Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Esai»Semua Gara-gara Keajaiban di Sungai Han

Semua Gara-gara Keajaiban di Sungai Han

Esai Hendro D. Laksono9 Desember 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Percayalah, hingga kini, Korean wave atau Hallyu, terus menggempur banyak sendi kehidupan di dunia, termasuk di Indonesia. Fenomena penyebaran budaya pop Korea Selatan ini sejatinya tidak terjadi secara tiba-tiba. Hallyu melibatkan berbagai aspek, termasuk musik, drama televisi, film, makanan, fashion, dan logika bisnis.

Semua bermula pada awal 1990-an, saat pertumbuhan ekonomi Korea Selatan, juga dikenal sebagai Keajaiban di Sungai Han atau Miracle on the Han River, membantu menciptakan fondasi untuk pengembangan industri hiburan.

Keajaiban di Sungai Han pada pertumbuhan ekonomi yang luar biasa yang dialami oleh Korea Selatan pada tahun 1960-an hingga 1990-an. Ekonomi Korea Selatan mengalami transformasi yang sangat cepat dan berhasil mencapai kemajuan yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Nama Keajaiban di Sungai Han sendiri merujuk pada Sungai Han yang melintasi Seoul, ibu kota Korea Selatan.

Sebuah catatan menyebut, apa yang terjadi pada saat itu memunculkan cara berpikir dan faktor kunci yang menyebabkan keberhasilan Keajaiban di Sungai Han.

Pemerintah Korea Selatan, khususnya pada masa pemerintahan Presiden Park Chung-hee (1961-1979), menerapkan kebijakan ekonomi yang fokus pada industrialisasi. Pemerintah memainkan peran aktif dalam mengarahkan investasi, mengembangkan infrastruktur, dan memberikan dukungan kepada sektor-sektor industri tertentu.

Dari sisi perilaku usaha, Korea Selatan memilih untuk fokus pada sektor ekspor dan industri manufaktur. Ini melibatkan pengembangan industri berat, seperti baja dan kimia, serta pembangunan industri elektronik dan otomotif.

Mengiringi strategi ini, pemerintah Korea Selatan memberikan prioritas tinggi pada pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia. Ini menciptakan tenaga kerja yang terampil dan mampu mendukung sektor industri yang berkembang.

Baca Juga  Sukses Tampil di Festival Lollapalooza, J-Hope BTS Pikat Ribuan Penggemar

Mereka juga menciptakan hubungan erat antara pemerintah dan sektor swasta, yang kelak diketahui sebagai kunci sukses penguatan ekonomi negara. Pemerintahnya memberikan insentif, dukungan keuangan, dan bantuan lainnya kepada perusahaan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Meskipun krisis minyak pada tahun 1970-an memukul banyak ekonomi, Korea Selatan berhasil mengelolanya dengan baik. Pemerintah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi keuangannya dan melanjutkan kebijakan industrialisasi.

Korea Selatan juga berhasil mendiversifikasi ekonominya dari sektor-sektor berat ke sektor teknologi dan elektronik, termasuk produksi semikonduktor dan perangkat elektronik konsumen.

Pertumbuhan ekonomi yang pesat ini mengubah Korea Selatan dari sebuah negara yang bergantung pada pertanian menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Dalam beberapa dekade, Korea Selatan berhasil menciptakan merek-merek global seperti Samsung, Hyundai, dan LG, serta membangun keunggulan dalam industri teknologi informasi dan komunikasi. Ya, Keajaiban di Sungai Han adalah salah satu cerita sukses dari perkembangan ekonomi Asia pada abad ke-20.

Dampak di Industri Hiburan

Saat Psy mengenalkan Gangnam Style, industri hiburan dunia dibikin kalang kabut. Bagaimana Psy, mampu menaklukkan popularitas Katy Perry dan Lady GaGa di MTV EMA. Padahal secara tampang, Psy jelas jauh dari difinisi umum mega bintang.

