Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Tips»Love Scam, Tipu Daya Asmara untuk Menguras Harta

Love Scam, Tipu Daya Asmara untuk Menguras Harta

Tips Hendro D. Laksono31 Agustus 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi kencan online (foto: Markus Winkler, unsplash)
Ilustrasi kencan online (foto: Markus Winkler, unsplash)

Jakarta (pilar.id) – Terbongkarnya kasus love scam di Kepulaun Riau kembali mengingatkan kita untuk selalu waspada, terlebih saat berinteraksi dengan orang lain di sosial media. Karena beberapa kejahatan love scam, ada yang menyebut sebagai romance scam, kerap muncul gara-gara hubungan gelap mata di sosial media.

Diketahui, love scamming adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penipuan yang dilakukan dengan berpura-pura menjalin hubungan asmara dengan korban.

Pelaku penipuan akan menggunakan berbagai cara untuk membangun kepercayaan korban, seperti memberikan perhatian, pujian, atau janji-janji romantis. Setelah korban merasa nyaman dan percaya, pelaku akan mulai meminta bantuan finansial atau informasi pribadi.

Modus love scamming sering kali terjadi di media sosial atau aplikasi kencan. Pelaku biasanya akan menargetkan korban yang berusia muda, lajang, dan memiliki profil yang menunjukkan mereka sedang mencari pasangan.

Pelaku akan menggunakan foto dan identitas palsu untuk membuat korban percaya bahwa mereka adalah orang yang mereka tunjukkan.

Ciri-ciri love scamming yang kerap ditemui, pelaku akan langsung menyatakan cinta dalam waktu perkenalan yang singkat. Pelaku juga selalu mengatakan janji manis, seperti akan menikahi korban atau membawa korban ke luar negeri.

Hal lain, pelaku akan meminta bantuan finansial, seperti untuk biaya pengobatan, biaya perjalanan, atau untuk investasi. Mereka juga meminta informasi pribadi, seperti nomor rekening bank, nomor kartu kredit, atau nomor KTP.

Jika Anda mengalami salah satu ciri-ciri love scamming, sebaiknya waspada dan jangan mudah terbujuk oleh rayuan pelaku. Anda juga dapat melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

Tebar pesona dan tipu daya

Dari beberapa sumber, pilar.id mencatat pola yang sebetulnya hampir sama. Di antaranya, pelaku love scamming sudah memperhatikan perilaku calon korban yang minim pengalaman asmara. Pelaku biasanya akan menargetkan korban yang berusia muda, lajang, dan memiliki profil yang menunjukkan mereka sedang mencari pasangan.
Lalu pelaku akan menggunakan foto dan identitas palsu untuk membuat korban percaya bahwa mereka adalah orang yang mereka tunjukkan.

Baca Juga  Waspada Penyebaran Paham Radikal, Pemerintah dan Orangtua Wajib Batasi Anak Bermain Medsos

Bagi para pelaku, korban yang minim pengalaman asmara mungkin lebih mudah percaya dengan rayuan pelaku. Kelompok ini juga dinilai lebih mudah dimanfaatkan untuk memberikan bantuan finansial atau informasi pribadi.

Pelaku kejahatan love scamming ternyata ada yang melakukan secara individu atau kelompok. Pelaku love scamming yang bekerja secara individu biasanya akan menggunakan nama dan identitas palsu untuk membangun kepercayaan korban. Mereka juga akan menggunakan foto dan video palsu untuk membuat korban percaya bahwa mereka adalah orang yang mereka tunjukkan.

Pelaku love scamming yang bekerja secara kelompok biasanya akan menggunakan teknik yang lebih kompleks untuk mengelabui korban. Mereka mungkin akan menggunakan tim untuk membangun profil palsu, membuat foto dan video palsu, dan bahkan memalsukan dokumen.

Contoh kasus love scam

Pada tahun 2022, seorang wanita di Indonesia tertipu oleh seorang pria yang mengaku sebagai tentara Amerika. Pelaku meminta korban untuk mengirimkan uang untuk biaya pengobatan ibunya yang sakit. Korban akhirnya kehilangan uang sebesar Rp 100 juta.

