Semarang (pilar.id) – Kasus kekerasan kembali terjadi di Kota Semarang. Kali ini, seorang debt collector bernama Zaenal Arifin (36) menjadi korban pengeroyokan brutal yang terjadi di Jalan Raya Rabugarut, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban, yang diketahui berdomisili di Tlahab, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, mengalami luka serius akibat insiden tersebut. Ia menderita lebam di kedua mata, pendarahan dari hidung dan mulut, serta memar di kepala, punggung, dan pergelangan tangan.
Kapolsek Ngaliyan, Kompol Indra Romantika, membenarkan peristiwa ini dan menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku, masing-masing berinisial IP (22) dan S (33), yang merupakan warga setempat.
“Mereka diduga kuat melakukan pengeroyokan secara bersama-sama terhadap korban hingga menyebabkan luka-luka,” jelas Kompol Indra saat dikonfirmasi, Rabu (21/5/2025).
Barang Bukti dan Pemeriksaan Lanjutan
Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya kaos, topi, celana pendek, tas selempang, helm, dan celana jins panjang yang dikenakan saat kejadian berlangsung.
Saat ini, kedua pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Ngaliyan, sementara aparat masih terus menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dalam insiden ini.
“Kasus ini kami proses dengan Pasal 170 KUHP, yakni tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama. Kami masih dalami motif serta potensi keterlibatan pihak lain,” imbuh Kompol Indra.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan di lingkungan sekitarnya.
Langkah ini penting untuk menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama menjelang momen-momen besar seperti Idul Adha yang kerap diwarnai peningkatan mobilitas dan potensi konflik.
“Kami mohon partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga lingkungan. Laporkan segera ke pihak berwajib bila ada kejadian mencurigakan atau tindakan kekerasan,” tutup Kompol Indra. (mad/ted)









