Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia
  • Chandra Asri ASPIRE 2026 Dibuka, Graduate Development Program Siapkan Talenta Muda Jadi Pemimpin Masa Depan
  • Danamon Perkuat Ekosistem Startup Indonesia-Jepang Lewat Business Matching Fair 2026 dan MUIP Garuda Fund
  • Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu
  • BCA Berbagi Ilmu Sambangi UMP, Siapkan Ratusan Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Haturkan Rasa Syukur ke Jubata, Upacara Naik Dango, Ritual Hasil Panen Dayak Kanayatn di Kalbar

Haturkan Rasa Syukur ke Jubata, Upacara Naik Dango, Ritual Hasil Panen Dayak Kanayatn di Kalbar

Budaya Dina Prihatini19 April 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kelompok Penari merayakan Upacara Naik Dango di Kabupaten Mempawah. (Foto : Istimewa)

Mempawah (pilar.id) – Gawai Dayak bukanlah peristiwa budaya yang murni tradisional, baik dilihat dari tempat pelaksanaan maupun isinya. Gawai Dayak merupakan perkembangan lebih lanjut dari acara pergelaran kesenian Dayak. Upacara adat Naik Dango yang merupakan sebuah upacara untuk menghaturkan rasa syukur terhadap Nek Jubata atau Sang Pencipta atas berkah yang diberikannya berupa hasil panen (Padi) yang berlimpah.

Naik Dango atau Gawai Dayak merupakan Upacara adat masyarakat kalimantan Barat (Dayak Kanayatn) yang dilakukan dari daerah Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, hingga Kabupaten Sanggau. Upacara ini rutin dilaksanakan setiap tahun setelah masa panen. Seperti halnya yang kini sedang berlangsung di Desa Ansiap, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Minggu (17/4/2022).

Alisius, warga Dusun Tikalong, Desa Ansiap dan juga merupakan Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Sadaniang mengatakan
Upacara adat Naik Dango ditandai dengan menyimpan seikat padi yang baru selesai di panen di dalam dango (Lumbung Padi) oleh setiap kepala keluarga masyarakat Dayak yang bertani/berladang. Padi yang disimpan di dalam Dango nantinya akan dijadikan bibit padi untuk ditanam bersama-sama dan sisanya menjadi cadangan pangan untuk masa-masa paceklik. Selanjutnya, menimang padi dan diikuti dengan pemberkatan padi oleh ketua adat.

Upacara Naik Dango merupakan acara yang memiliki 3 aspek pokok, yaitu aspek kehidupan agraris, aspek religius, dan aspek kehidupan kekeluargaan solidaritas serta persatuan.” Aspek kehidupan agraris, yaitu kehidupan masyarakat yang bertradisi bercocok tanam, kemudian aspek religius merupakan aspek untuk berterima kasih kepada Tuhan atas hasil panen yang diperoleh.
“Dan yang terakhir adalah aspek kehidupan kekeluargaan solidaritas dan persatuan yang merupakan aspek menjunjung tinggi kekeluargaan antar keluarga terdekat dalam rumah masing-masing tiap tahunnya,”katanya.

Mengenal Desa Ansiap

Desa Ansiap adalah salah satu Desa dari 60 Desa yang ada di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat yang terletak di Kecamatan Sadaniang yang pada tahun 2017 (yang lalu) ditetapkan sebagai salah satu lokasi dari Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN).

Delineasi awal kawasan menurut BAPPENAS mencakup Kecamatan Sadaniang yaitu Desa Pentek, Desa Sekabuk dan Desa Suak Barangan. Tahap selanjutnya diusulkan kepada Pemerintah Daerah yang menghasilkan delineasi kawasan baru yaitu seluruh Kecamatan Sadaniang yang mencakup 6 (enam) Desa yaitu Desa Pentek, Desa Sekabuk, Desa Suak Barangan, Desa Ansiap, Desa Amawang, dan Desa Bumbun. Pada tahap terakhir penentuan delineasi kawasan yang melalui survei lapangan dan kesepakatan bersama dengan pemangku kepentingan yang ada di lokasai KPPN tidak mengalami perubahan lokasi. Lokasi KPPN sudah sesuai dengan lokasi yang diusulkan kepada Pemerintah Daerah yaitu seluruh Kecamatan Sadaniang yang mencakup 6 (enam) Desa.

Baca Juga  Kolaborasi BPJamsostek dan Dinas Penanaman Modal Singkawang Gelar Diskusi Pulih Bersama Pekerja Indonesia

Secara geografis, wilayah Desa Ansiap merupakan daerah perbukitan. Kondisi dan persoalan yang tengah di hadapi masyarakat Desa Asiap adalah Seperti minimnya fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, jembatan, penerangan, dan jaringan terkomunikasi masih butuh perhatian yang sangat serius. Contohnya jalan menuju Desa Ansiap kondisinya memperihatinkan, bahkan jika hujan turun ruas jalan itu seringkali terputus.

Perlu dukungan banyak pihak dalam menyikapi hal tersebut. Agar bisa secepatnya menyelesaikan kebutuhan listrik, jaringan telekomunikasi, jalan dan jembatan yang masih butuh perhatian serius. Karena banyak kendala dan kesulitan yang warga setempat alami akibat berbagai akses yang sangat jauh terbatas ini.

Kegiatan ekonomi, pertanian, perkebunan dan pendidikan serta aktifitas kemasyarakatan lainnya menjadi kendala masyarakat untuk menuju kata makmur dan sejahtera. Andai saja akses-akses vital itu terpenuhi bisa dipastikan kehidupan masyarakat didesa Ansiap akan lebih sejahtera. Setidaknya ragam potensi lokal yang ada di Desa ini dapat dimanfatkan dengan lebih baik lantaran akses jalan, jembatan, listrik dan akses telekomunikasinya yang jauh dari kata layak.