Kasus ini tentu saja mengagetkan banyak pihak. Bagaimana di kasus ini, seseorang bisa tertipu dan dirugikan hingga Rp 100 juta.

Hanya di Indonesia? Ternyata tidak. Pada tahun 2021, seorang pria di Inggris tertipu oleh seorang wanita yang mengaku sebagai dokter di rumah sakit di Amerika Serikat.

Pelaku meminta korban untuk mengirimkan uang untuk biaya pengobatannya yang sakit. Korban akhirnya kehilangan uang sebesar 100 ribu poundsterling.

Baca Juga  Polisi Dalami Klaim Yudo Andreawan Soal Gangguan Mental yang Dialaminya

Lalu pada tahun 2020, seorang wanita di Amerika Serikat tertipu oleh seorang pria yang mengaku sebagai miliarder. Pelaku meminta korban untuk mengirimkan uang untuk biaya investasi. Korban akhirnya kehilangan uang sebesar 1 juta Dollar AS.

Dalam kasus-kasus di atas, pelaku love scamming biasanya akan menggunakan modus yang sama, yaitu berpura-pura menjalin hubungan asmara dengan korban untuk membangun kepercayaan. Setelah korban merasa nyaman dan percaya, pelaku akan mulai meminta bantuan finansial atau informasi pribadi.

Tips menghindari love scamming

Untuk menghindari menjadi korban love scamming, penting untuk berhati-hati saat berkenalan dengan orang asing di media sosial atau aplikasi kencan.

Jangan mudah percaya dengan janji-janji manis dari orang yang baru Anda kenal. Jangan memberikan informasi pribadi kepada orang yang baru Anda kenal. Jika Anda merasa dirugikan oleh love scamming, segera laporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. Langkah lain, simak catatn berikut.

  • Berhati-hatilah saat berkenalan dengan orang asing di media sosial atau aplikasi kencan.
  • Jangan mudah percaya dengan janji-janji manis dari orang yang baru Anda kenal.
  • Jangan memberikan informasi pribadi kepada orang yang baru Anda kenal.
  • Jika Anda merasa dirugikan oleh love scamming, segera laporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

Kejahatan love scamming ini sangat merugikan korban, baik secara finansial maupun psikologis. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kejahatan ini. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Kasus Penipuan Love Scam media sosial

Berita Lainnya

Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Polri memfasilitasi mediasi kasus Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma di Bareskrim. Kedua pihak sepakat berdamai dan mencabut laporan polisi.

Kasus Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai, Polri Fasilitasi Mediasi di Bareskrim

9 Maret 2026
Platform X (foto: Dima Solomin, unsplash)

X Sempat Tumbang Secara Global, Ribuan Pengguna di AS hingga Indonesia Terdampak

16 Februari 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

Admin Medsos Wali Kota Surabaya Dinonaktifkan Sementara, Eri Cahyadi: Manusia Tempatnya Kekurangan

4 November 2025

Blogging di Era Media Sosial: Masih Relevan atau Sudah Terlupakan?

2 Juli 2025

Taspen Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Digital, Satu Tersangka Diamankan di Jakarta

6 Juni 2025
Polsek Jatiuwung selidiki kasus hipnotis bermodus pengobatan di Periuk, Tangerang. Korban kehilangan cincin emas 10 gram, pelaku masih dalam penyelidikan.

Warga Tangerang Jadi Korban Hipnotis Bermodus Pengobatan, Cincin Emas 10 Gram Raib

25 Mei 2025
Berpikir Kreatif dalam Pengelolaan Media Sosial

Berpikir Kreatif dalam Pengelolaan Media Sosial, Harusnya Bukan Sebuah Kemewahan

27 April 2025
Kodam XIV/Hasanuddin bongkar sindikat penipuan digital "Passobis" yang catut nama pejabat TNI, dengan 40 pelaku dan kerugian capai miliaran rupiah.

Kodam XIV/Hasanuddin Bongkar Sindikat Penipuan Digital Passobis yang Catut Nama Pejabat TNI

25 April 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.