Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Muhadjir Effendy: Kebijakan Daerah Berbasis Riset akan Lebih Tepat Sasaran

Muhadjir Effendy: Kebijakan Daerah Berbasis Riset akan Lebih Tepat Sasaran

Peristiwa M. Fathur Rohman21 April 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menko PMK Muhadjir Effendy saat menyampaikan sambutan dalam Kick Off dan MoU Pembentukan Badan Riset Inovasi Nasional Daerah (BRIDA), di Jakarta, pada Rabu (20/4/2022). (Foto: Antara)

Jakarta (pilar.id) – Indonesia sedang berada pada masa bonus demografi. Dimana jumlah anak-anak muda di usia produktif menjadi yang terbanyak diantara usia-usia lain yang sudah atau belum produktif.

Menyongsong periode bonus demografi pada 2030 dan 2045 ini, Indonesia juga harus membuat kebijakan yang tepat agar bonus demografi tersebut bisa dimaksimalkan potensinya. Bukan malah sebaliknya menjadi bencana demografi.

Untuk bisa menghasilkan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan tidak bisa tidak harus melalui riset.

“Pemerintah daerah dalam mengambil keputusan kalau berbasis riset, ‘research based policy’, Insya Allah tingkat presisinya, tingkat kemujarabannya untuk menyelesaikan permasalahan di daerah akan lebih ‘nendang‘ daripada dengan intuisi saja,” kata Muhadjir Effendy dalam acara kick-off dan MoU peluncuran BRIDA, Rabu (20/4/2022).

Untuk itu, pada Rabu (20/4/2022) Menko PMK meluncurkan Badan Riset Inovasi Nasional Daerah (BRIDA). Menurut Muhadjir, BRIDA dibentuk oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

“Dibentuknya BRIDA juga untuk mendukung supaya daerah-daerah siap untuk menata dirinya melakukan transformasi dalam rangka menyongsong 2045,” katanya.

Muhadjir mengatakan pemerintah pusat tidak mungkin menangani sepenuhnya masalah-masalah di daerah tanpa keterlibatan dari daerah itu sendiri. Termasuk urusan riset daerah harus memiliki peranan aktif.

Baca Juga  Indonesia Raih Bonus Demografi, Ini Peluang dan Tantangannya

“Riset tidak mungkin BRIN akan menjangkau seluruh lapisan sampai tingkat bawah tanpa ada inisiatif, prakarsa, kemauan keras, ‘passion’ dari masing-masing daerah,” katanya.

Muhadjir berpesan dalam pengembangan riset di daerah perlu membangun “passion” oleh pemangku kepentingan daerah agar pengambilan kebijakan dan keputusan bisa dikombinasikan dengan hasil riset.

“Pemerintah harus menciptakan minimal 3 juta lapangan kerja setiap tahunnya. Untuk mewujudkan itu, riset tidak hanya berkutat pada ilmu pengetahuan murni tapi juga terapan,” kata Muhadjir Effendy.

Ia mengatakan pemerintah terus mempersiapkan diri dalam menghadapi puncak bonus demografi pada 2030 dan menyongsong Indonesia Emas tahun 2045 dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas sejak dini, serta menyiapkan lapangan pekerjaan yang siap menampung seluruh angkatan kerja produktif.

Untuk mewujudkannya, kata Muhadjir, perlu peran riset dalam pengembangan lapangan pekerjaan yang diperlukan, serta menyelesaikan masalah-masalah di daerah. Sehingga, di situlah nanti BRIDA memiliki peran penting bagi pemerintah daerah.

Pembentukan BRIDA mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020, Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). BRIDA merupakan perangkat daerah yang bertugas menyelenggarakan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi yang terintegrasi di daerah sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang.

BRIDA dibentuk oleh pemerintah daerah, provinsi dan kabupaten/kota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah mendapatkan pertimbangan dari BRIN.

Baca Juga  Empat Isu Penting dalam Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022

Berdasarkan data nasional tahun 2022, dari 34 provinsi di Indonesia, baru tiga provinsi atau 8,8 persen yang telah membentuk BRIDA.

Ketiga provinsi tersebut adalah Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Provinsi Jawa Tengah. Sementara itu, pada tingkat kabupaten/ kota yang berjumlah 514, belum ada BRIDA yang terbentuk.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri mendorong kepala daerah di Indonesia segera membentuk BRIDA. Hal itu penting agar potensi yang ada di daerah bisa dioptimalkan.

Riset dan inovasi perlu mendapat dukungan lebih serius di Indonesia. “Banyak anak-anak Indonesia itu pintar-pintar, tapi kenapa urusan riset kita sepertinya masih terbelakang,” ujarnya. (fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bonus Demografi BRIDA Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy

Berita Lainnya

Presiden Joko Widodo

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Persiapan SDM Kesehatan demi Bonus Demografi Indonesia

6 Mei 2024

TKN Fanta Luncurkan Magang Virtual untuk Raih Pekerjaan dan Pengembangan Kompetensi

15 Januari 2024
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (foto: instagram @muhadjir_effendy)

23 Orang Dikabarkan Meninggal Akibat Kelaparan, Muhadjir Effendy: Belum Ada Konfirmasi

25 Oktober 2023
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (foto: instagram @muhadjir_effendy)

Soal Kampanye Politik di Lembaga Pendidikan, Kampus bisa tapi Sekolah Tunggu Dulu!

30 Agustus 2023

Muhadjir Effendy Usulkan Lumbung Pangan untuk Antisipasi Bencana Periodik di Papua

2 Agustus 2023

Forum ASCC, Indonesia dapat Akhiri Kemiskinan Ekstrem Lebih Cepat dari Target SDGs

8 Mei 2023

WHO Sampaikan Status Darurat Covid-19 Berakhir, Ini Langkah Pemerintah Indonesia

7 Mei 2023
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (foto: instagram @muhadjir_effendy)

Indonesia Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Vanuatu

4 Mei 2023

Hari Buruh Internasional, Muhadjir Effendy ingatkan Mayoritas Buruh adalah Generasi Sandwich

1 Mei 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.