Jakarta (pilar.id) – Banyak orang bilang jika berpuasa membuat kondisi tubuh menjadi lemas karena tidak makan dan minum seharian. Namun, justru itu menjadi tantangan dan harus diantisipasi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar stamina tetap terjaga ketika menjalankan ibadah puasa.
Ketua Lembaga Kesehatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LK PBNU), HM Zulfikar As’ad, turut membagikan kiat-kiat menjaga stamina selama berpuasa. Gus Ufik, sapaan karibnya, menerangkan bahwa selama berpuasa, seseorang justru disarankan untuk tetap bisa beraktivitas.
Pertama, menurut dia, orang yang menjalankan ibadah puasa harus bsia membagi waktu istirahat dan beraktivitas. Saat berpuasa, seseorang kerap mengalami pergeseran waktu istirahat. Hal ini dapat dipicu oleh beragam sebab. Salah satu yang sering terjadi adalah tidur setelah santap sahur.
“Jangan sampai puasa itu hanya merubah jam makan dan tidur saja,” kata Gus Ufik dikutip dari website NU, Senin (4/4/2022).
Kedua, lanjut Gus Ufik, orang yang berpuasa harus memerhatikan asupan gizi. Selain itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga menjadi penting selama berpuasa. Dia tidak menganjurkan berbuka puasa hanya dengan makan goreng saja tanpa minum air putih.
Ketiga, orang yang berpuasa sangat dianjurkan melatih fisik dengan berolahraga. Berpuasa, kata Gus Ufik, bukanlah alasan untuk berhenti berolahraga. Adapun olahraga yang dapat dilakukan selama berpuasa salah satunya adalah berlari santai atau jogging.
Lebih lanjut, Gus Ufik menjelaskan, jogging selama berpuasa dapat dilakukan di beragam waktu, meliputi pagi dan sore hari. Durasi yang diperlukan seseorang untuksoalukan jogging dapat menyesuaikan dengan kemampuan tubuh setiap individu.
“Untuk saya, 5 sampai 10 menit jogging cukup membuat berkeringat. Kita harus bisa mengukur durasi jogging agar tidak membatalkan puasa kita,” ujarnya. (her/hdl)










