Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Hari Perempuan Internasional, Suara Keresahan Perempuan Nelayan, Diancam Krisis Iklim dan Stigma Status Sosial

Hari Perempuan Internasional, Suara Keresahan Perempuan Nelayan, Diancam Krisis Iklim dan Stigma Status Sosial

Peristiwa Diaz A. Abidin9 Maret 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Perempuan nelayan punya peran yang tak biasa-biasa saja, artinya sangat penting bagi perekonomian masyarakat yang bergerak di sektor perikanan. (PPNI)

 

Semarang (pilar.id) – Suara-suara perempuan nelayan di hari Perempuan Internasional 2023, disampaikan di jalanan, yakni di Jalan Pahlawan, depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu 8 Maret 2023.

Sekretaris Jenderal Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia (PPNI) Masnuah, menerangkan bila keberadaan perempuan nelayan sangatlah penting di negara maritim ini.

Perempuan nelayan punya peran yang tak biasa-biasa saja, artinya sangat penting bagi perekonomian masyarakat yang bergerak di sektor perikanan.

Perempuan nelayan hadir di setiap lini dunia perikanan, mulai dari melaut, aktivitas produksi atau pengolahan hingga penjualan.

Sayangnya, kata Masnuah perempuan asal Kabupaten Demak itu, identitas pengakuan akan profesi terhadap perempuan nelayan masih sulit diakui.

Secara status sosial profesi nelayan dan berbagai usaha yang terkait masih dilekatkan identitasnya pada laki-laki (suami) mereka.

Keresahan itu makin rumit, tatkala keberadaan profesi perempuan nelayan di Kartu Tanda Penduduk (KTP) ditulis sebagai ” ibu rumah tangga”.

“Padahal keseharian mereka bekerja sebagai perempuan nelayan ada yang melaut, petambak dan budidaya serta pengolah dan pemasar, juga sebagai tulang punggung keluarga,” ujar Masnuah.

Bencana itu Bernama Krisis Iklim 

Masnuah menjelaskan kondisi hari-hari ini sangat mengerikan bagi kehidupan keluarga nelayan di pesisir oleh karena ancaman krisis iklim yang sudah nyata di depan mata.

“Tak hanya itu perempuan nelayan harus menghadapi tantangan dan ancaman krisis iklim dan  kebijakan pembangunan yang tidak ramah lingkungan,” kata dia.

Baca Juga  Jokowi Resmikan Tol Semarang Demak, Jadi Tol Tanggul Laut Pertama

Namun, semua itu tidak menghalangi perempuan nelayan untuk terus berkarya.

“Mereka terus berkarya berproduksi dan membangun resiliensi “ketangguhan” secara kolektif di beberapa wilayah anggota Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia (PPNI) untuk tetap berdaulat,” kata Masnuah lebih lanjut.

PPNI ingin terus berkomitmen dan konsisten untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan nelayan.

“Dalam momen Hari Perempuan Internasional ini, kami meminta tanggung jawab negara  untuk memastikan perlindungan yang seharusnya menjadi hak perempuan nelayan. Mulai dari kebutuhan pangan terpenuhi, ruang hidup yang layak , dan laut tetap menjadi sumber kehidupan masyarakat nelayan tanpa harus di rusak seperti di tambang dan di reklamasi yang dampaknya merugikan rakyat,” kata dia.

Pihaknya bersama perempuan nelayan tidak akan diam, dan akan terus bergerak, melawan pembangunan serakah yang tak ramah lingkungan, tujuannya untuk tetap menjaga dan merawat laut “Ibu”.

Seperti diketahui hari-hari ini makin banyak desa-desa di Kabupaten Demak yang terdampak abrasi oleh karena kebijakan pembangunan yang tak ramah lingkungan.

Misalnya, di Kecamatan Sayung, hingga ke Timur di wilayah Kecamatan Bonang. Rumah-rumah nelayan di pesisir Demak mulai direnggut abrasi laut.

Bahkan, masih ada lagi tanah-tanah sawah dan tambak di wilayah Kabupaten Demak lain yang juga mulai tenggelam dan sulit untuk digarap.

Hal ini lantaran, pembangunan yang tak ramah lingkungan, buruknya irigasi, tak adanya perhatian pemerintah setempat .

Baca Juga  Ganjar Pranowo di Depan Bupati Demak Singgung Soal Rob, DPRD dan Pemkab Diminta Komitmen Pendanaan Tanggul Laut

Contoh kasus yang mulai ditemui berada di wilayah Desa Onggorawe Kecamatan Sayung, banyak wilayah di Kecamatan Karengtengah yang dahulunya sawah kini menjadi rawa-rawa seperti di Desa Wonowoso, dan sekitarnya.

Sementara itu, harus ada pajak yang tetap dibayar oleh masyarakat, meskipun tanah mereka tak menghasilkan. (daz)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
abrasi Bonang Demak Karangtengah laut Masnuah nelayan Perempuan PPNI Sayung

Berita Lainnya

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono

AHY Dorong Infrastruktur Berbasis Ekosistem Asri dan Produktif, Ketapang Jadi Contoh Transformasi Permukiman Nelayan

16 April 2026
KN Tanjung Datu-301 membagikan sembako dan memberikan edukasi keselamatan melaut kepada nelayan di pesisir Banten dalam kegiatan Jumat Berkah.

KN Tanjung Datu-301 Bagikan Sembako dan Edukasi Keselamatan untuk Nelayan Banten

20 September 2025
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto serahkan bantuan sembako bagi nelayan Pacitan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70.

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Kapolda Jatim Serahkan Bantuan Sembako untuk Nelayan Pacitan

13 September 2025
Hari Nelayan Nasional 2025, Gubernur Khofifah Apresiasi Kontribusi Signifikan Nelayan Jawa Timur Wujudkan Ketahanan Pangan

Hari Nelayan Nasional 2025, Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Strategis Nelayan Jaga Ketahanan Pangan

6 April 2025
Kuota BBM dari pemerintah memiliki multiplier effect yang besar terhadap keberlangsungan sumber pangan ikan di Indonesia.

PT Perikanan Indonesia Distribusikan BBM Subsidi untuk Nelayan di Tiga Pelabuhan

6 September 2024
Dr. Jokhanan Kristiyono, M.Med.Kom., Ketua Stikosa-AWS

Proyek Reklamasi Surabaya, Pakar Komunikasi Stikosa AWS Soroti Kualitas Sosialisasi

4 Agustus 2024
Nelayan asal Indonesia yang berhasil dijemput kembali ke Indonesia dari Australia saat sedang menerima arahan dari Bakamla RI (foto: Humas Bakamla RI)

Bakamla RI Berhasil Bawa Pulang 18 Nelayan Indonesia dari Australia

13 Mei 2024
Bupati Demak Eisti’anah

Bupati Demak Tinjau Penggunaan Mobile Pump untuk Antisipasi Banjir di Kota

25 Maret 2024
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat

Demak Terancam Tenggelam, Penanggulangan Banjir di Pantura Harus Segera Dilakukan!

24 Maret 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.