Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
  • Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi
  • Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance
  • Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar
  • Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Lingkungan»Ekonomi Sirkular: Solusi Jitu Persoalan Sampah Plastik Nasional

Ekonomi Sirkular: Solusi Jitu Persoalan Sampah Plastik Nasional

Lingkungan Herry Supriyatna6 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tumpukan sampah plastik di tepi sungai (foto: Fully Syafi, pilar.id)
Tumpukan sampah plastik di tepi sungai (foto: Fully Syafi, pilar.id)

Jakarta (pilar.id) – Indonesia menghasilkan 93 juta sampah sedotan plastik per tahun, kata Dirjen Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati, meminta publik menghindari pemakaiannya demi mengurangi pencemaran sampah plastik yang kian mengkhawatirkan.

“Sampah sedotan plastik itu kalau disusun bisa mencakup jarak dari Jakarta sampai Meksiko. Itu semua adalah sampah. Kalau bisa jangan dipakai lagi deh,” kata Rosa, Minggu (6/2/2022).

Vivien menyatakan, persoalan sampah plastik yang tercecer di lingkungan terbuka seharusnya jadi keprihatinan semua kalangan mengingat dampaknya yang sangat besar pada perubahan iklim di level global. Meski pemerintah telah berupaya keras untuk menekan pencemaran sampah plastik di lingkungan bebas, warga juga dapat berpartisipasi dengan mengadopsi pola pikir baru terkait pengelolaan sampah plastik.

“Kesadaran individu yang paling utama. Orang perlu melihat sampah sebagai tanggung jawab pribadi, bukan lagi tanggung jawab Pemerintah Daerah semata,” kata dia.

Menurut Rosa, perubahan pola pikir dan perilaku dalam pengurangan sampah plastik bisa dimulai dari hal-hal kecil, semisal memilah sampah plastik rumah tangga, sedapat mungkin menggunakan kemasan air minum yang awet dan mengurangi pemakaian kantong kresek sekali pakai.

Sementara itu, Ahli Teknologi Produk Plastik dari Universitas Indonesia, Mochamad Chalid menyatakan, terlepas dari banyak stigma yang dilekatkan orang, plastik pada dasarnya produk yang relatif lebih ramah lingkungan ketimbang kemasan lainnya semisal yang berbasis kertas.

“Analisis Life Cycle Assessment (LCA) menunjukkan plastik lebih ramah lingkungan karena energi yang diperkukan untuk pembuatannya relatif jauh lebih sedikit dan ini juga terkait erat dengan tingkat emisi C02 dan perubahan iklim,” kata Chalid.

Baca Juga  Adriana Viola, Mahasiswa UI Si Penggagas Platform Literasi Covid-19

Chalid bilang, plastik sejatinya material yang eksotik, punya banyak keunggulan dari sisi ekonomi, kepraktisan dan pemanfaatan dalam skala masal, meski juga punya kekurangan, utamanya waktu penguraian di alam yang perlu puluhan hingga ratusan tahun alias lebih panjang dari usia manusia pemakainya.

Namun menurutnya, sisi negatif sampah plastik itu bukan persoalan besar andai masyarakat mengadopsi Ekonomi Sirkular, dimana sampah plastik tak lagi dibuang di penimbunan akhir sampah layaknya sampah organik rumah tangga, namun dipandang sebagai material yang bisa dimanfaatkan kembali dan punya nilai ekonomi tinggi.

“Kalau konsep Ekonomi Sirkular bisa diadopsi banyak kalangan, persoalan sampah plastik dengan mudah kita atasi bersama. Apalagi kalau penerapannya dibarengi dengan stimulus ekonomi, kesadaran publik bisa lebih cepat,” ujarnya.

Direktur Sustainability Development Le Minerale, Ronald Atmadja, mengamini hal tersebut. Le Minerale, katanya, aktif mendukung gerakan Ekonomi Sirkular dengan membantu pemulung dan lapak di berbagai kota mengumpulkan lebih banyak sampah plastik agar bisa diolah dan dijual kembali untuk memenuhi keperluan industri daur ulang dalam negeri.

“Program kerja sekaligus untuk mendukung target Kementerian Lingkungan Hidup mengurangi impor sampah bekas (scrap) yang saat ini mencapai 50 persen dari kebutuhan industri daur ulang,” kata Ronald.

