Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
  • Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi
  • Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance
  • Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar
  • Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»IDAI : 50 Ribu Bayi di Indonesia Mengidap Penyakit Jantung Bawaan

IDAI : 50 Ribu Bayi di Indonesia Mengidap Penyakit Jantung Bawaan

Peristiwa Rizki Liasari14 Februari 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Unit Kerja Koordinasi Kardiologi IDAI, dr. Rizky Adriansyah. (Foto: Istimewa)

Jakarta (pilar.id) – Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat morbiditas dan mortalitas akibat Penyakit Jantung Bawaan yang sangat tinggi.

Tingginya tingkat mortalitas atau kematian akibat Penyakit Jantung Bawaan (PJB) tersebut diungkapkan oleh data penelitian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dimana, menurut data WHO, dari 100 bayi yang baru lahir di Indonesia, satu diantaranya mengidap Penyakit Jantung Bawaan. Dimana, 25 persennya, adalah penderita Penyakit Jantung Bawaan Kritis.

Namun, secara nasional, Indonesia belum meiliki data pasti terkait jumlah bayi yang menderita Penyakit Jantung Bawaan. Menurut Ketua Unit Kerja Koordinasi Kardiologi IDAI, dr. Rizky Adriansyah, tidak adanya data pasti terkait PJB di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor.

Namun, apabila merujuk pada data global dari WHO, di Indonesia setiap tahunnya, ada 31 bayi baru lahir yang menderita PJB.

“Maka perkiraan lima juta bayi baru lahir dalam satu tahun, mungkin ada sekitar 45-50 ribu bayi di Indonesia mengalami PJB, dan sekitar 25 persen atau 12.500 itu PJB kritis,” terangnya saat media briefing IDAI secara virtual, Selasa (14/2/2023).

Lebih lanjut, dikatakan Rizky menurut penelitian tahun 2020, sekitar 80 persen kasus PJB kritis terlambat dirujuk ke layanan tersier dan 60 persen kasus PJB kritis meninggal akibat keterlambatan diagnosis.

“PJB ini seperti ibarat fenomena gunung es. Kasus yang tampak seperti PJB bertahan hingga dewasa, PJB meninggal karena terlambat dirujuk dan ditangani, dan PJB kritis meninggal di usia satu tahun pertama,” ungkapnya.

Baca Juga  Cerita Bawang Putih, Tradisi Pengobatan Tradisional Berusia Ribuan Tahun yang Diakui Dunia

Padahal, lanjut Rizky kasus yang tidak tampak seperti PJB yang belum tertangani di Rumah Sakit (RS) rujukan, kasus bayi meninggal dengan dugaan PJB kritis selama prenatal juga perlu mendapat perhatian dan kesadaran bersama.

“Dari data SDKI tahun 2017, penyebab kematian kelainan kongenital mulai 0-7 hari itu berada di nomor empat. Tetapi setelah 8-28 hari kejadiannya jadi nomor dua. Penyakit bawaan yang paling sering terjadi adalah PJB,” imbuhnya.

Disinggung penyebabnya, Rizky menjelaskan bahwa pemicu PJB secara pasti tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor risiko pada ibu hamil yang banyak dibahas seperti defisiensi asam folat, hingga konsumsi obat-obatan yang bisa mengakibatkan gangguan pada proses pembentukan organ.

“Karena itu, kami menganjurkan ibu hamil untuk vaksinasi, mengonsumsi makanan bergizi serta suplemen. Kemudian, setelah lahir anak itu juga harus dipantau tumbuh kembangnya melalui pemeriksaan rutin, seperti imunisasi, memeriksa jantung juga sehingga tidak terlambat,” bebernya.

Menyoal angka harapan hidup (AHH), pihaknya menyebut di Indonesia belum ada data akurat. Namun, Rizky mengaku bahwa AHH di Indonesia lebih rendah dari di negara maju yang berada di 80-90 persen.

“Karena banyak faktor seperti fasilitas sarana dan prasarana, rujukan, kemampuan dokter untuk menegakkan diagnosis, kemampuan masyarakat untuk menyadari gejala awalnya, jadi itu saling terkait yang mengakibatkan angka harapan hidup anak PJB rendah,” tandasnya. (riz/fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
bayi IDAI Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Penyakit Jantung

Berita Lainnya

IDAI mengerahkan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan bantuan logistik bagi anak-anak korban banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera.

IDAI Kerahkan Respons Cepat untuk Lindungi Anak-Anak Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

2 Desember 2025
Khofifah Indar Parawansa

Peringati Hari Jantung Sedunia, Ini Pesan Gubernur Khofifah untuk Masyarakat

29 September 2023

Tips Puasa Aman Bagi Penderita Jantung dan Diabetes Melitus

31 Maret 2023
Bawang Putih

Cerita Bawang Putih, Tradisi Pengobatan Tradisional Berusia Ribuan Tahun yang Diakui Dunia

13 Maret 2023

Cegah Obesitas Pada Anak, IDAI Sarankan Ubah Pola Makan Kembali ke Real Food

7 Maret 2023

Waspada! Meski Terlihat Menggemaskan, Kegemukan Pada Anak Bisa Picu Komplikasi

7 Maret 2023

Bayi Gugur di Kandungan Apakah Harus Aqiqah? Begini Hukumnya

28 Februari 2023

Kondisi Terbaru Bayi Korban Ledakan di Blitar, Dokter: Tangisnya Sudah Keras, Minum ASI Banyak

21 Februari 2023
Rizky Adriansyah

Gejala dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan, Apa Saja?

14 Februari 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
Berita Lainnya
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.