Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia
  • Chandra Asri ASPIRE 2026 Dibuka, Graduate Development Program Siapkan Talenta Muda Jadi Pemimpin Masa Depan
  • Danamon Perkuat Ekosistem Startup Indonesia-Jepang Lewat Business Matching Fair 2026 dan MUIP Garuda Fund
  • Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu
  • BCA Berbagi Ilmu Sambangi UMP, Siapkan Ratusan Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Pelajaran Berharga dari Erupsi Gunung Anak Krakatau 2018

Pelajaran Berharga dari Erupsi Gunung Anak Krakatau 2018

Peristiwa Hendro D. Laksono18 Maret 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Citra Anak Krakatau dan sekitarnya via Google Earth
Citra Anak Krakatau dan sekitarnya via Google Earth

Jakarta (pilar.id) – Gunung Anak Krakatau terletak di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatra di Indonesia. Secara geografis, koordinat lokasi Gunung Anak Krakatau adalah sekitar 6.102° LS dan 105.423° BT.

Gunung anakan ini terletak di dekat Selat Sunda, yang merupakan jalur perairan yang sangat penting bagi pelayaran internasional antara Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan.

Gunung Anak Krakatau terbentuk sebagai hasil dari letusan dahsyat Gunung Krakatau pada tahun 1883. Letusan gunung ini dianggap sebagai salah satu letusan gunung berapi paling dahsyat dalam sejarah manusia modern.

Letusan tersebut menghasilkan suara letusan yang terdengar di seluruh dunia dan disebut sebagai salah satu suara terdahsyat yang pernah tercatat.

Karena letusan Gunung Krakatau 1883 memunculkan gelombang tsunami yang sangat besar dan merusak, hingga menyebar di seluruh Samudera Hindia, mencapai ketinggian lebih dari 30 meter di beberapa tempat. Diperkirakan lebih dari 36 ribu orang tewas akibat tsunami tersebut.

Selain itu letusan Krakatau jika menghasilkan awan panas yang sangat panas dan bergerak dengan kecepatan tinggi. Awan panas tersebut menyebar ke arah laut dan merusak kapal-kapal yang melintas di dekat sana. Dampak lain adalah asap dan debu vulkanik yang menyebar di seluruh dunia.

Asap dan debu tersebut menyebabkan perubahan cuaca yang signifikan di beberapa wilayah dunia, serta mengganggu lalu lintas udara dan pelayaran. Sementara ledakan kawah membuat bagian gunung hancur, dan kawah baru terbentuk di tengah laut.

Baca Juga  Film Indiana Jones and the Dial of Destiny, Potret Keabadian Harrison Ford

Akibat letusan tersebut, Gunung Krakatau menyusut drastis dan ketinggiannya turun sekitar 1.000 meter. Setelah letusan tersebut, beberapa pulau baru muncul di sekitar lokasi Gunung Krakatau, termasuk Pulau Anak Krakatau yang terus aktif hingga saat ini.

Pada tahun 1927, aktivitas vulkanik gunung ini meningkat. Sejumlah letusan kecil menghasilkan awan abu dan batu vulkanik. Dalam beberapa tahun berikutnya, pulau kecil mulai muncul di tengah kawah dan terus tumbuh dengan letusan vulkanik.

Tahun 1950-an, gunung anakan ini sudah mencapai ketinggian sekitar 150 meter di atas permukaan laut. Sejak itu, gunung tersebut terus menunjukkan aktivitas vulkanik dan telah meletus beberapa kali, termasuk letusan besar pada tahun 2018 yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa.

Destinasi Wisata

Sebelum terjadinya letusan besar pada tahun 2018 yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa, Gunung Anak Krakatau memang menjadi salah satu destinasi wisata populer di Indonesia. Sejumlah wisatawan tertarik untuk mendaki gunung ini dan menikmati pemandangan yang spektakuler dari puncaknya.

Namun, setelah letusan pada tahun 2018, status Gunung Anak Krakatau berubah menjadi sangat aktif dan berbahaya. Pihak berwenang di Indonesia memutuskan untuk menutup pulau dan sekitarnya untuk kepentingan keselamatan.

Saat ini, wisata ke Gunung Anak Krakatau tidak diperbolehkan dan kawasan sekitarnya hanya dapat diakses oleh para ilmuwan, pihak berwenang, dan tim evakuasi jika diperlukan.

Baca Juga  5 Destinasi Wisata Sejarah Pilihan di Cirebon yang Wajib Dikunjungi

Namun, wisatawan masih dapat menikmati pemandangan Gunung Anak Krakatau dari kejauhan, seperti dari pesisir Pantai Carita di Banten atau Pulau Sebesi di Lampung.

Selain itu, beberapa operator tur masih menawarkan wisata bahari untuk melihat Gunung Anak Krakatau dari kapal, meskipun dengan jarak yang aman dari kawasan aktivitas vulkanik. Namun, wisatawan harus selalu memperhatikan peringatan dan anjuran dari pihak berwenang terkait dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Dampak Letusan

Setiap orang tentu berharap agar Gunung Anak Krakatau tidak meletus. Karena jika terjadi, belajar dari letusan 2018, dampaknya bisa menyebabkan tsunami yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa di sekitar Selat Sunda.

Selain itu, letusan Gunung Anak Krakatau juga dapat menyebabkan awan panas, letusan piroklastik, abu vulkanik, gas beracun, dan lahar (aliran lumpur vulkanik).

Dampak letusan Gunung Anak Krakatau juga dapat mempengaruhi aktivitas transportasi dan perjalanan, seperti penutupan bandara dan pelabuhan, serta kerusakan pada infrastruktur dan bangunan.

Selain itu, letusan Gunung Anak Krakatau dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar, seperti meningkatnya risiko gangguan pernapasan, pencemaran air dan tanah, serta kerusakan pada ekosistem dan pertanian. (hdl, dari berbagai sumber)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Erupsi Gunung Anak Krakatau Gunung Anak Krakatau headline PVMBG

Berita Lainnya

Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
(foto: Dok BNI)

HUT Ke-80 BNI: Usung Tema Swadharma Bhakti Nagara, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Transformasi Digital

4 Juli 2026
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kemenperin Investigasi Ledakan Pabrik Herbal PT Raw Botanical Nusantara di Semarang

3 Juli 2026
Danantara default

BUMN Ekosistem Danantara Indonesia Rampungkan Laporan Keuangan 2025: Kinerja Laba Melonjak Tajam

3 Juli 2026
Mohamed Salah (sumber foto: facebook @EgyptNT)

Mesir vs Australia di Piala Dunia 2026: Misi Mohamed Salah Mengukir Sejarah Baru

3 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
Berita Lainnya
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Chandra Asri membuka pendaftaran ASPIRE 2026 Graduate Development Program bagi fresh graduate dan profesional muda hingga 3 Agustus 2026.

Chandra Asri ASPIRE 2026 Dibuka, Graduate Development Program Siapkan Talenta Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

7 Juli 2026
Danamon memperkuat kolaborasi startup Indonesia-Jepang melalui Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 dan dukungan investasi MUIP Garuda Fund.

Danamon Perkuat Ekosistem Startup Indonesia-Jepang Lewat Business Matching Fair 2026 dan MUIP Garuda Fund

7 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.