Makassar (pilar.id) – Bazaar dan Ramadhan hingga saat ini merupakan dua hal yang sulit untuk dipisahkan. Setiap kali bulan puasa Ramadhan, sudah bisa dipastikan akan ada berbagai macam gelaran Bazaar di hampir seluruh penjuru Indonesia.
Momen Ramadhan tahun ini, tak ingin dilewatkan oleh PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Makassar. Salah satu BUMN ini, turut menggelar bazaar secara serentak di tujuh kantor area. Bedanya, barang yang dijual dalam kegiatan bazaar ini tidak hanya berupa kuliner tetapi juga emas.
Kepala Bagian Humas dan Protokoler PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Gunawan di Makassar, Selasa (19/4/2022), mengatakan, kegiatan bazar emas dan kuliner Ramadhan berlangsung selama lima hari yang dimulai sejak Senin, 18 April hingga Jumat, 18 April 2022.
“Bazar emas ini dilaksanakan lima hari di semua kantor area pegadaian dan masyarakat bisa membeli emas dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Gunawan menjelaskan, emas yang diperdagangkan maupun di lelang adalah emas milik pegadaian. Semua emas itu, ada yang berbentuk perhiasan maupun batangan.
Untuk emas perhiasan, semua yang akan dilelang adalah hasil jaminan nasabah. Emas perhiasan itu telah memenuhi syarat lelang karena nasabah sudah tidak bisa lagi menebus perhiasannya sesuai ketentuan yang disepakati.
Sementara untuk emas batangan, setiap warga bisa memilikinya atau membelinya dengan harga terjangkau mulai dari berat terkecil yakni lima gram hingga yang satu kilogram.
Gunawan menjelaskan, pembelian barang lelang bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari pembelian sistem gadai emas angsuran, gadai emas, gadai tabungan emas, dan juga dapat dibeli secara tunai.
Pada kesempatan ini Pegadaian memberikan penawaran menarik berupa kembalian uang atau cashback hingga jutaan rupiah dan sewa modal dengan tarif khusus untuk pembelian secara angsuran.
“Pengunjung atau nasabah bebas memilih apakah akan membeli emas perhiasan atau emas batangan. Harga pastinya terjangkau,” katanya.
Dia menyebutkan bazar lelang ini merupakan bazar lelang resmi yang diadakan oleh Pegadaian.
“Kami mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap penipuan berkedok lelang online melalui website atau media sosial karena Pegadaian hanya melakukan penjualan lelang secara langsung atau melalui bazar resmi yang digelar perusahaan,” ucapnya.
Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian kepada UMKM, pada acara bazar kali ini Pegadaian juga bekerja sama dengan para pelaku usaha di bidang kuliner, untuk menghadirkan Festival Kuliner Ramadan.
Masyarakat atau pengunjung bisa berburu aneka ragam makanan dan minuman. Bazar emas dan kuliner juga menyediakan berbagai layanan gratis bagi masyarakat seperti jasa cuci perhiasan dan jasa taksir emas. (fat/tra)










