Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini
  • Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Esai»Semua Gara-gara Keajaiban di Sungai Han

Semua Gara-gara Keajaiban di Sungai Han

Esai Hendro D. Laksono9 Desember 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Percayalah, hingga kini, Korean wave atau Hallyu, terus menggempur banyak sendi kehidupan di dunia, termasuk di Indonesia. Fenomena penyebaran budaya pop Korea Selatan ini sejatinya tidak terjadi secara tiba-tiba. Hallyu melibatkan berbagai aspek, termasuk musik, drama televisi, film, makanan, fashion, dan logika bisnis.

Semua bermula pada awal 1990-an, saat pertumbuhan ekonomi Korea Selatan, juga dikenal sebagai Keajaiban di Sungai Han atau Miracle on the Han River, membantu menciptakan fondasi untuk pengembangan industri hiburan.

Keajaiban di Sungai Han pada pertumbuhan ekonomi yang luar biasa yang dialami oleh Korea Selatan pada tahun 1960-an hingga 1990-an. Ekonomi Korea Selatan mengalami transformasi yang sangat cepat dan berhasil mencapai kemajuan yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Nama Keajaiban di Sungai Han sendiri merujuk pada Sungai Han yang melintasi Seoul, ibu kota Korea Selatan.

Sebuah catatan menyebut, apa yang terjadi pada saat itu memunculkan cara berpikir dan faktor kunci yang menyebabkan keberhasilan Keajaiban di Sungai Han.

Pemerintah Korea Selatan, khususnya pada masa pemerintahan Presiden Park Chung-hee (1961-1979), menerapkan kebijakan ekonomi yang fokus pada industrialisasi. Pemerintah memainkan peran aktif dalam mengarahkan investasi, mengembangkan infrastruktur, dan memberikan dukungan kepada sektor-sektor industri tertentu.

Dari sisi perilaku usaha, Korea Selatan memilih untuk fokus pada sektor ekspor dan industri manufaktur. Ini melibatkan pengembangan industri berat, seperti baja dan kimia, serta pembangunan industri elektronik dan otomotif.

Mengiringi strategi ini, pemerintah Korea Selatan memberikan prioritas tinggi pada pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia. Ini menciptakan tenaga kerja yang terampil dan mampu mendukung sektor industri yang berkembang.

Baca Juga  Peningkatan Rating Pesat, Drama Extraordinary Attorney Woo akan Diremake Versi Amerika

Mereka juga menciptakan hubungan erat antara pemerintah dan sektor swasta, yang kelak diketahui sebagai kunci sukses penguatan ekonomi negara. Pemerintahnya memberikan insentif, dukungan keuangan, dan bantuan lainnya kepada perusahaan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Meskipun krisis minyak pada tahun 1970-an memukul banyak ekonomi, Korea Selatan berhasil mengelolanya dengan baik. Pemerintah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi keuangannya dan melanjutkan kebijakan industrialisasi.

Korea Selatan juga berhasil mendiversifikasi ekonominya dari sektor-sektor berat ke sektor teknologi dan elektronik, termasuk produksi semikonduktor dan perangkat elektronik konsumen.

Pertumbuhan ekonomi yang pesat ini mengubah Korea Selatan dari sebuah negara yang bergantung pada pertanian menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Dalam beberapa dekade, Korea Selatan berhasil menciptakan merek-merek global seperti Samsung, Hyundai, dan LG, serta membangun keunggulan dalam industri teknologi informasi dan komunikasi. Ya, Keajaiban di Sungai Han adalah salah satu cerita sukses dari perkembangan ekonomi Asia pada abad ke-20.

Dampak di Industri Hiburan

Saat Psy mengenalkan Gangnam Style, industri hiburan dunia dibikin kalang kabut. Bagaimana Psy, mampu menaklukkan popularitas Katy Perry dan Lady GaGa di MTV EMA. Padahal secara tampang, Psy jelas jauh dari difinisi umum mega bintang.

