Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
  • Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi
  • Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance
  • Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar
  • Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Politik»Identifikasi Kelompok Ekstrem, Tak Hanya Bersumber dari Narasi Negara Sebagai Kezaliman

Identifikasi Kelompok Ekstrem, Tak Hanya Bersumber dari Narasi Negara Sebagai Kezaliman

Politik A.Thoriq Hidayatullah17 Maret 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Dalam upaya memahami dan mengidentifikasi kelompok ekstrem, studi terorisme sering mengacu pada teori 3N: Naratif, Need, dan Network. Dr. phil. Suratno Muchoeri, Direktur The Lead Institute Universitas Paramadina, menguraikan hal ini dalam webinar “Inspirasi Taqorrub-Ilalloh Lewat Kisah Perjalanan-Spiritual Para Tokoh: Edisi Mantan Ekstrimis” yang diadakan secara daring dari Jakarta.

Dr. Suratno mengilustrasikan bagaimana narasi, kebutuhan, dan jaringan memengaruhi proses radikalisasi. “Naratif umumnya menjadi landasan bagi kelompok ekstremis. Sebagai contoh, kelompok NII mengadopsi narasi ‘minazzulumat ila nur’ untuk menjustifikasi aksinya, dengan alasan bahwa NKRI dianggap sebagai thogut (kedzaliman) karena tidak berlandaskan Islam,” katanya.

“Istimewanya, faktor ‘need’ atau motif juga memainkan peran penting. Kebutuhan fisik dan psikis sering kali menjadi pemicu. Remaja yang terisolasi sosial mudah terpapar ekstremisme karena mereka mencari lingkungan yang dapat memenuhi kebutuhan ini. Sementara itu, kebutuhan akan kedamaian spiritual juga dapat mendorong seseorang untuk bergabung dengan kelompok ekstremis,” tambahnya.

Dr. Suratno juga menyoroti peran jaringan dalam proses radikalisasi. “Seringkali, individu terpapar oleh jaringan ekstremis melalui interaksi di tempat ibadah atau lingkungan sekitarnya. Ini terjadi pada kasus Kang MT (Matahari Timoer), yang setelah merasa kehilangan arah hidup, menemukan jaringan ekstremis di masjid,” paparnya.

Lebih lanjut, Dr. Suratno menjelaskan tentang faktor-faktor yang memengaruhi seseorang untuk keluar dari radikalisme. “Ada istilah ‘push factor’ dan ‘pull factor’. Meskipun ada dorongan internal, keputusan akhir untuk meninggalkan ekstremisme atau tidak tetap pada individu,” tegasnya.

Baca Juga  Lewat Suara Moral dari Kampus, Universitas Paramadina Dorong Penguatan Demokrasi di Indonesia

Selain dari sudut pandang akademik, webinar ini juga menampilkan narasi langsung dari seorang mantan ekstremis, Matahari Timoer (Kang MT), yang berbagi pengalaman pribadinya. “Bagi saya, kehidupan dalam dunia ekstremisme seperti terjebak dalam labirin kegelapan. Namun, dorongan untuk mencari kebenaran akhirnya membawa saya keluar dari sana,” ungkap Kang MT.

Proses pemulihan dari ekstremisme, bagaimanapun, bukanlah hal yang mudah. “Saya menghadapi keraguan dan kebingungan. Melihat kontradiksi antara idealisme dan realitas, serta mencari kebenaran di luar lingkungan yang telah mengkotak-kotakkan pemikiran saya,” tambahnya.

Ancaman dan risiko juga menjadi hal yang harus dihadapi bagi mereka yang memutuskan untuk meninggalkan kelompok ekstremis. “Saya menghadapi ancaman dan bahkan nyawa saya dianggap tidak bernilai lagi. Namun, tekad untuk kembali kepada jalan yang benar tidak pernah goyah,” pungkas Kang MT.

Webinar ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman yang mendalam tentang dinamika radikalisasi dan peran kunci yang dimainkan oleh faktor-faktor seperti naratif, kebutuhan, dan jaringan dalam memahami dan mencegah ekstremisme. (riq/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
kelompok ekstrem Terorisme Universitas Paramadina

Berita Lainnya

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina

Universitas Paramadina Soroti Krisis Mahasiswa Baru PTS, Apresiasi Dukungan LLDIKTI Wilayah III

6 Juni 2026
Menaker Yassierli tekankan triple readiness bagi lulusan di Wisuda Paramadina ke-44 untuk hadapi AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

Menaker Yassierli di Wisuda Paramadina: Lulusan Harus Punya Strategi Triple Readiness Hadapi Disrupsi Global

26 April 2026
Diskusi Rumi Therapy di Jakarta bahas integrasi psikologi, neurosains, dan spiritualitas untuk kesehatan mental modern.

Rumi Therapy Dibedah di Jakarta, Kolaborasi Indonesia–Türkiye Soroti Kesehatan Mental Berbasis Spiritualitas

5 April 2026
Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 di Universitas Paramadina bahas demokrasi, tata kelola, hingga isu global dengan partisipasi akademisi dunia.

Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Bahas Demokrasi dan Tata Kelola di Paramadina

19 September 2025
Shinta W. Kamdani

Shinta W. Kamdani: Indonesia Incorporated Jadi Kunci Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

14 September 2025
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan Ungkap Kunci Transformasi Asia Tenggara: Literasi, Pendidikan, hingga Energi

6 September 2025
Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina

Ekonom Universitas Paramadina Sebut Kasus Noel Jadi Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo

25 Agustus 2025
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza

Warek Universitas Paramadina Ingatkan Pemda: Jangan Jadikan PBB-P2 Jalan Pintas Tambah PAD

15 Agustus 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
Berita Lainnya
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.