Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Musik dan Film»Jalan Panjang Karir Musik Didi Kempot dari Jalanan Hingga Jadi Legenda

Jalan Panjang Karir Musik Didi Kempot dari Jalanan Hingga Jadi Legenda

Musik dan Film M. Fathur Rohman26 Februari 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Didi Kempot saat tampil di film Sobat Ambyar (2021). (Foto: IMDb)

Jakarta (pilar.id) – Didi Kempot yang memiliki nama lahir Didik Prasetya memang berasal dari keluarga seniman. Ayahnya, Hadi Wiranto adalah seorang seniman tradisional.

Kakanya, Mamiek Prakoso juga jadi seniman terkenal bersama grup lawak Srimulat. Namun, bukan berarti kesuksesan Didi Kempot sebagai musisi datang begitu saja.

Didi Kempot harus menempuh jalan panjang mulai dari musisi jalanan yang ngamen dari hari ke hari, sebelum mendapatkan popularitas dan menyanyi dari satu panggung megah ke panggung yang lain.

Didi Kempot yang telah menggubah lebih dari 700 lagu bertema patah hati, memulai karir sebagai musisi di tahun 1984 atau ketika masih berusia 18 tahun.

Ia menjadi musisi jalanan dan mengamen di Kota Surakarta, tempat kelahirannya. Didi Kempot menjalani profesi sebagai musisi jalanan di Kota Surakarta selama tiga tahun hingga 1986.

Selama masa awal karirnya tersebut, Didi Kempot menggunakan ukulele dan kendang untuk bermain musik di jalanan. Di tahun 1987 usai melewati usia 20 tahun, Didi Kempot mencoba peruntungan dengan melancong ke Jakarta.

Di sana, Didi Kempot kembali menjalani profesi sebagai musisi jalanan bersama sejumlah musisi dan seniman daerah lainnya. Ia mengamen dari satu jalan ke jalan yang lain di Jakarta.

Didi Kempot dan teman-temannya waktu itu, menyebut diri sebagai Kelompok Pengamen Trotoar. Sebutan yang kemudian disingkat menjadi Kempot dan disematkan sebagai nama belakang oleh Didi Kempot untuk menjadi nama panggung.

Sejak tahun 1987 hingga 1989, Didi Kempot menjalani karir sebagai musisi jalanan untuk bertahan hidup dari hari ke hari. Jalan ini ia lakukan sembari mencoba mengirimkan rekaman ke sejumlah label musik.

Jalan menuju karir sebagai musisi profesional ini ia lakukan dengan menitipian kaset hasil rekaman ke sejumlah label. Gayung akhirnya bersambut di tahun 1989. Musica Studio menerima Didi Kempot untuk menjadi salah satu talent mereka.

Baca Juga  Dikenalkan dari Sang Nenek, Happy Asmara Lestarikan Budaya Lewat Karya dengan Inovasi

Di tahun 1989, Didi Kempot bersama Musica Studio meluncurkan album perdananya sebagai musisi profesional. Dimana, salah satu lagu di album tersebut, “Cidro” berhasil menjadi hits dan bahkan bertahan sebagai salah satu lagu andalan Didi Kempot sampai masa akhir hidupnya.

Album pertama ini juga yang membawa Didi Kempot ke luar negeri untuk kali pertama pada tahun 1993. Didi Kempot melantunkan lagu “Cidro” di Suriname dan jadi salah satu musisi populer di sana. Selepas dari Suriname, Didi Kempot juga berkunjung ke Roterdam, Belanda di tahun 1996.

Dimana, dalam kesempatan tersebut Didi Kempot tetap produktif dan sedang dalam proses perekaman lagu “Layang Kangen”. Didi kemudian kembali ke Indonesia di tahun 1998. Tak berselang lama, Didi Kempot meluncurkan album kedua dan melahirkan salah satu lagu paling legendaris yang pernah ia ciptakan, “Stasiun Balapan”.

Didi Kempot pertama kali mendapatkan pengakuan secara nasional saat dirinya berhasil memenangi penghargaan sebagai Artis Solo Terbaik dari Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards tahun 2001. Dimana, Didi Kempot memenangi dua penghargaan sekaligus di ajang tersebut. Satu penghargaan lainnya adalah sebagai Penyanyi Terbaik AMI Awards 2001.