Lalu berbagai analisa pun muncul. Bahwa ini gelombang baru yang tak terelakkan. Baru? Tidak. Lagi-lagi semua bermula dari Keajaiban di Sungai Han.

Baca Juga  Left and right, Kolaborasi Charlie Puth dengan Jungkook BTS

Saat drama televisi Korea, seperti What is Love? (1991) dan Eyes of Dawn (1991), mulai mendapatkan popularitas di Asia Timur. Pada saat bersamaan grup musik seperti H.O.T dan Seo Taiji and Boys juga melaju kencang dan membentuk dasar musik pop Korea (K-pop).

Puncaknya, saat gelaran Piala Dunia di 2002 yang diselenggarakan bersama oleh Korea Selatan dan Jepang, memberikan platform internasional yang besar untuk memperkenalkan budaya Korea kepada penonton global.

Lalu didukung penyebaran internet yang cepat dan media sosial membantu menyebarkan konten Korea Selatan ke seluruh dunia, memungkinkan penggemar di luar negeri untuk mengakses dan berbagi lebih banyak konten.

Kemudian, pertengahan hingga akhir 2000-an, drama televisi Korea dan musik K-pop mencapai popularitas yang luar biasa di berbagai negara di Asia dan kemudian di seluruh dunia. Saat itu juga jagad fashion dan gaya hidup Korea Selatan mulai menarik perhatian internasional. Merek-merek fashion Korea dan produk kecantikan K-beauty menjadi tren global.

Korean wave terus berkembang dan memiliki dampak yang signifikan pada industri hiburan global, fashion, dan tren kecantikan. Fenomena ini terus memainkan peran penting dalam mempromosikan kekayaan budaya Korea ke seluruh dunia.

Di sisi lain, sejumlah pelaku bisnis dunia justru mengail inspirasi dari model penguatan ekonomi yang berkelanjutan, bukan showbiz-nya.

Saat gelombang ini datang, dan sejatinya tidak tiba-tiba, siapa bisa menyangkal?

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Drama Korea K-pop

Berita Lainnya

newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
Jisoo

Jisoo BLACKPINK Raih Madame Figaro Rising Star Award di Canneseries 2026

11 Maret 2026
Undercover Miss Hong (2026) (foto: Dok TVN)

Sinopsis Undercover Miss Hong (2026): Saat Park Shin-hye Jadi Inspektur yang Menyamar di Drama tvN 2026

15 Februari 2026
Go Youn-jung dan Kim Seon-ho dalam Can This Love Be Translated? (2026) (foto: Dok Netflix via IMDb)

Can This Love Be Translated Tayang di Netflix, Drakor Romantis Kim Seon-ho dan Go Youn-jung Curi Perhatian

18 Januari 2026
Go Won Hee

Go Won Hee Umumkan Cerai dari Suami Setelah Dua Tahun Menikah, Agensi Minta Publik Tak Berspekulasi

25 November 2025
Ha Ji Won (foto: instagram @hajiwon1023)

Wah, Ada Nama Ju Ji Hoon dan Ha Ji Won dalam Daftar Pemeran di Drama Climax

24 November 2025
Tangkapan layar official music video teaser 'Eyes Closed' JISOO X ZAYN (sumber: Youtube @JISOO)

Jisoo BLACKPINK dan Zayn Malik Kolaborasi dalam Eyes Closed, Teaser Video Musiknya Bikin Heboh!

9 Oktober 2025
Bon Appétit, Your Majesty (2025)

Sinopsis Bon Appétit, Your Majesty (2025): Drama Korea Tayang di Netflix, Dibintangi Im Yoon-ah

7 September 2025
G.NA dan catatan kecilnya untuk pengemar, yang sekaligus menandai kebangkitannya (sumber: instagram @missginachoi87)

Setelah 9 Tahun, G.NA Kembali Sapa Penggemar dengan Pesan Menyentuh di Instagram

6 September 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.