Karanganyar (pilar.id) – Dukungan terhadap Ganjar Pranowo, Capres 2024 nomor urut 3 terus mengalir, kali ini datang dari 40 seniman lukis se-Solo Raya.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui karya lukis bertema “Potret Ganjar Pranowo” dengan berbagai ukuran. Rencananya, karya-karya ini akan dipamerkan secara bersama-sama.
Yang menarik, sebanyak 40 pelukis tersebut melukis berbagai pose dan ekspresi Ganjar Pranowo. Beberapa di antaranya telah ditandatangani langsung oleh Ganjar, setelah tiga wakil dari seniman mendatangi kediaman Ganjar di Tawangmangu, Karanganyar, Senin (25/12/2023). Ketiga seniman tersebut adalah Iin Tyas Pramudhita (Boyolali), Rinto (Solo), dan Winanda (Sukoharjo).
Iin Tyas Pramudhita menjelaskan bahwa ada sebanyak 40 seniman se-Solo Raya yang melukis Ganjar sebagai bentuk dukungan untuk menjadi presiden pada tahun 2024 mendatang.
“Iya, ini adalah bentuk dukungan kami kepada Pak Ganjar. Ada sebanyak 40 pelukis dengan karya bertema Pak Ganjar,” ujarnya.
Menurutnya, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu adalah satu-satunya Capres yang memiliki kedekatan dengan rakyat kecil.
“Kami melihat Pak Ganjar sebagai sosok yang merakyat dan mampu merangkul rakyat kecil,” paparnya.
Pada hari itu, tiga lukisan dimintakan tandatangan langsung kepada Ganjar. Nantinya, ketiga lukisan tersebut akan dipamerkan bersama dengan karya dari 37 seniman lainnya.
“Rencananya nanti kita pamerkan secara bersama. Ada berbagai karya dan ukuran,” tambahnya.
Winanda menambahkan bahwa para seniman lukis telah berproses secara maksimal untuk menghasilkan karya yang bagus.
“Rata-rata proses melukisnya memakan waktu satu bulan,” ungkapnya. Semua karya lukis dilakukan di atas kanvas menggunakan akrilik maupun cat minyak.
“Ada yang menggunakan akrilik, dan ada yang menggunakan cat minyak. Namun semuanya menggunakan kanvas,” tuturnya.
Ia berharap, dengan wujud karya lukisan ini, masyarakat dapat lebih mengenal sosok Ganjar Pranowo yang saat ini maju berpasangan dengan Mahfud MD.
“Potret Ganjar ini memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai sosok Ganjar, dari proses kreatif para seniman,” tandasnya. (rio/ted)









