Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Diskusi Ancaman Matinya Demokrasi Indonesia, Eros Djarot: Masalah yang Ada Makin Kompleks

Diskusi Ancaman Matinya Demokrasi Indonesia, Eros Djarot: Masalah yang Ada Makin Kompleks

Peristiwa A.Thoriq Hidayatullah31 Oktober 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Eros Djarot (kanan)
Eros Djarot (kanan)

Jakarta (pilar.id) – Dalam suatu diskusi publik bertema ‘Ancaman Matinya Demokrasi Indonesia’ yang diadakan di Universitas Paramadina, Senin (30/10/2023), Eros Djarot menyampaikan pandangannya mengenai situasi politik dan demokrasi di Indonesia. Diskusi ini diselenggarakan secara hybrid dengan peserta terdiri dari mahasiswa, dosen, aktivis, ekonom, dan masyarakat umum.

Eros Djarot, dalam diskusi tersebut, mengungkapkan keprihatinannya terkait perkembangan politik di Indonesia. Menurutnya, meskipun harapan reformasi datang dengan pemimpin baru, namun dalam kenyataannya, masalah-masalah yang ada justru semakin kompleks.

“Saat pertama kali masuk pemerintahan setelah orde baru, masih bisa membangun berbagai hal, seperti jalan tol, dan lainnya. Bayaran yang diberikan pemerintah sesuai dengan yang ditawarkan, bisa berupa batubara, sehingga berbagai kesempatan terbuka dengan sangat luasnya, BUMN masih punya tangan. Hari ini kita gak bisa, dari satu sisi terjadi dekadensi luar biasa,” ungkapnya.

Eros Djarot juga menyampaikan pandangannya terkait masa depan Indonesia. Dia menyoroti bahwa presiden yang akan datang akan sibuk dengan berbagai isu seperti IKN (Ibu Kota Negara), penyesuaian, sinkronisasi, pola komunikasi, dan adaptasi. Dalam hal ini, presiden yang terpilih tidak akan membiarkan orang lain merusak nasib dan persatuan bangsa Indonesia.

“Kepura-puraan sering dijadikan sesuatu yang sakral, dan itu sebetulnya penuh kebohongan, karena yang nyatanya tidak pernah disentuh,” tambahnya. Eros Djarot berharap masyarakat Indonesia dan lembaga-lembaga intelektual dapat bersatu melawan kebijakan yang tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.

Baca Juga  Rektor Paramadina: Pemimpin Negara Lain Harus Contoh Jokowi, Bawa Misi Perdamaian ke Ukraina dan Rusia

Afiq Naufal, Sekjen Serikat Mahasiswa (SEMA) Universitas Paramadina, juga ikut berbicara dalam diskusi ini. Menurutnya, demokrasi bekerja melalui dua sisi, yaitu Value of Democracy atau nilai-nilai demokrasi dan Rule of the Law atau hukum dalam negara. Demokrasi seharusnya menjadi metode untuk menjaga keseimbangan antara kedua aspek tersebut.

“Sayangnya sejak awal pemerintahan Jokowi, gejala yang mengancam demokrasi sudah tercium. Legislatif yang didominasi oleh partai Jokowi dan partai pendukungnya mereduksi prinsip checks and balances. DPR tidak lagi menjalankan peran pengawas terhadap eksekutif, malah melegitimasi segala kebijakan eksekutif,” ungkapnya.

Ia juga mencatat bahwa proyek-proyek besar yang mendukung kepentingan kapitalis seringkali dilaksanakan tanpa pertimbangan akademis yang komprehensif atau mekanisme audit yang memadai, seperti IKN (Ibu Kota Negara) dan PSN (Proyek Sistem Navigasi). Seringkali, hal ini mengorbankan hak asasi rakyat kecil demi oligarki.

“Paling mencolok adalah peran Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, yang juga merupakan ipar Jokowi atau paman dari Gibran, dalam membuka jalur politik dinasti. Hal ini seolah memuluskan kembalinya nepotisme dalam politik. Padahal, konstitusi kita sangat tegas menolak praktik semacam itu,” pungkas Afiq Naufal.

Diskusi ini menjadi wadah untuk berbagai pandangan dan keprihatinan terkait perkembangan demokrasi dan politik di Indonesia, serta menjadi panggilan untuk masyarakat dan lembaga intelektual untuk bersama-sama memperjuangkan demokrasi yang sejati dan berkeadilan. (riq/ted)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Eros Djarot Universitas Paramadina

Berita Lainnya

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina

Universitas Paramadina Soroti Krisis Mahasiswa Baru PTS, Apresiasi Dukungan LLDIKTI Wilayah III

6 Juni 2026
Menaker Yassierli tekankan triple readiness bagi lulusan di Wisuda Paramadina ke-44 untuk hadapi AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

Menaker Yassierli di Wisuda Paramadina: Lulusan Harus Punya Strategi Triple Readiness Hadapi Disrupsi Global

26 April 2026
Diskusi Rumi Therapy di Jakarta bahas integrasi psikologi, neurosains, dan spiritualitas untuk kesehatan mental modern.

Rumi Therapy Dibedah di Jakarta, Kolaborasi Indonesia–Türkiye Soroti Kesehatan Mental Berbasis Spiritualitas

5 April 2026
Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 di Universitas Paramadina bahas demokrasi, tata kelola, hingga isu global dengan partisipasi akademisi dunia.

Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Bahas Demokrasi dan Tata Kelola di Paramadina

19 September 2025
Shinta W. Kamdani

Shinta W. Kamdani: Indonesia Incorporated Jadi Kunci Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

14 September 2025
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan Ungkap Kunci Transformasi Asia Tenggara: Literasi, Pendidikan, hingga Energi

6 September 2025
Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina

Ekonom Universitas Paramadina Sebut Kasus Noel Jadi Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo

25 Agustus 2025
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza

Warek Universitas Paramadina Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan PBB-P2 Jalan Pintas Tambah PAD

15 Agustus 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.