Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Dukung Produktivitas Kurir, Telkomsel dan SiCepat Ekspres Luncurkan Paket Siap Antar hingga 46GB
  • Transformasi Digital Blok Rokan: Empat Inovasi Berbasis AI Milik PHR Borong Penghargaan di IOC Forum 2026
  • Sajama Cut Gelar Recollecting No. VII di M Bloc, Satukan Enam Musisi Lintas Genre dan Syuting Video Musik
  • Meta Luncurkan Small Business Growth Academy, Bekali UMKM Indonesia Keterampilan Praktis AI
  • Sinergi Hulu Migas: Danantara Tinjau Lapangan SPS Pertamina Hulu Mahakam Guna Ketahanan Energi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Anggaran Pangan di APBN 2023 Kecil, Pengamat: Waspada Kelaparan!

Anggaran Pangan di APBN 2023 Kecil, Pengamat: Waspada Kelaparan!

Peristiwa M. Fathur Rohman1 Desember 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pakar Kebijakan Publik dari Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat. (Foto: Istimewa)

Jakarta (pilar.id) – Salah satu isu yang diangkat dalam gelaran KTT G20 di Indonesia beberapa waktu lalu adalah soal ketahanan pangan dunia menghadapi resesi perekonomian global. Namun, anggaran terkait dengan pangan di Indonesia, justru tidak jadi prioritas pemerintah dalam penentuan APBN 2023.

Seperti yang sudah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 akan difokuskan pada 6 kebijakan strategis. Dari enam sektor itu, sektor pangan tidak masuk sebagai salah satu prioritas.

Kebijakan-kebijakan tersebut meliputi, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial, dan melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas khususnya infrastruktur yang mendukung transformasi ekonomi.

Kemudian, pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), dan revitalisasi industri dalam rangka mendorong hilirisasi. Terakhir, pemantapan reformasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi.

Menanggapi hal itu, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat mengatakan, tahun depan negara yang biasa ekspor pangan akan mengurangi bahkan menahan komoditasnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sebagai langkah mengatasi krisis pangan. Hal itu sebagai dampak dari resesi ekonomi yang diramalkan semua negara akan terkena imbasnya.

“Sehingga Indonesia harus bersiap dengan kemungkinan terjadinya permasalahan impor pangan,” kata Hidayat, di Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Pemerintah, lanjut Hidayat, mestinya menyiapkan alokasi anggaran yang besar untuk membiayai program ketahanan pangan. Sayangnya, alokasi anggaran untuk ketahanan pangan ini yang paling kecil. “Hal ini beresiko akan ada banyak masyarakat yang akan kelaparan tahun depan,” kata dia.

Baca Juga  Meski Hadapi banyak Tekanan, Apindo: Indonesia Tak Mungkin Resesi!

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, alokasi ketahanan pangan Rp104,2 triliun. Sementara untuk pendidikan merupakan alokasi terbesar di APBN, yakni sebesar Rp612,2 triliun. Untuk perlindungan sosial sebesar Rp476 triliun, bidang energi, termasuk subsidi dan kompensasi sebesar Rp341,3 triliun, kesehatan Rp178,7 triliun, alokasi ke infrastruktur Rp392,1 triliun, serta pertahanan keamanan TNI Polri sebesar Rp316,9 triliun.

“Postur anggaran ini dikhawatirkan tidak mampu menjawab permasalahan besar yang akan dihadapi di tahun 2023,” kata Hidayat.

Hidayat menambahkan, kondisi geopolitik yang tidak kondusif lantaran konflik Rusia dan Ukraina juga di beberapa negara lainnya telah menimbulkan inflasi global yang tinggi. Krisis pangan dan energi akan menjadi mimpi buruk bagi masyarakat dunia. Belum lagi, badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang akan semakin menggila dan harus segera diantisipasi dari saat ini.

Pemerintah, kata Hidayat, harus bisa menahanan diri dengan menangguhkan infrastruktur prioritas yang tidak berpengaruh signifikan terhadap pemulihan ekonomi serta ketahanan pangan dan energi. Khususnya megaproyek IKN yang hanya akan menjadi penghambat dalam menjaga kestabilan saat resesi ekonomi melanda.

“Apalagi belum ada investor yang tertarik dengan proyek ini. Tapi entah bagaimana pemerintah masih terus memaksakan diri,” tandasnya. (ach/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
APBN 2023 impor pangan kelaparan Pangan prioritas APBN 2023 resesi ekonomi

Berita Lainnya

100 hari Trump picu gejolak ekonomi dan politik global. Indonesia wajib siapkan strategi agar tetap kompetitif di tengah ketidakpastian dunia.

100 Hari Trump: Gejolak Ekonomi dan Geopolitik Ancam Indonesia

3 Mei 2025
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (foto: instagram @muhadjir_effendy)

23 Orang Dikabarkan Meninggal Akibat Kelaparan, Muhadjir Effendy: Belum Ada Konfirmasi

25 Oktober 2023
Presiden RI Joko Widodo (foto: Dok Setkab RI)

Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Sampaikan Enam Poin Penting

3 Juli 2023

APBN Surplus Rp131,8 Triliun

14 Maret 2023

Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum, Jamin Ketersediaan Pangan Warga Terdampak Banjir

1 Januari 2023

Hadapi Resesi 2023 Lewat Tips Olah Keuangan dari Pakar Ekonomi Ubaya

31 Desember 2022

Jawa Tengah Jadi Provinsi Terbaik Pengawasan Pangan Segar, Ganjar: Konsistensi Ini Penting

29 Desember 2022

Ada 828 Juta Orang Kelaparan, Indef: Ancaman Krisis Pangan Kian Nyata

16 Desember 2022
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Alokasi APBN 2023 Capai 104 Triliun, Jateng Gaspol

6 Desember 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
Berita Lainnya
Telkomsel dan SiCepat Ekspres meluncurkan Paket Siap Antar dengan kuota hingga 46GB. Solusi digital untuk dongkrak efisiensi kurir logistik.

Dukung Produktivitas Kurir, Telkomsel dan SiCepat Ekspres Luncurkan Paket Siap Antar hingga 46GB

10 Juli 2026
Empat inovasi AI PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) raih penghargaan di IOC Forum 2026. Sukses pangkas biaya operasional dan dongkrak produksi migas nasional.

Transformasi Digital Blok Rokan: Empat Inovasi Berbasis AI Milik PHR Borong Penghargaan di IOC Forum 2026

9 Juli 2026
Sajama Cut kembali menghadirkan Recollecting No. VII di COMA M Bloc pada 11 Juli 2026 dengan enam musisi independen serta syuting video musik bersama penonton.

Sajama Cut Gelar Recollecting No. VII di M Bloc, Satukan Enam Musisi Lintas Genre dan Syuting Video Musik

9 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.