Denpasar (pilar.id) – Bakal calon presiden (bacapres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, mengungkapkan kriteria untuk sosok calon wakil presiden versi dirinya. Ganjar menyebut bahwa sosok tersebut harus memiliki visi dan misi yang sama.
“Harus punya visi yang sama, punya nilai-nilai yang sama, dan kita harus bisa kompak. Pokoknya, harus memenuhi banyak kualifikasi,” kata Ganjar setelah melakukan pertemuan konsolidasi bersama PDIP Bali pada Sabtu (17/6/2023).
Ketika ditanya mengenai sosok cawapres yang dekat dengan anak muda, Ganjar menyatakan bahwa hal tersebut bukanlah keharusan. Yang penting adalah memiliki semangat yang muda.
Ganjar menjelaskan bahwa sosok tersebut harus dapat memahami berbagai persoalan dan mampu mengambil keputusan yang diperlukan, termasuk persoalan yang dihadapi oleh generasi muda.
“Tidak harus selalu dekat dengan anak muda, karena banyak anak muda yang pemikirannya sudah tua. Begitu juga sebaliknya, ada orang tua yang pemikirannya masih muda,” jelasnya.
Yang penting, lanjut Ganjar, adalah semangatnya. “Jika semangatnya masih muda, itu lebih baik. Namun, ada juga tokoh-tokoh yang sudah senior namun memiliki semangat yang muda, mereka paham,” tambahnya.
Mereka, kata Ganjar, dapat memahami persoalan secara menyeluruh, dan mampu menerjemahkannya dalam keputusan-keputusan yang spesifik namun berdampak langsung pada kelompok-kelompok tersebut.
“Itulah yang menjadi fokus kita,” tandasnya. Ganjar juga mengungkapkan bahwa ia sering mendengar keluhan dari generasi muda, termasuk terkait ketersediaan sarana dan prasarana yang dapat mendukung hobi mereka.
Ganjar berharap calon wakil presiden yang memiliki visi yang sama dengannya dapat mendengarkan keluhan-keluhan tersebut dan mencari solusinya.
“Seringkali, kami para senior atau mereka yang ada di pemerintahan tidak mendengarkan keluhan-keluhan seperti mengapa tidak ada tempat bagi para skater, mengapa kami yang ahli dalam olahraga bounding tidak mendapatkan respons yang memadai,” katanya.
“Saya menemukan hal tersebut ketika bertemu dengan anak-anak muda di Grobogan, mereka adalah pelajar yang menyampaikan cita-cita mereka. Saya berkata kepada mereka bahwa mereka harus ikut bersama saya. Saya juga bertemu dengan teman-teman kreatif dari kalangan anak muda, dan itulah yang membuat semangat mereka membara,” tambahnya. (hdl)










