).

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
headline Laboratorium Remo Taman Budaya Jawa Timur Tari Remo

Berita Lainnya

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Mohamed Salah (sumber foto: facebook @EgyptNT)

Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru

3 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Berita Lainnya
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final

5 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Proses pembangunan bozem di Tanjungsari, Surabaya

Atasi Banjir Margomulyo, Pemkot Surabaya Bangun Mini Bozem di Lahan Exit Tol Margomulyo-Tandes

4 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.