Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Terbukti Bertahan di Tengah Pandemi, Miranda Goeltom: Dunia Akui Kebijakan Fiskal Indonesia

Terbukti Bertahan di Tengah Pandemi, Miranda Goeltom: Dunia Akui Kebijakan Fiskal Indonesia

Ekonomi Hendro D. Laksono18 Juli 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Miranda S Goeltom, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, saat menjadi moderator dalam Kuliah Umum Indonesia’s Economic Resilience and Future Challenges bagi peserta PPRA 63 dan 64 Lemhannas RI, di Gedung Lemhannas, Jakarta (foto: Antara)

Jakarta (pilar.id) – Di tengah krisis dunia akibat peperangan, pandemi Covid-19, dan faktor lainnya, dunia ternyata mengakui keberhasilan Indonesia dalam menjaga kondisi perekonomian agar tetap stabil.

Hal ini disampaikan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Miranda Goeltom saat menjadi moderator dalam Kuliah Umum ‘Indonesia’s Economic Resilience and Future Challenges’ bagi peserta PPRA 63 dan 64 Lemhannas RI, di Gedung Lemhannas, Jakarta, Senin (18/7/2022).

“Secara umum Indonesia kuat untuk bertahan. Sepanjang sejarah perekonomian beberapa dekade terakhir, belum pernah dalam sejarah inflasi Indonesia lebih rendah daripada inflasi Amerika Serikat,” kata Miranda.

Inflasi Indonesia, lanjut dia, hanya 4 sampai 5 persen, sementara Amerika Serikat mencetak inflasi mencapai 9 persen. Itu sebabnya, dunia kemudian mengakui jika Indonesia memiliki kebijakan keuangan dan kebijakan fiskal yang baik.

“Kita tidak perlu ragu kalau semua sudah mengakui kemampuan Indonesia dalam menghadapi krisis. Tapi tetap harus hati-hati,” kata mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia tersebut.

Kondisi saat ini Indonesia tidak terlalu rentan sebagaimana tahun 1998 dahulu, karena didukung oleh berbagai kebijakan dan dukungan pemerintah menjaga kestabilan perekonomian.

“Saya merasa karena Indonesia tidak vulnerable seperti dulu. Sekarang Indonesia memiliki sektor keuangan yang bagus, kebijakan secara umum kondisinya juga baik, tools lebih banyak, finansial instrumen lebih banyak, juga dukungan pemerintah seperti peraturan pemerintah pengganti undang-undang dan sebagainya,” katanya dalam siaran persnya.

Baca Juga  Dampak Covid-19 Masih Terasa, PSI: Ojo Kesusu Tetapkan Calon Presiden Mendatang

Ketika ditanya, bagaimana potensi perekonomian Indonesia di tengah memburuknya perekonomian global, Miranda Goeltom menyebutkan ada potensi hal tersebut, namun tidak perlu khawatir karena Indonesia sudah memiliki cushion (bantalan) agar perekonomian tak semakin memburuk.

“Apakah Indonesia akan ikut memburuk? Bisa saja terjadi begitu, tetapi yang penting sebetulnya kita sudah punya tools (alat-alat). Indonesia punya monetary space yang cukup besar. Indonesia juga punya broad based industry yang beragam, saat satu harga turun, yang satu naik, juga harga komoditas, di satu sisi turun, harga komoditas lainnya naik,” ujar Miranda pula.

Akibat dari langkah-langkah tersebut, Indonesia termasuk dari sedikit negara yang dalam masa pandemi dari 2020 hingga 2022 tidak terlalu jauh turun pertumbuhan ekonominya dari yang diharapkan.

Selain itu, kata dia, juga akan ada dampak akibat krisis Ukraina dan Rusia pada perekonomian global.

“Bila krisis Ukraina dan Rusia tidak selesai, tentu saja ada dampaknya. Akan tetapi, faktor itu tidak sendirian, perekonomian China juga berdampak ke Indonesia. Indonesia punya bantalan yang cukup untuk menghadapinya. Saya cukup optimistis, saat ini Indonesia memiliki berbagai tools dan instruments yang bisa dipakai,” kata Miranda Goeltom.

Terkait dengan upaya Indonesia yang memfokuskan dalam pembangunan infrastruktur, memang terjadi perlambatan, tapi ke depannya justru akan membaik dan memperkuat perekonomian.

Dalam kesempatan ini, peserta PPRA 63 dan 64 Lemhannas RI diharapkan dapat menerima informasi dan mendapatkan pemahaman yang tepat mengenai kondisi Indonesia dan dunia dari IMF.

Baca Juga  BPS Jateng: Serapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian Capai 24 Persen Lebih

Wakil Gubenur Lemhannas RI Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dalam sambutannya menyebutkan Indonesia tetap perlu waspada.

“Prospek ekonomi dunia semakin membaik, akan tetapi terdapat faktor geopolitik yang perlu diwaspadai. Prospek kondisi ekonomi dunia meningkat, namun potensi risiko lainnya tetap tinggi karena situasi mengetatnya kondisi keuangan global dan penyebaran varian Omicron, serta krisis geopolitik yang tengah terjadi,” kata mantan Pangdam I/Bukit Barisan ini pula. (hdl/ant)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

inflasi Amerika Serikat Inflasi Indonesia krisis dunia Lemhannas RI Miranda Goeltom Pandemi Covid-19 Universitas Indonesia

Berita Lainnya

Peluncuran ISEO 2025, Energi Baru Ekonomi Syariah Menuju Transisi dan Keberlanjutan

Peluncuran ISEO 2025: Energi Baru Ekonomi Syariah untuk Transisi dan Keberlanjutan

1 Desember 2024
BNI senantiasa menjaga kualitas dan kapabilitas BNI Mobile Banking, terutama dalam menghadapi mobilitas tinggi dan hari-hari besar nasional.

UI dan BNI Kembangkan Ekosistem Keuangan Digital untuk Pendidikan Inovatif

2 November 2024
Dr Dominicus Husada dr DTM&H, MCTM(TP), SpA(K)

Tingkat Imunisasi Selama Pandemi Menurun, Polio Meningkat jadi Kejadian Luar Biasa

19 Januari 2024

Belajar dari Pandemi Covid-19, Ganjar Siap Bangun Kawasan Industri Kesehatan demi Kemandirian Indonesia

12 Januari 2024
Petugas sedang melakukan tes Covid-19 untuk mendeteksi keberadaan virus corona. (foto: istimewa)

Sembilan Varian Covid-19 yang Kini Mendominasi, Ini Penjelasan WHO

17 Desember 2023
Seorang pria mengenakan masker di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020 (foto: Rio Lecatompessy, unsplash)

Pakar Pulmonologi Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Perlu Diwaspadai

8 Desember 2023

Media Sosial tanpa Kontrol Berpotensi Ancam Kesehatan Jiwa Anak Muda

14 November 2023

Mahasiswa UI Antusias Sambut Ganjar Pranowo, Ganteng Banget!

18 September 2023

Pendiri Lapor Covid: Sukses Penanganan Covid-19 karena Pemimpin yang Mau Mendengar dan Gerak Bersama

27 Agustus 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.