Jakarta (pilar.id) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan penyeberangan di seluruh Indonesia.
Salah satu langkah strategis terbaru adalah merelokasi lintasan operasional dua kapal, yaitu KMP Temi dan KMP Erana.
Kebijakan ini resmi berlaku mulai Rabu, 1 Januari 2025, dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Ambon dan sekitarnya.
Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menyebutkan bahwa relokasi ini didasarkan pada analisis mendalam terkait kebutuhan masyarakat, kondisi lintasan, dan karakteristik armada.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku untuk memastikan keputusan ini tepat sasaran. Tujuannya adalah agar kapasitas kapal sesuai dengan kebutuhan operasional di setiap lintasan,” ujar Shelvy.
Relokasi Berdasarkan Efisiensi Operasional
Selama lima tahun terakhir, KMP Erana menghadapi tantangan di lintasan Tual-Tam-Mangur-Larat-Kaimana-Fakfak-Lobo akibat rendahnya pergerakan penumpang dan kendaraan.
Sebaliknya, KMP Temi yang melayani lintasan Hunimua–Waipirit kerap mengalami keterbatasan kapasitas, terutama di musim puncak.
Dengan relokasi ini, KMP Erana kini melayani lintasan Hunimua–Waipirit, yang memiliki permintaan tinggi. Kapal ini juga menjadi armada cadangan di lintasan Galala–Namlea saat kapal lain menjalani perawatan.
Sementara itu, KMP Temi, yang memiliki kapasitas lebih kecil, dialihkan untuk melayani rute Tual dengan karakteristik kebutuhan yang berbeda.
Dukung Konektivitas di Kawasan Timur
Relokasi ini mencerminkan komitmen ASDP untuk mendukung pengembangan konektivitas dan distribusi logistik di kawasan timur Indonesia.
Dengan peningkatan kapasitas di lintasan Hunimua–Waipirit, ASDP menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat distribusi barang dan jasa.
“Penempatan KMP Temi di wilayah Tual diharapkan menjadi solusi efektif untuk mendukung mobilitas masyarakat dengan pelayanan yang aman dan nyaman,” tambah Shelvy.
Jadwal Operasional Kapal
KMP Erana melayani lintasan Hunimua–Waipirit dengan pola empat hari operasi dan satu hari istirahat. Sementara itu, KMP Temi beroperasi di lintasan Tual-Tam, Tam-Mangur, Tual-Kaimana, Kaimana-Fakfak, Tual-Larat, dan Kaimana-Lobo secara bergantian.
Pengguna jasa diimbau untuk memantau jadwal terbaru melalui media sosial resmi ASDP Cabang Ambon.
Sebagai perusahaan BUMN, ASDP terus berinovasi untuk memastikan layanan prima kepada masyarakat, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Relokasi ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mendukung konektivitas maritim nasional. (mad/hdl)









