Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Biar dapat Bunga, Ini Salah Satu Motif Pemda Tumpuk Anggaran di Bank

Biar dapat Bunga, Ini Salah Satu Motif Pemda Tumpuk Anggaran di Bank

Peristiwa Herry Supriyatna23 Desember 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Pengendapan dana di bank yang dilakukan pemda ternyata memiliki motif tersendiri. Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) menilai, salah satunya motif pemda mengendapkan dananya di bank ialah karena ingin mendapatkan bunga yang besar.

“Pemda dengan sengaja mengendapkan anggarannya di bank untuk mendapatkan bunga. Itu salah satu motifnya,” kata Direktur Eksekutif KPPOD Armand Suparman kepada Pilar.id, Kamis (23/12/2021).

Motif lain pemda menunda belanja daerah, kata Armand, karena faktor pandemi. Daerah lebih hati-hati mengeluarkan anggaran karena dikhawatirkan angka covid-19 melonjak dan membutuhkan uang yang banyak.

Lebih jauh, Armand bilang, persoalan dana mengendap di bank menjadi persoalan setiap tahun, bukan hanya tahun ini saja. Bahkan, dari tahun ke tahun itu jumlahnya terus membengkak.

Selain masalah motif pemda, dia juga melihat bahwa serapan anggaran yang tidak maksimal disebabkan oleh permasalahan struktural. Apabila melihat alur penyusunan APBD hingga pengesahan APBD itu memakan waktu yang cukup kama.

Ketika APBD disahkan di Desember, proses juklak juknis akan masuk di Januari hingga Maret. Kemudian proses lelang baru terealisir dengan kontrak dan sebagainya bisa memakan waktu hingga pertengahan tahun. Nah, dana bari bisa dicairkan atau diserap Juli hingga Desember.

“Dengan begitu, tidak heran kalau serapan anggaran di semester pertama sangat kecil dibanding semeter kedua. Padahal di semester kedua dibatasi hanya sampai Desember,” kata dia.

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun, Mendagri Minta Pemda Kebut Vaksinasi Covid-19

Oleh sebab itu, agar persoalan tersebut tidak terulang kembali, ke depan perlu diperbaiki atau dipercepat alur penyusunan APBD. Setelah itu, pemerintah pusat harus memberikan sanksi kepada pemda yang masuk ke dalam kategori lambat dalam menyalurkan atau merealisasikan anggarannya.

Sanksi yang bisa diambil pemerintah pusat bisa saja dengan menunda dana transfer pemda atau pemerintah menentukan batas maksimal dana yang mengendap di bank. Sanksi yang ada itu diharapan tidakbuat daerah seenaknya untuk mengendapkan dananya di bank.

“Pusat selalu mendorong paradigma money follow the program, ini sangat sulit diterapkan karena pemda sulit menetapkan strategi fokus. Hampir semua program dijalankan pemda, tapi tidak diikuti dengan peningkatan kualitas belanja. Di sini pusat harus mengambil langkah tegas,” ujar Armand.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan pemantauan simpanan kas pemerintah daerah (Pemda) di perbankan bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Kepala Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Farida Peranginangin.

Tercatat terdapat 10 pemerintah provinsi yang diundang dalam kegiatan tersebut. 10 daerah itu dinilai memiliki jumlah simpanan yang cukup tinggi di perbankan, yakni DKI Jakarta dengan simpanan sebesar Rp12,953 triliun, Aceh sebanyak Rp4,426 triliun, Papua sebanyak Rp3,829 triliun, Jawa Timur sebanyak Rp2,751 triliun, Jawa Barat sebesar Rp2,566 triliun, Kalimantan Timur sebesar Rp2,070 triliun, Papua Barat sebesar Rp1,947 triliun, Riau sebesar Rp1,426 triliun, Sumatera Utara sebesar Rp1,128 triliun, dan Jawa Tengah sebesar Rp1,028 triliun.

Baca Juga  Menjadi Tuan Rumah KTT G20, Mendagri: Kebersihan Daerah Cerminan Pengelolaan Pemerintahan yang Baik

Ia menyampaikan, simpanan kas daerah di perbankan membuat realisasi belanja menjadi berkurang dan terkesan ada dana yang tidak bergerak (idle), apalagi ada dana yang didepositokan.

“(Kami) ingin mendapat masukan klarifikasi dari rekan-rekan gubernur. Kita sengaja mengundang 10 gubernur karena ini memang yang kita lihat datanya simpanannya relatif terbesar dari 34 provinsi yang ada,” kata Tito, kemarin. (her)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

APBD KPPOD Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian

Berita Lainnya

Pj. Gubernur Adhy Sampaikan Nota Keuangan Raperda APBD 2025 Sesuai RKPD Jatim 2025

26 Oktober 2024
Ilustrasi Kota Jakarta (foto: Tom Fisk, unsplash)

Jakarta: Dari DKI Bakal Jadi DKJ, Apa Bedanya?

19 Maret 2024

Mendagri Ajak Pemda Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Harga Komoditas

16 Oktober 2023

Mendagri: Pemda jadi Garda Terdepan Optimalkan Stok Beras dan Pengendalian Inflasi

16 Oktober 2023
Agus Fatoni, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri

Kemendagri Minta Daerah Segara Percepat Realisasi APBD untuk Pencapaian Target Pembangunan

6 September 2023
Mendagri Muhammad Tito Karnavian

Mendagri Minta 9 Penjabat Gubernur yang Baru Dilantik untuk Bersikap Netral

5 September 2023

Mendagri Tekankan Pentingnya Pemda Perhatikan Kenaikan Harga Beras

4 September 2023
Muhammad Tito Karnavian

Bukan Pemisahan Wilayah, Mendagri: Tujuan Otonomi Daerah adalah Kemandirian Fiskal

30 April 2023
Muhammad Tito Karnavian

Perppu Pemilu Disahkan Menjadi Undang-undang

6 April 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.