Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Dosen Kedokteran Ubaya Beri Panduan CPR pada Korban Henti Nafas

Dosen Kedokteran Ubaya Beri Panduan CPR pada Korban Henti Nafas

Kesehatan Jelita Sondang Samosir11 November 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi pemberian pertolongan pertama CPR pada gagal nafas dan henti jantung. (foto: Martin Splitt, unsplash)
Ilustrasi pemberian pertolongan pertama CPR pada gagal nafas dan henti jantung. (foto: Martin Splitt, unsplash)

Jakarta (pilar.id) – Dalam beberapa waktu terakhir, banyak tragedi kemanusiaan yang menyebabkan ratusan korban jiwa meninggal dunia akibat berdesak-desakan sehingga mengakibatkan gagal nafas.

Gagal nafas akibat berdesak-desakan tersebut, selain terjadi di Tragedi Kanjuruhan, juga terjadi di Itaewon, Korea Selatan beberapa waktu lalu saat perayaan Halloween. Ketika menghadapi kondisi gagal nafas tersebut, penting untuk orang di sekitar bisa memberikan pertolongan pertama.

Panduan cara memberikan PCR atau cardiopulmonary resuscitation disampaikan oleh Dosen Fakultas Kedokteran Ubaya, dr. Ardyan Prima Wardhana, Sp.An, untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana cara memberikan pertolongan pertama kepada orang yang henti nafas atau henti jantung.

Dimulai dari, korban harus dipindahkan ke lingkungan yang memiliki udara bebas, jauh dari keramaian, dan dibaringkan di permukaan datar.

“penyebab kematian akibat kerumunan massa adalah himpitan pada ruangan yang sempit dan tertutup. Ketika manusia terhimpit, dia seperti orang tercekik dan tidak bisa bernapas dan lemas, sehingga pingsan akibat kekurangan oksigen. Kalau dibiarkan dalam waktu lama dapat berujung ke kematian,” paparnya.

Selanjutnya, segera lakukan pengecekan respon terhadap orang yang ditolong, seperti jalan napas dan napas korban, yaitu dengan mengangkat dagu pasien, lalu dengarkan hembusan napas yang keluar dari hidung atau mulutnya.

“Adanya hembusan napas juga dapat terlihat dari dada atau perut pasien yang terangkat. Bila tidak ada hembusan napas dalam 5-10 detik, maka perlu segera mencari bantuan medis,” lanjutnya.

Baca Juga  Teknik Informatika Ubaya, Beri Penjelasan Tentang Human Computer Interaction dalam Seminar Teknologi

Sembari menunggu tenaga medis datang, penolong harus segera melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR), karena hal tersebut dapat memperbesar peluang keselamatan pasien.

Walau CPR bersifat sebagai pertolongan pertama, namun bagi dokter Ardyan, masyarakat perlu memahami cara CPR agar dapat menyelamatkan nyawa orang lain di tengah kondisi darurat.

Adapun tahapan CPR yang harus benar dilakukan, yaitu letakan pangkal telapak tangan dominan bagian bawah di tengah dada lalu kunci dengan jemari tangan lainnya.

“Secara spesifik, untuk pria letaknya di pertemuan garis yang menghubungkan puting susu dengan tengah dada. Sedangkan untuk wanita, ditarik garis lurus dari pangkal ketiak ke tengah dada,” jabarnya.

Setelah itu, beri pijatan jantung sebanyak 30 kali dengan kecepatan 100 kali per menit, atau sekitar 3-4 tekanan setiap 2 detik. Tangan harus lurus dengan bahu dan sejajar dengan tangan. Ketika melakukan kompresi, badan harus condong ke pasien dan gerakannya dari panggul untuk mengurangi rasa lelah.

Lanjut memberikan napas buatan dengan cara menjepit hidung pasien lalu meniupkan udara dari mulut sebanyak dua kali. Teknik dikatakan tepat apabila dada pasien terangkat saat diberikan napas buatan.

“Ulangi kembali pemberian CPR dengan perbandingan 30 pijat jantung, disertai 2 napas buatan,” sebutnya.

Meski telah mengetahui ilmunya, Dokter spesialis anastesi itu mengatakan bila dalam prakteknya sering terjadi kesalahan, seperti kecepatan pijat jantung yang terburu-buru, sehingga melebihi dari yang dibutuhkan.

Baca Juga  Viral, Kreator TikTok @hanndeys jadi Wisudawan Cumlaude Ubaya

“Ada penolong yang enggan memberikan bantuan napas dari mulut ke mulut. Bila seperti itu, penolong harus tetap menolong dengan pijat jantung daripada tidak sama sekali,” pesannya.

Jika pasien sudah mulai bernapas atau ada instruksi dari tim medis untuk berhenti, maka CPR boleh dihentikan

“Yang perlu diingat CPR hanya sebagai pertolongan pertama. Bantuan kepada pasien bisa jadi sia-sia bila tidak ada bantuan medis yang segera datang,” tegasnya. (jel/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
CPR Dosen Kedokteran Ubaya gagal nafas gagal nafas akibat kerumunan Universitas Surabaya

Berita Lainnya

Satpam Ubaya sedang menggunakan sepeda listrik usai serah terima di lapangan perpustakaan Kampus II Ubaya, Tenggilis. (foto: Humas Ubaya)

Sepeda Listrik Buatan Mahasiswa Ubaya Perkuat Patroli Kampus

31 Agustus 2023
Rochmad Bagus Apriyatna, tersangka kasus pembunuhan mahasiswi di Surabaya, saat rilis kasus di Polestabes Surabaya (foto: dok beritajatim.com)

Mengaku Emosi Sesaat, Pelaku Pembunuh Mahasiswi Ubaya Bantah Motif Hubungan Asmara

10 Juni 2023
Irzal Zaini bersama prototipe alat monitoring buatannya

Cegah Kecurangan, Alumnus Ubaya Ini Buat Alat Monitoring Kompetisi Bridge

29 April 2023
Gambar gedung FEB Ubaya yang baru mendapatkan sertifikasi internasional ACCA dan Lamemba. (Foto:istimewa)

Akuntansi S1 Ubaya, Dari Sertifikasi Internasional ACCA Hingga Lamemba

24 April 2023

Angkatan Pertama, 22 Mahasiswa FK Ubaya Ambil Sumpah Profesi Dokter

16 April 2023
Kerohanian Kristen Protestan (UKKP) Universitas Surabaya

Peringati Hari Paskah, UKKP Ubaya Buat Dekorasi Taman Paskah dari Barang Bekas

6 April 2023

Dukung Pengembangan Transportasi Listrik, Ubaya Gelar Seminar Kendaraan Listrik Bagi Siswa SMK Se-Indonesia

31 Maret 2023
Salah satu adegan dalam drama pementasan Hikayat Selembar Tubuh yang digelar Fakultas Psikologi Ubaya serta Rumah Hati tempat berlindung bagi anak berkonflik hukum, di Ruang Serbaguna Fakultas Psikologi Ubaya, Kamis (16/3/2023).

Libatkan Anak Berkonflik Hukum, Fakultas Psikologi Ubaya Gelar Drama Hikayat Selembar Tubuh

17 Maret 2023
Photovoice

Suarakan Harapan Anak Eks Lokalisasi Dolly, Ubaya Gelar Pameran Photovoice

23 Februari 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.