Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Politik»PARA Syndicate: Pernyataan Jokowi Tak Jelaskan Posisi Terkait Penundaan Pemilu

PARA Syndicate: Pernyataan Jokowi Tak Jelaskan Posisi Terkait Penundaan Pemilu

Politik M. Fathur Rohman9 April 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo dan Peneliti PARA Syndicate, Virdika Rizky Utama. (Foto: YouTube PARA Syndicate)

Jakarta (pilar.id) – Presiden Joko Widodo memang telah menyatakan dan meminta agar para menteri tidak lagi berbicara terkait wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden. Namun, hanya sebatas itu.

Pernyataan Presiden Jokowi, sama sekali belum menjelaskan terkait posisi pemerintah menanggapi kedua isu yang juga disuarakan oleh jajaran mereka sendiri. Sehingga, pernyataan Jokowi belum bisa dianggap sebagai kepastian bahwa pemilu tidak akan ditunda, dan tidak akan ada perpanjangan masa jabatan Presiden.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyatakan, pernyataan presiden tersebut masih perlu dipastikan dengan tindakan nyata dan langkah konkret di tataran pelaksanaan untuk menciptakan kepastian politik terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 dan jabatan presiden dua periode saja, sehingga menutup segala kemungkinan politik untuk manuver amendemen konstitusi.

“Pernyataan Presiden Jokowi belum ‘case closed clearly’ dalam urusan penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden,” ujar Ari Nurcahyo, Sabtu (9/4/2022).

Kata dia, segala kemungkinan politik masih bisa saja terjadi, masih bisa dimainkan oleh aktor selain menteri, oknum di luar pemerintahan, atau manuver gerakan senyap di lapangan.

Ari melanjutkan, presiden bersama jajaran pemerintah dan partai koalisinya perlu untuk memastikan/menyelesaikan tiga isu politik terkait hal ini, yaitu jabatan presiden, penundaan pemilu, amendemen konstitusi.

Pada isu jabatan presiden, perlu adanya kepastian politik dari Presiden Jokowi bahwa jabatan presiden dan wapres cukup dua periode saja sesuai konstitusi dan menjamin suksesi kepemimpinan nasional berjalan secara demokratis pada Pemilu Presiden 2024.

Baca Juga  Gaungkan Penundaan Pemilu, Politisi PDIP Minta Jokowi Pecat Luhut

Pada isu penundaan pemilu, pemerintah bersama DPR perlu memastikan penyelenggara pemilu, pentahapan dan penganggaran pemilu. KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 yang baru menunggu dilantik agar bisa segera melakukan koordinasi bersama pemerintahdan DPR untuk memastikan tahapan dan anggaran Pemilu 2024.

“Mengingat pada 11 April 2022 ini masa jabatan KPU dan Bawaslu lama periode 2017-2022 akan berakhir,” kata dia.

Sementara soal isu amandemen konstitusi, perlu dipastikan bahwa pada sisa masa pemerintahan Jokowi-Maruf ini tidak ada lagi upaya atau manuver politik untuk mengamendemen konstitusi. Semuanya ini agar relevan dengan pemerintahan Presiden Jokowi untuk fokus bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan ekonomi yang sedang kita hadapi.

Senada dengan itu, Peneliti PARA Syndicate, Virdika Rizky Utama menyebut, pernyataan Presiden Jokowi itu dinilai masih belum jelas dan tegas. Kalimatnya masih bersayap dan masih memberikan celah untuk para elite melakukan manuver politik.

Lebih lanjut, Virdi juga menilai bahwa komunikasi politik yang terjadi di era Jokowi ini terburuk pasca-reformasi. “Dalam konteks penambahan periode masa jabatan ini (presiden) tidak bisa tegas, dalam hal lain juga menterinya acap kali tak sejalan dengan presiden,” cetus Virdi.

Penulis buku “Menjerat Gus Dur” ini juga mengungkapkan, wacana penambahan masa jabatan presiden dan amendemen UUD juga hanya mewakili kepentingan elite politik. Virdi melanjutkan, para pebinis atau oligarki yang juga menjadi menteri, di era Jokowi ini merasa bisnisnya mengalami kerugian saat terjadi covid-19 lalu memanfaatkan situasi ini dengan mengonsolidasikan kekuatan untuk tambah masa jabatan presiden.

Baca Juga  Saiful Mujani: Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi Tapi, Tetap Tolak Perubahan Masa Jabatan Presiden

“Dengan harapan masa jabatan mereka juga bertambah. Jadi pelaksanaan pemilu harus sesuai konsitutusi dan UU serta keinginan publik, yaitu Februari 2024,” tambah Virdi. (her/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
PARA Syndicate Penundaan Pemilu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Berita Lainnya

Jokowi Dukung KPU Ajukan Banding KPU Soal Penundaan Pemilu

6 Maret 2023

Ganjar Pranowo Sebut Putusan Penundaan Pemilu Tidak Masuk Akal

6 Maret 2023

Ketum Partai Prima Tegaskan Tak Gugat Sengketa Pemilu di PN Jakarta Pusat, Hanya Ingin Lolos jadi Peserta Pemilu

3 Maret 2023
ilustrasi pemilu 2024

Bawaslu: Keputusan PN Jakarta Pusat Tak Bisa jadi Landasan Menunda Pemilu 2024

3 Maret 2023
Pemilu

Isu Penundaan Pemilu, Begini Tanggapan Komisi II DPR RI

6 Februari 2023

Saiful Mujani: Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi Tapi, Tetap Tolak Perubahan Masa Jabatan Presiden

29 Desember 2022
KPU Pemilu Pilkada Pilpres

BRIN: Isu Penundaan Pemilu bisa Dimunculkan Lagi Jika Tahun Depan Benar-benar ‘Gelap’

31 Oktober 2022

Gaungkan Penundaan Pemilu, Politisi PDIP Minta Jokowi Pecat Luhut

9 April 2022
Joko Widodo

Presiden Minta Menterinya Setop Suarakan Penundaan Pemilu, Pengamat: Harus Dipatuhi!

6 April 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.