Akhir tahun 90 hingga awal tahun 2000-an merupakan salah satu masa kejayaan Didi Kempot sebagai musisi. Ia mendapatkan banyak penghargaan bergengsi dan kaset serta CD albumnya banyak terjual.

Selama tiga tahun berturut-turut sejak 2001 hingga 2003, Didi Kempot selalu berhasil menerima penghargaan dari AMI Awards.

Setelah sempat absen selama beberapa tahun, Didi Kempot akhirnya kembali mendapat penghargaan AMI Awards di tahun 2010 sebagai Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik. Penghargaan yang sama, kembali didapatkan di AMI Awards 2011.

Baca Juga  Pingsan di Atas Panggung, Ardhito Pramono Akui Idap Maag Akut

Sejak saat itu, Didi Kempot selalu masuk di nominasi penghargaan AMI Awards selama enam tahun berturut-turut. Didi Kempot hanya sekali tak masuk nominasi AMI Awards di tahun 2017 dan kembali masuk dalam nominasi di tahun 2018 hingga tahun 2020.

Dimana, pada edisi AMI Awards 2020, Didi Kempot mendapatkan dua penghargaan. Pertama sebagai penyanyi solo/wanita/group/kolaborasi berbahasa daerah terbaik.

Kedua, Didi Kempot bersanding dengan Nike Ardila mendapatkan Legend Awards. Penghargaan bagi mereka yang dinilai layak menjadi legenda musik Indonesia.

Hari dimana Didi Kempot mendapatkan penghargaan Legend Awards pada 26 Februari kemudian diabadikan oleh Google melalui fitur Google Doodle. Dimana, Google membuat Doodle bergambar Didi Kempot dan menampilkannya di atas search bar mereka.

Selama karirnya bermusik, Didi Kempot berhasil meraih total 13 penghargaan baik dari AMI Awards maupun dari Indonesia Dangdut Awards. Didi Kempot yang sempat mengalami masa surut dalam karirnya di akhir tahun 2000-an juga mendapatkan kesempatan meraih masa kejayaan keduanya yang berlangsung sejak tahun 2016 an.

Dimana, sejak saat itu muncullah generasi milenial yang menyebut diri sebagai Sobat Ambyar. Mereka adalah generasi muda yang gandrung dan merasa terwakili oleh lagu-lagu ciptaan Didi Kempot.

Oleh hadirnya para Sobat Ambyar ini lah, Didi Kempot kemudian mendapat julukan sebagai The Godfather of Broken Heart atau Bapak Patah Hati. Didi Kempot kemudian mengakhiri karir gemilangnya di tengah popularitas dan di masa kejayaan yang sedang membumbung pada 5 Mei 2020 lalu. (fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Didi Kempot legendaris Musik Dangdut Musisi Indonesia

Berita Lainnya

Mengulik Sisi Lain Kehidupan Pribadi Sapardi, Si Pemilik ‘Hujan Bulan Juni’

20 Maret 2023

Google Doodle Tampilkan Didi Kempot, Ini Alasannya

26 Februari 2023

Didi Kempot Jadi Google Doodle Hari Ini, Bapak Patah Hati Pencipta Lebih Dari 700 Lagu

26 Februari 2023

Pingsan di Atas Panggung, Ardhito Pramono Akui Idap Maag Akut

12 Februari 2023
Denny Caknan

Chord Stasiun Balapan Dinyanyikan Ulang Denny Caknan Trending YouTube

10 Februari 2023

Terungkap Gambar Favorit Jaman SD Dua Gunung dan Sawah, Ada Wujud Aslinya

7 Februari 2023

Dikenalkan dari Sang Nenek, Happy Asmara Lestarikan Budaya Lewat Karya dengan Inovasi

20 Oktober 2022

Diawali dengan Penyanyi Jalanan, Eki Cahayadi Kam Melaju ke Voice Rumania 2022

9 Oktober 2022

Ganjar Request Lagu ‘Bojo Galak’ pada Pengamen di Boyolali, Wah Ada Apa?

5 Agustus 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.