Kendati demikian keyakinan akan adanya perhatian dari pihak terkait masih tersimpan rapih dihati warga setempat. Dukungan dan doa terbaik untuk pihak terkait masih terbangun kuat. Terbukti dengan patuhnya warga masyarakat Desa Ansiap dalam mendukung program Vaksinasi yang digalakkan oleh Pemerintah. Sejak pertama kali digalakkan nya program Vaksinasi, terbukti dari 60 Desa yang ada di Kabupaten Mempawah, warga Desa Ansiap lah yang paling terbanyak melakukan Vaksin.

Ucapan rasa syukur kepada sang pencipta.

Naik danggo atau Gawai Padi adalah sebuah perayaan ucapan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya dalam kegiatan pertanian khususnya masyarakat Desa Ansiap. Acara tahunan ini, sejatinya dilakukan dengan berbagai tujuan. Untuk merayakan rasa syukur kepada sang pencipta, atas hasil panen yang berlimpah, suku Dayak Kanayatn menggelar ritual Naik Dango. Ritual ini dilakukan setiap tahun setelah masa panen (Padi).

Baca Juga  1.452 Petugas Teknik Amankan Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Lebaran

Prosesi adat Naik Dango merupakan bentuk aktualisasi kearifan lokal masyarakat Dayak Kanayatn, Kalimantan Barat, sebagai ritual syukur dan menghargai anugerah Sang Pencipta.

Sehari sebelum ritual Naik Dango, masyarakat harus melaksanakan Batutu, yakni memasak beberapa makanan sebagai simbol hasil pertanian masyarakat. Makanan yang diolah yakni beras ketan yang dimasak di dalam bambu berukuran besar dan tumpi (semacam roti cucur).

Upacara adat Naik Dango ditandai dengan menyimpan seikat padi yang baru dipanen ke dalam lumbung padi (dango) oleh setiap kepala keluarga keturunan suku Dayak yang bertani atau berladang.

Setelah diletakkan di dalam dango, selanjutnya dilaksanakan upacara Nyangahatn atau disebut juga Barema, di saat inilah doa-doa Pamane atau tetua adat dipanjatkan kepada Sang Pencipta atau Nek Jubata.

Bagian penting dalam upacara Naik Dango adalah Nyangahatn. Dalam prosesnya Tingkakok Nimang Padi, simbol yang mengingatkan proses turunnya padi dari Jubata atau Sang Pencipta kepada manusia.

Tahun ini, ritual Naik Dango atau Pekan Gawai Dayak di Dusun Tikalong Desa Ansiap dikemas lebih menarik karena para anak muda Desa Ansiap mengadakan Turnamen Sepakbola yang di ikuti ada sekitar 50 lebih tim dari berbagai daerah mulai dari Kabupaten Landak, Bengkayang, Kota Singkawang, Pontianak dan sekitarnya. Dan pada tanggal 24 April mendatang turnamen Sepakbola itu, akan mulai berlangsung yang di pusat di lapangan sepakbola di Dusun Tikalong (Bajirak) Desa Ansiap.

Salah satu warga Kecamatan Sadaniang, Doni yang kebetulan hadir dalam perayaan tersebut mengatakan, perayaan ini telah tumbuh berkembang dan mengakar sebagai kekayaan budaya tradisi.

“Harus tetap dipertahankan dan dilestarikan karena banyak terkandung nilai-nilai budaya luhur yang diwariskan secara turun-temurun, karena budaya sebagai identitas sebuah bangsa,” urainya.

Iapun sangat mengapresiasi kepada pihak panitia penyelenggara dan seluruh masyarakat Desa Asiap yang sampai saat ini masih tetap mempertahankan budaya perayaan Naik Dango di Desa Asiap.

“Karena acara ini sangat memberikan manfaat yang besar dan berdampak positif dalam aspek sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya. (dinaprihatini)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
adat dan budaya Adat Dayak Berita Kalbar Dayak Dayak Kanayatn Kalbar Naik Dango

Berita Lainnya

Kalbar Siap Sambut Arus Mudik Lebaran Tahun ini

29 Maret 2023

Resmi Dipasarkan di Pontianak, Produk Baru dari Wuling Alvez ‘Style and Innovation in One SUV’

26 Maret 2023

1.452 Petugas Teknik Amankan Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Lebaran

19 Maret 2023

Sutarmidji Sayangkan Belum Ada Desa Mandiri di Silat Hulu

15 Maret 2023

Dari Belajar Les Musik, Kini Juara Tilawah Al-Qur’an Internasional

6 Maret 2023

Pesan Harisson di Milad ke-6 Persatuan Orang Melayu (POM) Kalimantan Barat

27 Februari 2023

Siapkan Skenario Terbaik untuk Tenaga Honorer

27 Februari 2023

Validasi Data By Name By Address untuk Penanganan Stunting

26 Februari 2023

BPN Kalteng Siap Dukung Pelaksanaan Pengamanan Aset PLN Tahun 2023

24 Februari 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
Berita Lainnya
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Chandra Asri membuka pendaftaran ASPIRE 2026 Graduate Development Program bagi fresh graduate dan profesional muda hingga 3 Agustus 2026.

Chandra Asri ASPIRE 2026 Dibuka, Graduate Development Program Siapkan Talenta Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

7 Juli 2026
Danamon memperkuat kolaborasi startup Indonesia-Jepang melalui Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 dan dukungan investasi MUIP Garuda Fund.

Danamon Perkuat Ekosistem Startup Indonesia-Jepang Lewat Business Matching Fair 2026 dan MUIP Garuda Fund

7 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.