Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Politik»Isu Penundaan Pemilu dan Tiga Periode Tidak Menarik, tapi Kok Bisa Bertahan Lama?

Isu Penundaan Pemilu dan Tiga Periode Tidak Menarik, tapi Kok Bisa Bertahan Lama?

Politik Herry Supriyatna22 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Direktur Pusat Media dan Demokrasi Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Wijayanto mengatakan, isu penundaan pemilu bukanlah isu menarik yang akan bertahan lama di media sosial. Menurut dia, isu artis yang sedang naik daun saja paling lama hanya bertahan beberapa minggu.

“Jika isu penundaan pemilu dan tiga periode presiden yang dapat bertahan lama selama satu tahun, maka bisa disimpulkan isu tersebut ada yang memelihara. Hal itu merupakan hasil riset LP3ES, Drone Emprit dan isu yang bertahan lama tersebut dikelola oleh sepasukan siber medsos,” kata Wijayanto, Selasa (22/3/2022).

Apalagi, kata dia, perpanjangan masa jabatan presiden merupakan hal inkonstitusional dan pengingkaran terhadap aturan main demokratis. Hal itu adalah ciri pertama dari empat kematian demokrasi.

Lalu, kedua, adanya penyangkalan terhadap legitimasi lawan politik. Ketiga, adanya toleransi atau anjuran kekerasan. Keempat, adanya kesediaan membatasi kebebasan sipil lawan termasuk media massa.

Menurutnya, manipulasi opini publik adalah tren ruang publik digital yang bersamaan dengan kriminalisasi aktivis lewat UU ITE dan tren serangan teros siber kepada para aktivis pro-demokrasi, peretasan akun aktivis dan lain sebagainya.

“Terjadi juga premanisme digital, sebuah penanda lain dari manipulasi opini publik, yang disebut ciri dari otoritarianisme digital,” kata dia.

Oleh sebab itu, harus ada pernyataan tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menolak wacana tiga periode. Jokowi harus menghentikan perdebatan dan menolak wacana tersebut di tengah masih banyaknya pekerjaan rumah bangsa substantive yang belum selesai.

Baca Juga  Bawaslu: Keputusan PN Jakarta Pusat Tak Bisa jadi Landasan Menunda Pemilu 2024

Mulai dari ketimpangan ekonomi, pemulihan ekonomi paska pandemi, kerusakan lingkungan dan isu penting lain. Belajar dari sejarah, demokrasi di Indonesia mengalami kemunduran dan menjadi otoriter setelah gagal dalam era demokrasi parlementer.

Setelah itu, Indonesia seolah masuk dalam black hole, lubang hitam sejarah pada 1965. Setelah sebelumnya juga muncul kehendak menjadikan Sukarno presiden seumur hidup.

Sesudah itu, Indonesia seolah sulit kembali ke demokrasi seutuhnya ketika Presiden Soeharto berkuasa 32 tahun. Paska demokrasi Indonesia memang menjadi seperti era demokrasi parlementer tetapi struktur politik masih sama seperti era Ordr Baru, adanya kekuasaan para elit dan oligarki yang membajak demokrasi.

“Indonesia adalah negara demokrasi, tetapi tidak sepenuhnya demokratis,” pungkasnya. (her/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
kematian demokrasi memelihara isu Penundaan Pemilu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden sejarah hitam demokrasi

Berita Lainnya

Jokowi Dukung KPU Ajukan Banding KPU Soal Penundaan Pemilu

6 Maret 2023

Ganjar Pranowo Sebut Putusan Penundaan Pemilu Tidak Masuk Akal

6 Maret 2023

Ketum Partai Prima Tegaskan Tak Gugat Sengketa Pemilu di PN Jakarta Pusat, Hanya Ingin Lolos jadi Peserta Pemilu

3 Maret 2023
ilustrasi pemilu 2024

Bawaslu: Keputusan PN Jakarta Pusat Tak Bisa jadi Landasan Menunda Pemilu 2024

3 Maret 2023
Pemilu

Isu Penundaan Pemilu, Begini Tanggapan Komisi II DPR RI

6 Februari 2023

Saiful Mujani: Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi Tapi, Tetap Tolak Perubahan Masa Jabatan Presiden

29 Desember 2022
KPU Pemilu Pilkada Pilpres

BRIN: Isu Penundaan Pemilu bisa Dimunculkan Lagi Jika Tahun Depan Benar-benar ‘Gelap’

31 Oktober 2022

Gaungkan Penundaan Pemilu, Politisi PDIP Minta Jokowi Pecat Luhut

9 April 2022

PARA Syndicate: Pernyataan Jokowi Tak Jelaskan Posisi Terkait Penundaan Pemilu

9 April 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.