Lalu berbagai analisa pun muncul. Bahwa ini gelombang baru yang tak terelakkan. Baru? Tidak. Lagi-lagi semua bermula dari Keajaiban di Sungai Han.

Baca Juga  Suho EXO Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Solo 10 Agustus 2024 Mendatang

Saat drama televisi Korea, seperti What is Love? (1991) dan Eyes of Dawn (1991), mulai mendapatkan popularitas di Asia Timur. Pada saat bersamaan grup musik seperti H.O.T dan Seo Taiji and Boys juga melaju kencang dan membentuk dasar musik pop Korea (K-pop).

Puncaknya, saat gelaran Piala Dunia di 2002 yang diselenggarakan bersama oleh Korea Selatan dan Jepang, memberikan platform internasional yang besar untuk memperkenalkan budaya Korea kepada penonton global.

Lalu didukung penyebaran internet yang cepat dan media sosial membantu menyebarkan konten Korea Selatan ke seluruh dunia, memungkinkan penggemar di luar negeri untuk mengakses dan berbagi lebih banyak konten.

Kemudian, pertengahan hingga akhir 2000-an, drama televisi Korea dan musik K-pop mencapai popularitas yang luar biasa di berbagai negara di Asia dan kemudian di seluruh dunia. Saat itu juga jagad fashion dan gaya hidup Korea Selatan mulai menarik perhatian internasional. Merek-merek fashion Korea dan produk kecantikan K-beauty menjadi tren global.

Korean wave terus berkembang dan memiliki dampak yang signifikan pada industri hiburan global, fashion, dan tren kecantikan. Fenomena ini terus memainkan peran penting dalam mempromosikan kekayaan budaya Korea ke seluruh dunia.

Di sisi lain, sejumlah pelaku bisnis dunia justru mengail inspirasi dari model penguatan ekonomi yang berkelanjutan, bukan showbiz-nya.

Saat gelombang ini datang, dan sejatinya tidak tiba-tiba, siapa bisa menyangkal?

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Drama Korea K-pop

Berita Lainnya

Jisoo

Jisoo BLACKPINK Raih Madame Figaro Rising Star Award di Canneseries 2026

11 Maret 2026
Undercover Miss Hong (2026) (foto: Dok TVN)

Sinopsis Undercover Miss Hong (2026): Saat Park Shin-hye Jadi Inspektur yang Menyamar di Drama tvN 2026

15 Februari 2026
Go Youn-jung dan Kim Seon-ho dalam Can This Love Be Translated? (2026) (foto: Dok Netflix via IMDb)

Can This Love Be Translated Tayang di Netflix, Drakor Romantis Kim Seon-ho dan Go Youn-jung Curi Perhatian

18 Januari 2026
Go Won Hee

Go Won Hee Umumkan Cerai dari Suami Setelah Dua Tahun Menikah, Agensi Minta Publik Tak Berspekulasi

25 November 2025
Ha Ji Won (foto: instagram @hajiwon1023)

Wah, Ada Nama Ju Ji Hoon dan Ha Ji Won dalam Daftar Pemeran di Drama Climax

24 November 2025
Tangkapan layar official music video teaser 'Eyes Closed' JISOO X ZAYN (sumber: Youtube @JISOO)

Jisoo BLACKPINK dan Zayn Malik Kolaborasi dalam Eyes Closed, Teaser Video Musiknya Bikin Heboh!

9 Oktober 2025
Bon Appétit, Your Majesty (2025)

Sinopsis Bon Appétit, Your Majesty (2025): Drama Korea Tayang di Netflix, Dibintangi Im Yoon-ah

7 September 2025
G.NA dan catatan kecilnya untuk pengemar, yang sekaligus menandai kebangkitannya (sumber: instagram @missginachoi87)

Setelah 9 Tahun, G.NA Kembali Sapa Penggemar dengan Pesan Menyentuh di Instagram

6 September 2025
Jimin BTS (foto: instagram @j.m)

Jimin BTS dan Song Da Eun Diduga Jalin Hubungan Spesial, Ini Penjelasan BigHit Music

1 September 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.