Surabaya (pilar.id) – Sekitar 59 mahasiswa semester 6 Jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora UIN KH Ahmad Shiddiq Jember mengunjungi Perpustakaan Stikosa-AWS pada Kamis (8/6/2023) siang.
Kunjungan ini dilakukan oleh rombongan mahasiswa untuk mencari literatur dan sumber referensi dari koleksi Perpustakaan Stikosa-AWS, yang dianggap sebagai satu-satunya Ladang Emas referensi bagi mereka yang sedang mengerjakan Skripsi.
“Dalam perpustakaan Stikosa-AWS terdapat Ladang Emas bagi mahasiswa untuk mencari literatur dan referensi tugas Skripsi. Saat saya masih menjadi mahasiswa dan sedang mengerjakan Skripsi, saya menemukan literatur penting dan lengkap hanya di perpustakaan kampus ini. Oleh karena itu, sekarang kami mengajak para mahasiswa untuk datang ke sini dan menggali sumber dari Ladang Emas Stikosa-AWS,” ungkap Daimatul Afidah, dosen pengampu Ilmu Sejarah Peradaban Islam UIN KH. Ahmad Shiddiq Jember.
Sebagai kampus Jurnalistik tertua di Indonesia Timur, Stikosa-AWS memiliki koleksi Koran-Koran Kuno yang bernilai sejarah.
Menurut Akbar Nusa Saputra, Kepala Perpustakaan Stikosa-AWS, koleksi perpustakaan ini mencakup Surat Kabar Surabaya Post, Suara Pembaharuan, Memorandum, serta sejumlah surat kabar lainnya, termasuk Majalah TEMPO yang terbit sejak tahun 1950-an hingga tahun 2000-an. Semua koleksi media cetak ini tersusun dengan rapi dalam bundelan-bundelan edisi terbitannya dan disimpan di Perpustakaan.
Perpustakaan Stikosa-AWS menjadi referensi bagi perguruan tinggi di dalam dan di luar Surabaya, terutama bagi mahasiswa yang mempelajari ilmu budaya dan sejarah.
Husnul Widad, seorang mahasiswi dari Jurusan Sejarah Peradaban Islam UIN KH. Ahmad Shiddiq Jember, mengaku kesulitan membaca berita koran kuno yang masih menggunakan ejaan lama. Namun, ia merasa senang karena menemukan referensi yang dicarinya mengenai sejarah Stasiun KA dari tahun 1913 hingga 1974.
“Saya menemukan referensi untuk Skripsi saya berupa beberapa berita di salah satu koran Surabaya Post terbitan pada tanggal 7 Juni 1961 di Perpustakaan Stikosa-AWS. Meskipun agak kesulitan membacanya karena masih menggunakan ejaan lama, koleksi koran kuno ini sangat membantu saya,” ungkapnya.
Kedatangan rombongan mahasiswa UIN KH. Ahmad Shiddiq Jember disambut dengan hangat oleh pimpinan akademik Stikosa-AWS.
Dalam prosesi penyambutan, Wakil Ketua 1 Stikosa-AWS, Dwi Prasetyo, Kepala Program Studi Stikosa-AWS, dan Kepala Perpustakaan memberikan tali asih kepada koordinator mahasiswa, dosen pengampu, dan Kepala Perpustakaan UIN KH. Ahmad Shiddiq Jember yang mendampingi mereka. (hdl)