Menurut Ronald, warga juga perlu didorong untuk membiasakan memilah sampah sejak dari level rumah tangga. Orang kerap membuang sampah plastik begitu saja, digabungkan dengan sampah rumah tangga lainnya, dimasukkan dalam kemasan plastik yang lain. Akibatnya, sampah plastik yang bernilai ekonomi tinggi ikut tercemar dan pada akhirnya tercecer di lingkungan semisal tempat pembuangan akhir (TPS) sampah.

Baca Juga  Terbukti Bertahan di Tengah Pandemi, Miranda Goeltom: Dunia Akui Kebijakan Fiskal Indonesia

“Ini sejatinya lost opportunity, mengingat sampah plastik tak bisa dikembalikan lagi ke hulu industri untuk pengelahan kembali.”

Ketua Asoasiasi Daur Ulang Plastik, Christine Halim, menekankan hal serupa. Menurutnya, edukasi warga agar terbiasa memilah sampah plastik bisa sangat membantu menjaga kesinambungan siklus dan ritme industri daur ulang plastik. Dia mengapresiasi inisiatif Le Minerale yang giat mendukung industri daur ulang dalam negeri.

“Le Minerale ini brand nasional yang pertama kali mendorong gerakan Ekonomi Sirkular secara masif, mengedukasi publik lewat iklan-iklan sosial. Kami berharap brand lainnya ikut serta dalam hal serupa,” kata Christine Hakim.

Bagi I Made Janur Yasa, pendiri The Plastic XChange, sebuah organisasi nirlaba lingkungan berbasis Bali, kuncinya ada pada pembiasaan warga untuk memilah sampah dari lingkungan terdekat. “Seperti olahraga, pemilihan sampah plastik tak sekadar teori. Perlu praktik berulang, kalau perlu hingga 1.000 kali agar menjadi bagian dari kesadaran banyak orang,” ujar peraih CNN Heroes 2021 itu. (her/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Mochamad Chalid Sampah Plastik Universitas Indonesia

Berita Lainnya

Ilustrasi kampanye mengurangi sampah plastik

Surabaya Siagakan Uji Mikroplastik di Air Hujan, Perkuat Langkah Pencegahan Pencemaran

18 November 2025
Ilustrasi sampah plastik di laut (foto: Naja Bertolt Jensen, unsplash)

Pembakaran Sampah Plastik Jadi Sumber Utama Mikroplastik di Udara 18 Kota Indonesia

24 Oktober 2025
Sekitar 1.500 warga Surabaya ikut aksi bersih-bersih Pantai Tambak Wedi dalam rangka World Cleanup Day 2025, fokus kurangi sampah plastik.

Pemkot Surabaya Ajak Ribuan Warga Bersihkan Pantai Tambak Wedi di World Cleanup Day

21 September 2025
Peluncuran ISEO 2025, Energi Baru Ekonomi Syariah Menuju Transisi dan Keberlanjutan

Peluncuran ISEO 2025: Energi Baru Ekonomi Syariah untuk Transisi dan Keberlanjutan

1 Desember 2024
BNI senantiasa menjaga kualitas dan kapabilitas BNI Mobile Banking, terutama dalam menghadapi mobilitas tinggi dan hari-hari besar nasional.

UI dan BNI Kembangkan Ekosistem Keuangan Digital untuk Pendidikan Inovatif

2 November 2024
Petugas sedang melakukan tes Covid-19 untuk mendeteksi keberadaan virus corona. (foto: istimewa)

Sembilan Varian Covid-19 yang Kini Mendominasi, Ini Penjelasan WHO

17 Desember 2023
Seorang pria mengenakan masker di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020 (foto: Rio Lecatompessy, unsplash)

Pakar Pulmonologi Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Perlu Diwaspadai

8 Desember 2023

Media Sosial tanpa Kontrol Berpotensi Ancam Kesehatan Jiwa Anak Muda

14 November 2023
Ocean Integrity Group meluncurkan inisiatif manajemen limbah plastik untuk mengatasi polusi dengan menerapkan solusi inovatif dan berkelanjutan.

Ocean Integrity Bermitra dengan Logistics+ untuk Manajemen Limbah Plastik yang Komprehensif

4 November 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
Berita Lainnya
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.