Surabaya (pilar.id) – Pada Jumat (19/8/2022) lalu, Dato’ Sri Tahir memberikan kuliah umum bertajuk “Nilai Tambah dalam Perjalanan Hidup sebagai Anak Muda Nasrani” di Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung Q kampus UK Petra tersebut, dikuti lebih dari 2.100 mahasiswa. Rektor UK Petra, Djawantoro Hardjito pun merasa bersyukur atas kedatangan salah satu orang terkaya di Indonesia tersebut.
“Sebuah kesempatan emas, belajar langsung dari Prof. Dr. Tahir, yang merupakan sosok yang berhasil membangun karakter dan dirinya sebagai pemimpin bangsa dengan memberikan dampak secara nyata bagi dunia,” kata Djwantoro Hardjito
Perlu diketahui, jika Tahir lahir dalam kondisi keterbatasan, serta tumbuh dengan didikan kedua orang tua yang mengedepankan nilai-nilai moral, integritas dan kepedulian.
Tak heran, jika hal tersebut membuat Tahir bukan hanya dikenal sebagai seorang konglomerat, tetapi juga sebagai Filantropis.
yang mendirikan “Tahir Foundation” sebagai organisasi nirlaba, yang diperuntukkan untuk kegiatan sosial.
Atas kegiatan seminar inspiratif ini, Djwantoro berharap mahasiswa UK Petra dapat menyerap kisah inspiratif dan motivasi untuk membantu masyarakat setelah mendengarkan sharing.
“Hal ini tentu saja sejalan dengan visi misi UK Petra yang mencetak pemimpin sosial global berbasis manusia seutuhnya atau Whole Person Education,” ujarnya.
Tak hanya itu, dalam kesempatan itu juga Dato’ Sri Tahir juga dilantik sebagai ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Keluarga Alumni Universitas Kristen Petra (Kanitra) periode 2021-2025, serta penandatanganan Nota Kesepahaman Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) Petra dengan Mayapada Group
Lalu berdasar keterangan Direktur Eksekutif YPTK Petra, Rolly Intan, jika Dato’ Sri Tahir, juga mendonasikan sebanyak 8 Milyar untuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa dari kawasan Timur Indonesia, serta kawasan 3T dan dua shuttle bus yang akan digunakan untuk transportasi para mahasiswa UK Petra.
“Donasi ini bukan yang pertama, tahun 2014, Dato’ Sri Tahir, juga memberikan donasi 2,5 Milyar untuk beasiswa dan 2 Milyar untuk pengembangan internasionalisasi di UK Petra,” pungkas Rolly Intan. (jel/fat)










