Jakarta (pilar.id) – Satuap Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jakarta Barat Rabu (6/4/2022) malam berhasil menjaring 4 perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) dan 2 orang transpuan.
Keenamnya ditangkap di daerah Grogol, Petamburan, Jakarta Barat. Tepatnya di tiga lokasi yakni, Kali Sekertaris, Tubagus Angke, dan Latumenten pada Rabu (6/4/2022) malam.
Penangkapan tersebut terjadi ketika Satpol PP sedang melaksanakan terhadap penyakit masyarakat yang terdiri dari penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan pekerja seks selama Ramadhan.
“Kita jangkau enam orang yang terdiri dari PSK dan transpuan malam ini,” kata Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Operasional Satpol PP Jakarta Barat, Ivand Sigiro saat ditemui ketika razia berlangsung.
Petugas menjaring terduga pekerja seks dan transpuan tersebut saat nongkrong di sepanjang jalan. Ketika ditangkap petugas, beberapa dari mereka ada yang tidak melawan dan melarikan diri, serta bersembunyi.
4 pekerja seks dan 2 transpuan yang telah berhasil ditangkap tersebut, nantinya akan diberikan pelatihan oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat. Mereka akan diberikan pelatihan dan dibina menjadi juru masak dan penjahit selama satu tahun di Panti Sosial Bin aKarya Wanita Harapan Mulya
“Ada kegiatan keterampilan untuk menopang kehidupan mereka setelah selesai dibina seperti menjahit, tata boga,” kata Kasatpel Suku Dinas Sosial Kecamatan Grogol Petamburan, Samatrin, saat di temui di kantor Kecamatan Grogol Petamburan, Rabu (6/4/2022) malam.
Pelatihan itu dilakukan agar mereka dan seluruh penghuni panti sosial lain mendapatkan modal keterampilan. Sehingga setelah ke luar dari panti sosial, meraka sudah punya modal untuk buka usaha ataupun bekerja di bidang lain.
Tidak hanya keterampilan, mereka juga akan dibekali oleh ilmu penguatan spiritual oleh pihak panti sosial. Dengan upaya-upaya tersebut, Samatrin berharap mereka yang keluar dari panti sosial tidak kembali ke jalan dan mengganggu kenyamanan masyarakat. (fat/antara)









